KompasReal.id, Sebuah foto yang memperlihatkan seorang perempuan duduk tenang dalam satu perahu kecil bersama seekor harimau yang terbaring lemah sempat viral di media sosial. Perempuan itu adalah Yanti Musabine, seorang dokter hewan yang dikenal atas dedikasinya dalam penyelamatan satwa liar, khususnya Harimau Sumatera. Momen yang terekam itu bukan hanya sekadar gambar dramatis, melainkan potret nyata dari keberanian dan komitmen seorang penyelamat satwa.
Dalam foto tersebut, Yanti tampak mengenakan pelampung dan masker, duduk di samping tubuh harimau yang sedang dalam proses evakuasi melalui jalur sungai. Pemandangan itu menjadi simbol dari keberanian seorang perempuan yang rela mempertaruhkan kenyamanan dan keselamatannya demi menyelamatkan satwa langka Indonesia dari ancaman kepunahan.
Harimau Sumatera merupakan satu-satunya subspesies harimau yang masih bertahan di Indonesia, namun populasinya terus menyusut akibat perburuan liar dan hilangnya habitat. Dalam banyak kasus, harimau yang masuk ke permukiman warga sering kali ditemukan dalam kondisi lemah, terluka, atau terjerat perangkap, sehingga membutuhkan penanganan medis segera.
Di sinilah peran Yanti Musabine menjadi sangat penting. Sebagai dokter hewan konservasi, ia terlibat langsung dalam proses pembiusan, pemeriksaan kesehatan, hingga pemindahan harimau ke lokasi yang lebih aman. Evakuasi lewat sungai seperti dalam foto viral itu sering menjadi pilihan utama karena akses darat yang sulit atau kondisi medan yang ekstrem.
Berada dalam satu perahu dengan predator puncak jelas bukan perkara biasa. Meski dalam kondisi terbius, risiko tetap ada, namun ketenangan dan profesionalisme Yanti mencerminkan pengalaman panjangnya dalam menangani satwa liar berbahaya. Foto itu menjadi bukti bahwa dedikasi dan keberanian bisa berjalan beriringan dalam misi kemanusiaan terhadap satwa.
Foto Yanti Musabine satu perahu dengan harimau bukan sekadar momen viral, melainkan pengingat bahwa perjuangan menjaga satwa langka masih terus berlangsung. Di tengah ancaman yang kian nyata, keberanian seorang dokter hewan di atas perahu kecil itu menjadi simbol harapan bahwa masih ada yang berdiri di garis depan demi kelestarian alam Indonesia.
Penulis : Kr03
Editor : EMAS
Sumber Berita: Red panda.id












