Tiga Hari Menanti di Tepian Sungai, Jasad Warga Sinunukan Akhirnya Ditemukan

KompasReal.id

- Editor

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Mandailing Natal | Setelah dilakukan pencarian selama tiga hari berturut-turut, jasad korban hanyut di Sungai Batang Bangko akhirnya berhasil ditemukan oleh tim gabungan Basarnas, BNPB, relawan, dan warga pada Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Korban diketahui bernama Amiran (60), warga Desa Air Apa, Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Sebelumnya, korban dikabarkan hanyut terbawa arus sekitar empat hari lalu saat sedang mandi di Sungai Batang Bangko yang berada di belakang rumahnya. Peristiwa itu sempat mengundang perhatian warga setempat karena derasnya arus sungai membuat proses pencarian berlangsung cukup sulit dan penuh tantangan.

Jasad korban ditemukan tidak jauh dari lokasi pemandian tempat korban terakhir terlihat. Tim gabungan yang sejak pagi menyisir aliran sungai akhirnya berhasil menemukan korban dalam kondisi sudah tidak bernyawa dan langsung mengevakuasinya ke rumah duka.

Kapolsubsektor Sinunukan, Zulpan Pulungan, yang turut terlibat langsung dalam proses pencarian membenarkan penemuan jasad korban tersebut. Ia mengaku bersyukur setelah upaya panjang selama beberapa hari akhirnya membuahkan hasil. “Syukur Alhamdulillah, perjuangan kita akhirnya membuahkan hasil. Terima kasih kepada Basarnas, BNPB, relawan dan seluruh pihak yang sudah ikut berpartisipasi dalam proses pencarian. Semangat kebersamaan ini patut diapresiasi,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Sinunukan, Abdi Putra Negara Pulungan SH, M.H, mengaku terkesan melihat tingginya antusias masyarakat yang ikut membantu proses pencarian korban. Menurutnya, solidaritas warga menjadi kekuatan besar dalam membantu tim gabungan selama operasi pencarian berlangsung.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, kami turut berdukacita atas musibah ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan. Kami juga mengajak masyarakat agar lebih waspada dan bersama-sama menjaga keselamatan agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” ucap Camat sebelum akhirnya menutup dan membubarkan posko pencarian warga hanyut tersebut.

Penulis : Kr06

Editor : Emas

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puluhan Ikan Mera Mati di Lubuk Larangan Tambangan Jae, Kades Imbau Aktivitas Dompeng Dihentikan
Konfirmasi Belum Ditanggapi, Dugaan PETI di Sipogu Masih Menunggu Klarifikasi
Dinas PUPR Madina dan Insan Pers Perkuat Sinergi Dorong Siabu Jadi Lumbung Pangan Tabagsel
SMA Negeri 1 Sinunukan Bersholawat, Tanamkan Keteladanan Rasulullah kepada Generasi Muda
Akun TikTok Ucok Botol Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Sipogu, APH Dipertanyakan
Pesta Pembangunan Gereja HKBP Aek Nauli Digelar, Semangat Gotong Royong Masyarakat Menguat
Pesta Pembangunan Gereja HKBP Aek Nauli Digelar, Pemkab Madina Dorong Semangat Kebersamaan
Camat Linggabayu Turun Tangan Bersihkan Batang Kayu yang Tutup Jalan Desa Sikumbu
Berita ini 51 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 15:12 WIB

Puluhan Ikan Mera Mati di Lubuk Larangan Tambangan Jae, Kades Imbau Aktivitas Dompeng Dihentikan

Rabu, 16 September 2026 - 13:47 WIB

Konfirmasi Belum Ditanggapi, Dugaan PETI di Sipogu Masih Menunggu Klarifikasi

Senin, 14 September 2026 - 20:06 WIB

Dinas PUPR Madina dan Insan Pers Perkuat Sinergi Dorong Siabu Jadi Lumbung Pangan Tabagsel

Minggu, 13 September 2026 - 23:47 WIB

SMA Negeri 1 Sinunukan Bersholawat, Tanamkan Keteladanan Rasulullah kepada Generasi Muda

Minggu, 13 September 2026 - 21:44 WIB

Akun TikTok Ucok Botol Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Sipogu, APH Dipertanyakan

Berita Terbaru