Warga Tapanuli Selatan Khawatir PT SHS Mundur, Takut Kekurangan Pupuk

Redaksi

- Penulis

Jumat, 6 September 2024 - 22:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Anggota DPRD Eddy Aryanto Hasibuan SH saat bincang-bincang dengan sejumlah awak media.

i

Keterangan Foto: Anggota DPRD Eddy Aryanto Hasibuan SH saat bincang-bincang dengan sejumlah awak media.

Tapanuli Selatan, KompasReal.com – Kekhawatiran menyelimuti warga di beberapa desa di Kabupaten Tapanuli Selatan, khususnya di Kecamatan Angkola Muaratais, Batang Angkolan, dan Sayur Matinggi. Isu yang beredar menyebutkan bahwa PT SHS, distributor pupuk di wilayah tersebut, akan menghentikan operasionalnya dalam waktu dekat, padahal masa kontrak mereka masih tersisa beberapa bulan lagi.

“Kami takut nanti kesulitan mendapatkan pupuk,” ujar M. Harahap, seorang petani di Desa Angkola Muaratais.

Kabar ini membuat para petani khawatir, mengingat kebutuhan pupuk yang sangat vital untuk menunjang hasil panen.

Menanggapi kekhawatiran warga, Anggota DPRD Tapanuli Selatan, Eddy Aryanto Hasibuan SH dari Partai Gerindra, menyatakan akan mencoba mencari tahu kebenaran informasi tersebut. “Saya akan berusaha mendapatkan informasi yang valid,” kata Eddy.

Politisi Gerindra ini berharap PT. SHS dapat menyelesaikan masa kontraknya terlebih dahulu jika memang benar bahwa PT SHS akan mundur. Ia juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap nasib para petani jika isu tersebut benar.

“Kasihan para petani nanti bakal kesulitan mendapatkan pupuk. Ini akan berdampak besar pada perekonomian mereka,” ujarnya kepada wartawan.

Terkonfirmasi Kepala Distributor PT SHS unit Padangsidimpuan, Benni mengungkapkan bahwa isu tersebut ada, akan tetapi sampai saat ini surat yang dimaksud belum sampai kepadanya.

“Isu itu ada akan tetapi sampai saat ini surat yang dimaksud belum kita terima. Terkait hal tersebut baiknya langsung saja dikonfirmasi ke pihak Pupuk Indonesia (PI),” ungkap Benni.

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MACAN ASIA INDONESIA KOTA PADANGSIDIMPUAN MONITORING PERKEMBANGAN PROGRAM MBG DI LEMBAGA PENDIDIKAN KEMENAG KOTA PADANGSIDIMPUAN
Kejati Jambi Periksa Sekretariat DPRD Merangin Terkait Dugaan Korupsi Anggaran
Rekaman VCS Tak Senonoh Beredar, Diduga Mirip Tokoh Publik di Padang Lawas
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin usaha Perumda BPR Bank Cirebon
Kapolres Batang Sidak Pos Pelayanan SIM, Tegaskan Larangan Pungli dan Penguatan Integritas
Mimbar Jumat Masjid Jami’ Ahlussunnah Wal Jamaah Bincar, Padangsidimpuan Jumat, 6 Februari 2026
Dari Cik Cik Bum Bum ke Jalan Alus: Kisah Fadia Arafiq Membuktikan Diri di Kursi Bupati
Gempa Hari Ini Guncang Binjai Sumut, Cek Kekuatan Magnitudonya! 
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 20:38 WIB

MACAN ASIA INDONESIA KOTA PADANGSIDIMPUAN MONITORING PERKEMBANGAN PROGRAM MBG DI LEMBAGA PENDIDIKAN KEMENAG KOTA PADANGSIDIMPUAN

Minggu, 15 Februari 2026 - 06:10 WIB

Kejati Jambi Periksa Sekretariat DPRD Merangin Terkait Dugaan Korupsi Anggaran

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:33 WIB

Rekaman VCS Tak Senonoh Beredar, Diduga Mirip Tokoh Publik di Padang Lawas

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:07 WIB

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin usaha Perumda BPR Bank Cirebon

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:16 WIB

Kapolres Batang Sidak Pos Pelayanan SIM, Tegaskan Larangan Pungli dan Penguatan Integritas

Berita Terbaru

Nasional

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 00:08 WIB