17 Masjid di Madina Disiapkan Jadi Tempat Istirahat Pemudik Lebaran

KompasReal.id

- Editor

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Mandailing Natal – Menjelang Hari Raya Idulfitri, tradisi mudik menjadi momen penting bagi umat Muslim untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman. Banyak perantau menempuh perjalanan jauh menggunakan kendaraan roda dua, roda empat, maupun transportasi lainnya demi merayakan Lebaran bersama sanak saudara.

Perjalanan mudik yang panjang tentu dapat menimbulkan kelelahan bagi pengendara. Jika dipaksakan terus berkendara dalam kondisi lelah, hal tersebut berpotensi membahayakan keselamatan pengemudi maupun penumpang, bahkan dapat menghambat perjalanan menuju kampung halaman.

Selama ini, pemudik biasanya memanfaatkan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) atau pos pelayanan Lebaran untuk beristirahat sejenak. Namun, masjid juga dapat menjadi alternatif tempat beristirahat yang nyaman bagi para pemudik untuk menghilangkan rasa lelah dan kantuk sebelum melanjutkan perjalanan.

Untuk mendukung kenyamanan pemudik, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal (Kemenag Madina), Provinsi Sumatera Utara, merekomendasikan 17 masjid ramah pemudik yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat beristirahat bagi para pengendara yang melintasi jalur mudik di wilayah Madina.

Daftar 17 Masjid Ramah Pemudik di Mandailing Natal
Berikut masjid yang direkomendasikan:

Masjid Nurul Falah – Desa Huta Raja, Kecamatan Siabu
Masjid Nurul Baitul Amin – Desa Huta Puli, Kecamatan Siabu
Masjid Nurul Huda – Kelurahan Siabu, Kecamatan Siabu
Masjid Ismailiyah – Desa Pintu Padang Julu, Kecamatan Siabu
Masjid As-Syifa – Pasar Bukit Malintang, Kecamatan Bukit Malintang
Masjid Syuhada – Desa Mompang Jae, Kecamatan Panyabungan Utara
Masjid Riyadussolihin – Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara
Masjid Ismailiyah – Desa Lumban Pasir Gunung Tua, Kecamatan Panyabungan
Masjid Hj. Zulyani Lubis – Kelurahan Sipolu-Polu, Kecamatan Panyabungan
Masjid Agung Nur Ala Nur – Aek Godang, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan
Masjid Al-Falah – Kelurahan Pasar Maga, Kecamatan Lembah Sorik Marapi
Masjid Al-Muhladin – Jambur Tarutung, Kelurahan Pasar Kota Nopan, Kecamatan Kota Nopan
Masjid Taqwa – Muara Tagor Tamiang, Kecamatan Kota Nopan
Masjid Sabilal Muhtadin – Relokasi Kelurahan Muara Sipongi, Kecamatan Muara Sipongi
Masjid Al-Abror – Desa Muara Kumpulan, Kecamatan Muara Sipongi
Masjid Al-Ikhlas – Desa Sopo Tinjak, Kecamatan Batang Natal
Masjid Al-Akhyar – Kelurahan Manisak, Kecamatan Ranto Baek.

Baca Juga :  Upacara HUT RI ke-81 di Sinunukan Khidmat, Camat Ajak Warga Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata

Kepala Kantor Kementerian Agama Madina H. Maranaik Hasibuan, S.Ag., MA melalui Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Siabu Edi Agusman menjelaskan bahwa pemilihan masjid tersebut didasarkan pada beberapa pertimbangan, di antaranya lokasi yang berada di jalur lintas Sumatera Medan–Padang, yang menjadi rute utama para pemudik dari berbagai daerah seperti Medan, Padang, hingga Jakarta.

Selain itu, masjid-masjid tersebut memiliki fasilitas pendukung seperti area parkir yang luas serta kamar mandi yang bersih, sehingga layak dijadikan tempat beristirahat bagi para pemudik.

“Ini juga merupakan program dari Kementerian Agama pusat untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik,” ujar Edi Agusman melalui pesan singkat, Selasa (10/03/2026).

Ia menambahkan, program Masjid Ramah Pemudik dilaksanakan secara nasional, termasuk di Kabupaten Mandailing Natal yang menyiapkan 17 masjid di sepanjang jalur lintas Sumatera Medan–Padang.

Kemenag Madina juga telah mengeluarkan surat edaran sebagai tindak lanjut hasil rapat daring bersama Menteri Agama Republik Indonesia pada 3 Maret 2026 terkait pendataan masjid ramah pemudik menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.

Dalam surat edaran tersebut, Badan Kemakmuran Masjid (BKM) diminta untuk membuka masjid selama 24 jam mulai 13 hingga 30 Maret 2026.

“Kami mengimbau BKM agar menyiapkan tikar atau ambal di teras masjid, makanan ringan, minuman untuk berbuka puasa, serta kamar mandi atau toilet yang bersih,” tulis Kakankemenag Madina dalam surat edaran tersebut. (KR11).

Penulis : Kr11

Editor : EMAS

Sumber Berita: KompasReal.id

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konfirmasi Belum Ditanggapi, Dugaan PETI di Sipogu Masih Menunggu Klarifikasi
Dinas PUPR Madina dan Insan Pers Perkuat Sinergi Dorong Siabu Jadi Lumbung Pangan Tabagsel
SMA Negeri 1 Sinunukan Bersholawat, Tanamkan Keteladanan Rasulullah kepada Generasi Muda
Akun TikTok Ucok Botol Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Sipogu, APH Dipertanyakan
Pesta Pembangunan Gereja HKBP Aek Nauli Digelar, Semangat Gotong Royong Masyarakat Menguat
Pesta Pembangunan Gereja HKBP Aek Nauli Digelar, Pemkab Madina Dorong Semangat Kebersamaan
Camat Linggabayu Turun Tangan Bersihkan Batang Kayu yang Tutup Jalan Desa Sikumbu
Proyek Parit Jalan Provinsi di Lembah Sorik Marapi Disorot Warga, Material Dinilai Ganggu Pengguna Jalan
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:47 WIB

Konfirmasi Belum Ditanggapi, Dugaan PETI di Sipogu Masih Menunggu Klarifikasi

Senin, 14 September 2026 - 20:06 WIB

Dinas PUPR Madina dan Insan Pers Perkuat Sinergi Dorong Siabu Jadi Lumbung Pangan Tabagsel

Minggu, 13 September 2026 - 23:47 WIB

SMA Negeri 1 Sinunukan Bersholawat, Tanamkan Keteladanan Rasulullah kepada Generasi Muda

Minggu, 13 September 2026 - 21:44 WIB

Akun TikTok Ucok Botol Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Sipogu, APH Dipertanyakan

Minggu, 13 September 2026 - 16:54 WIB

Pesta Pembangunan Gereja HKBP Aek Nauli Digelar, Semangat Gotong Royong Masyarakat Menguat

Berita Terbaru