KompasReal.com,Atlet angkat besi kebanggaan Indonesia,Eko Yuli Irawan, kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Pada Kejuaraan Angkat Besi Asia yang digelar di Tashkent, Uzbekistan, , pria berusia 35 tahun ini sukses mempertahankan gelarnya sekaligus meraih medali emas keempat berturut-turut di ajang tersebut.
Eko,yang bertanding di kelas 61 kg putra, tampil konsisten dan dominan. Di bagian snatch, ia sukses mengangkat beban seberat 140 kg. Kemudian, pada bagian clean and jerk, ia kembali menunjukkan kekuatan dan teknik terbaiknya dengan mengangkat 171 kg. Total angkatannya mencapai 311 kg, cukup untuk mengalahkan pesaing terdekatnya dari Vietnam dan Tiongkok.
Pencapaian ini semakin mengukuhkan posisi Eko Yuli Irawan sebagai salah satu legenda hidup angkat besi Indonesia dan Asia.Emas di Tashkent ini merupakan gelar keempatnya secara beruntun di Kejuaraan Asia, setelah sebelumnya menang pada edisi 2021, 2022, dan 2023. Total, ini adalah medali emas Asia kedelapannya sepanjang karier.
Prestasi ini bukan hanya sekadar gelar,tetapi juga poin berharga untuk memperkuat posisi Indonesia di kualifikasi Olimpiade . Emas ini memberikan suntikan motivasi besar bagi tim angkat besi Indonesia dan kontingen Merah Putih secara keseluruhan di tengah persiapan menuju pesta olahraga terbesar dunia.
“Alhamdulillah,ini adalah kerja keras tim, pelatih, dan dukungan seluruh rakyat Indonesia. Target utama tetap Olimpiade Paris, dan medali ini adalah langkah penting untuk membangun kepercayaan diri,” ujar Eko usai podium. Prestasi “Bajak” – julukan akrabnya – ini diharapkan dapat menginspirasi generasi muda untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama bangsa di forum dunia.KR03
–













