Donor Darah: Manfaat Ganda Bagi Kesehatan Pendonor dan Penerima

KompasReal.id

- Penulis

Minggu, 26 Oktober 2025 - 21:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.comDONOR darah adalah tindakan sukarela yang memberikan manfaat besar bagi kesehatan, baik bagi penerima maupun pendonor. Selain menyelamatkan nyawa, donor darah juga memiliki dampak positif bagi kesehatan dan kesejahteraan pendonor.

Manfaat utama donor darah adalah menyelamatkan nyawa. Darah yang didonorkan digunakan untuk transfusi bagi pasien yang membutuhkan, seperti:

  • Korban kecelakaan dengan pendarahan hebat
  • Pasien yang menjalani operasi besar
  • Penderita penyakit kronis seperti anemia, thalassemia, dan hemofilia
  • Pasien kanker yang menjalani kemoterapi
  • Ibu yang mengalami pendarahan saat melahirkan

Setiap kantong darah yang didonorkan dapat menyelamatkan hingga tiga nyawa. Oleh karena itu, donor darah sangat penting untuk memastikan ketersediaan darah yang cukup di rumah sakit dan pusat kesehatan.

Selain memberikan manfaat bagi penerima, donor darah juga memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan pendonor, antara lain:

  1. Memantau Kesehatan Secara Teratur: Sebelum mendonorkan darah, pendonor akan menjalani pemeriksaan kesehatan rutin, termasuk pengecekan tekanan darah, kadar hemoglobin, dan skrining penyakit menular. Ini membantu pendonor untuk memantau kondisi kesehatan mereka secara berkala dan mendeteksi potensi masalah kesehatan sejak dini.
  2. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung: Donor darah secara teratur dapat membantu menurunkan kadar zat besi dalam tubuh. Kadar zat besi yang tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Dengan mendonorkan darah, kadar zat besi dalam tubuh dapat dijaga tetap stabil, sehingga risiko penyakit jantung dapat berkurang.
  3. Merangsang Produksi Sel Darah Merah Baru: Setelah mendonorkan darah, tubuh akan memproduksi sel darah merah baru untuk menggantikan sel darah yang hilang. Proses ini membantu menjaga kesehatan dan vitalitas tubuh, serta mencegah terjadinya anemia.
  4. Meningkatkan Kesehatan Mental dan Emosional: Mendonorkan darah memberikan rasa kepuasan dan kebahagiaan karena telah berkontribusi pada kehidupan orang lain. Ini juga dapat meningkatkan rasa solidaritas dan kepedulian sosial, serta mengurangi stres dan kecemasan.
  5. Membantu Menurunkan Berat Badan: Meskipun bukan tujuan utama, donor darah dapat membantu membakar kalori dalam tubuh. Setiap kali mendonorkan darah, tubuh akan membakar sekitar 650 kalori.
Baca Juga :  Khasiat Luar Biasa Jantung Pisang: Dari Menjaga Jantung hingga Melancarkan ASI

Syarat dan Prosedur Donor Darah:

Untuk dapat mendonorkan darah, seseorang harus memenuhi syarat-syarat tertentu, antara lain:

  • Sehat jasmani dan rohani
  • Berusia 17-65 tahun
  • Berat badan minimal 45 kg
  • Tekanan darah normal
  • Tidak memiliki riwayat penyakit menular

Prosedur donor darah biasanya meliputi:

1. Pendaftaran dan pengisian formulir
2. Pemeriksaan kesehatan singkat
3. Pengambilan darah (biasanya sekitar 450 ml)
4. Istirahat dan pemulihan

Donor darah adalah tindakan mulia yang memberikan manfaat ganda bagi kesehatan. Dengan mendonorkan darah, Anda tidak hanya menyelamatkan nyawa, tetapi juga menjaga kesehatan diri sendiri.

Mari jadikan donor darah sebagai gaya hidup sehat dan berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat. (KR/cc)

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perahu Kecil, Harimau Besar, dan Keberanian Seorang Dokter di Tengah Sungai
Keluarga Sehat Bukan Hanya Soal Makanan: Studi Buktikan Aktivitas Outdoor 2 Jam Seminggu Kunci Hubungan Harmonis”
Potensi Herbal dalam Pendekatan Komplementer Pengobatan Tumor Payudara
Ketika Alam Ikut Bergoyang Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri MURI
Dari Juara Bumi ke Darurat Kemanusiaan: Sumatera, Lingkungan, dan Hilangnya Keteladanan
Ketika Lapar Menjadi Terapi: Rahasia Perbaikan Tubuh dari Dalam Sel
Hari HAM Sedunia: 400 Warga Menggantung Tanpa Kepastian Hukum
Ketika Alam Membalas: Bencana Sumatera dan Luka yang Tidak Lagi Bisa Ditutup
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 19:26 WIB

Perahu Kecil, Harimau Besar, dan Keberanian Seorang Dokter di Tengah Sungai

Sabtu, 17 Januari 2026 - 19:32 WIB

Keluarga Sehat Bukan Hanya Soal Makanan: Studi Buktikan Aktivitas Outdoor 2 Jam Seminggu Kunci Hubungan Harmonis”

Jumat, 16 Januari 2026 - 21:07 WIB

Potensi Herbal dalam Pendekatan Komplementer Pengobatan Tumor Payudara

Sabtu, 3 Januari 2026 - 21:37 WIB

Ketika Alam Ikut Bergoyang Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri MURI

Minggu, 28 Desember 2025 - 16:27 WIB

Dari Juara Bumi ke Darurat Kemanusiaan: Sumatera, Lingkungan, dan Hilangnya Keteladanan

Berita Terbaru

Nasional

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 00:08 WIB