Perahu Kecil, Harimau Besar, dan Keberanian Seorang Dokter di Tengah Sungai

Redaksi

- Penulis

Senin, 23 Februari 2026 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Sebuah foto yang memperlihatkan seorang perempuan duduk tenang dalam satu perahu kecil bersama seekor harimau yang terbaring lemah sempat viral di media sosial. Perempuan itu adalah Yanti Musabine, seorang dokter hewan yang dikenal atas dedikasinya dalam penyelamatan satwa liar, khususnya Harimau Sumatera. Momen yang terekam itu bukan hanya sekadar gambar dramatis, melainkan potret nyata dari keberanian dan komitmen seorang penyelamat satwa.

Dalam foto tersebut, Yanti tampak mengenakan pelampung dan masker, duduk di samping tubuh harimau yang sedang dalam proses evakuasi melalui jalur sungai. Pemandangan itu menjadi simbol dari keberanian seorang perempuan yang rela mempertaruhkan kenyamanan dan keselamatannya demi menyelamatkan satwa langka Indonesia dari ancaman kepunahan.

Harimau Sumatera merupakan satu-satunya subspesies harimau yang masih bertahan di Indonesia, namun populasinya terus menyusut akibat perburuan liar dan hilangnya habitat. Dalam banyak kasus, harimau yang masuk ke permukiman warga sering kali ditemukan dalam kondisi lemah, terluka, atau terjerat perangkap, sehingga membutuhkan penanganan medis segera.

Di sinilah peran Yanti Musabine menjadi sangat penting. Sebagai dokter hewan konservasi, ia terlibat langsung dalam proses pembiusan, pemeriksaan kesehatan, hingga pemindahan harimau ke lokasi yang lebih aman. Evakuasi lewat sungai seperti dalam foto viral itu sering menjadi pilihan utama karena akses darat yang sulit atau kondisi medan yang ekstrem.

Berada dalam satu perahu dengan predator puncak jelas bukan perkara biasa. Meski dalam kondisi terbius, risiko tetap ada, namun ketenangan dan profesionalisme Yanti mencerminkan pengalaman panjangnya dalam menangani satwa liar berbahaya. Foto itu menjadi bukti bahwa dedikasi dan keberanian bisa berjalan beriringan dalam misi kemanusiaan terhadap satwa.

Foto Yanti Musabine satu perahu dengan harimau bukan sekadar momen viral, melainkan pengingat bahwa perjuangan menjaga satwa langka masih terus berlangsung. Di tengah ancaman yang kian nyata, keberanian seorang dokter hewan di atas perahu kecil itu menjadi simbol harapan bahwa masih ada yang berdiri di garis depan demi kelestarian alam Indonesia.

Penulis : Kr03

Editor : EMAS

Sumber Berita: Red panda.id

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penanganan Awal Mimisan pada Anak: Langkah Cepat dan Tepat di Rumah
Keluarga Sehat Bukan Hanya Soal Makanan: Studi Buktikan Aktivitas Outdoor 2 Jam Seminggu Kunci Hubungan Harmonis”
Potensi Herbal dalam Pendekatan Komplementer Pengobatan Tumor Payudara
Ketika Alam Ikut Bergoyang Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri MURI
Dari Juara Bumi ke Darurat Kemanusiaan: Sumatera, Lingkungan, dan Hilangnya Keteladanan
Ketika Lapar Menjadi Terapi: Rahasia Perbaikan Tubuh dari Dalam Sel
Hari HAM Sedunia: 400 Warga Menggantung Tanpa Kepastian Hukum
Ketika Alam Membalas: Bencana Sumatera dan Luka yang Tidak Lagi Bisa Ditutup
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:53 WIB

Penanganan Awal Mimisan pada Anak: Langkah Cepat dan Tepat di Rumah

Senin, 23 Februari 2026 - 19:26 WIB

Perahu Kecil, Harimau Besar, dan Keberanian Seorang Dokter di Tengah Sungai

Sabtu, 17 Januari 2026 - 19:32 WIB

Keluarga Sehat Bukan Hanya Soal Makanan: Studi Buktikan Aktivitas Outdoor 2 Jam Seminggu Kunci Hubungan Harmonis”

Jumat, 16 Januari 2026 - 21:07 WIB

Potensi Herbal dalam Pendekatan Komplementer Pengobatan Tumor Payudara

Sabtu, 3 Januari 2026 - 21:37 WIB

Ketika Alam Ikut Bergoyang Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri MURI

Berita Terbaru