KOMPASREAL.COM,Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Bona Pasogit yang semula dijadwalkan berlangsung pada 27–28 November resmi diundur menjadi 5–6 Desember. Keputusan ini diambil setelah banyak peserta dari wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) melaporkan kesulitan akses akibat bencana banjir dan tanah longsor yang melanda beberapa daerah dalam beberapa hari terakhir.
Ketua PWI Bona Pasogit, Alfonso Situmorang, menyampaikan bahwa perubahan jadwal dilakukan setelah pihaknya menerima masukan dari para peserta. Banyak jalur transportasi di Tabagsel terganggu oleh cuaca ekstrem, sehingga dikhawatirkan menghambat kelancaran pelaksanaan UKW.
Menindaklanjuti laporan tersebut, panitia segera melakukan koordinasi dengan pihak penyelenggara UKW di tingkat provinsi. Setelah melalui pembahasan internal, surat resmi penundaan akhirnya dikeluarkan, memastikan seluruh peserta tetap dapat mengikuti kegiatan dengan aman dan nyaman.
Alfonso menegaskan bahwa keputusan ini merupakan langkah bijaksana mengingat keselamatan peserta menjadi prioritas utama. “Kami tidak ingin peserta memaksakan diri datang saat kondisi wilayah sedang rawan. Penundaan ini demi kebaikan bersama,” ujarnya.
UKW PWI Bona Pasogit tahun ini diikuti oleh 17 peserta yang berasal dari berbagai kabupaten/kota di Tabagsel. Mereka terdiri dari wartawan muda hingga wartawan madya yang siap mengikuti uji kompetensi sesuai standar dewan pers.
Dengan penjadwalan ulang ini, panitia berharap seluruh rangkaian kegiatan UKW dapat berjalan lebih optimal. Peserta diimbau memanfaatkan waktu tambahan untuk mempersiapkan diri, sekaligus tetap waspada terhadap kondisi cuaca dan bencana alam di wilayah masing-masing.KR03












