KompasReal.id, Kepulangan yang telah lama dinantikan akhirnya tiba. Seorang perempuan asal Malaysia, Norida Akmal Ayob (45), untuk pertama kalinya dalam 18 tahun terakhir menginjakkan kaki di tanah kelahirannya pada Sabtu (14/2/2026). Ia tiba di Malaysia bersama kedua anaknya setelah menjalani hidup yang penuh liku dan kesulitan di Lombok, Indonesia. Momen haru ini menjadi akhir dari sebuah pengasingan panjang yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.
Kisah pilu Norida bermula ketika ia memutuskan mengikuti suaminya yang merupakan warga negara Indonesia. Namun, bahtera rumah tangga yang ia bina tidak berjalan mulus dan akhirnya kandas di tengah jalan. Ditinggal sang suami, Norida harus bertahan sendirian di negeri orang dengan segala keterbatasan yang ada. Ia tak punya banyak pilihan selain bekerja keras membanting tulang seorang diri.
Demi menyambung hidup dan membesarkan kedua buah hatinya, Norida bekerja sebagai penyapu jalan di Lombok. Upah pas-pasan yang ia terima hanya cukup untuk bertahan hidup, namun tak pernah cukup untuk memberikan pendidikan layak bagi anak-anaknya. Akibat kondisi ekonomi yang terus-menerus terhimpit, kedua anaknya pun terpaksa harus putus sekolah di tengah jalan.
Kabar mengenai kondisi memprihatinkan yang dialami Norida akhirnya sampai ke telinga keluarganya di Kampung Temelong, Lenggong. Sang keluarga segera melaporkan hal ini kepada pihak berwenang Malaysia. Laporan inilah yang menjadi titik awal dari misi penyelamatan yang melibatkan koordinasi intensif antara Kementerian Luar Negeri Malaysia (Wisma Putra), Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta, serta otoritas imigrasi di kedua negara.
Wakil Menteri Dalam Negeri Malaysia, Shamsul Anuar Nasarah, mengonfirmasi keberhasilan proses repatriasi ini. Ia menyebutkan bahwa kerja sama yang baik antara pemerintah Malaysia dan Indonesia menjadi kunci utama pemulangan Norida. Kini, setelah hampir dua dekade terpisah, Norida Akmal Ayob akhirnya kembali ke pelukan keluarga besar di Malaysia. Dengan semangat baru, ia berharap dapat memulai lembaran hidup yang lebih baik bersama kedua anaknya di kampung halaman.
Penulis : Kr03
Editor : EMAS
Sumber Berita: Kade da













