KompasReal.id, Mandailing Natal — Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di Kecamatan Kotanopan tidak hanya menjadi ajang seremonial pendidikan, tetapi juga momentum membangun kreativitas anak sekaligus mengantisipasi dampak negatif penggunaan gadget terhadap anak usia dini.
Melalui kegiatan Lomba Mewarnai Hardiknas 2026, Panitia Pers Sahabat Anak Hebat bekerja sama dengan Shorizz Artmedia mengajak anak-anak PAUD, TK, dan SD untuk lebih aktif dalam kegiatan edukatif dan kreatif.
Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Edaran Kemendikdasmen Nomor 8844/T/MDM.A5/HM.01.00/2026 dengan tema nasional, “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.”
Adapun tema lokal kegiatan yang diusung yakni, “Belajar Ceria, Masa Depan Gemilang, Mandailing Natal Cerdas, Berbudaya, dan Berdaya Saing. Kreativitas Anak, Inspirasi Dunia.”
Lomba mewarnai dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 10 Mei 2026 mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai di Lapangan Terbuka Hijau Daun, Desa Huta Pungkut, Kecamatan Kotanopan.
Panitia menjelaskan, kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kreativitas, bakat seni, kemampuan motorik, konsentrasi, dan imajinasi anak sejak dini. Selain itu, lomba juga menjadi sarana positif untuk mengurangi ketergantungan anak terhadap penggunaan handphone dan paparan konten digital negatif.
Hal tersebut sejalan dengan arahan Wakil Bupati Mandailing Natal yang menyoroti bahaya penggunaan aplikasi mengandung unsur judi online (daring) dan pornografi terhadap anak, sehingga perlu menjadi perhatian serius orang tua maupun masyarakat.
Paparan konten negatif dari gadget dinilai dapat mengganggu perkembangan kognitif anak dan menurunkan kemampuan fokus belajar. Anak yang terlalu sering terpapar stimulasi visual cepat dari video maupun aplikasi digital cenderung sulit berkonsentrasi saat belajar. Bahkan pada usia dini, khususnya anak TK, penggunaan gadget secara berlebihan dapat menghambat perkembangan bahasa, komunikasi, dan interaksi sosial anak.
Sekretaris Panitia Pers Sahabat Anak Hebat, Suhartono, mengatakan bahwa lomba mewarnai bukan sekadar perlombaan biasa, tetapi juga ruang edukatif untuk membentuk karakter dan mengembangkan potensi anak.
“Kami ingin menghadirkan kegiatan yang mampu menumbuhkan semangat belajar dan kreativitas anak sejak dini. Hardiknas harus menjadi momentum untuk mendorong lahirnya generasi Mandailing Natal yang cerdas, kreatif, dan percaya diri,” ujar Suhartono kepada wartawan, Jumat (8/5/2026).
Ia juga menyampaikan bahwa panitia membuka kesempatan seluas-luasnya bagi peserta dari berbagai sekolah di wilayah Kotanopan, Muara Sipongi, hingga Ulu Pungkut untuk ikut berpartisipasi.
“Peserta tidak dibatasi. Kami berharap seluruh sekolah dan orang tua dapat mendukung anak-anak mengikuti kegiatan ini sebagai sarana pembinaan karakter dan pengembangan bakat seni,” tambahnya.
Dalam pelaksanaannya, panitia telah menyiapkan gambar serta perlengkapan dasar lomba. Hasil karya peserta di media tas atau kanvas nantinya dapat dibawa pulang oleh masing-masing peserta.
Panitia juga menyediakan berbagai hadiah menarik bagi para pemenang. Juara 1, 2, dan 3 di setiap kategori akan memperoleh piala, piagam penghargaan, serta uang pembinaan. Sementara Juara Harapan 1 hingga 3 akan mendapatkan piagam dan hadiah hiburan.
Selain itu, kecamatan dengan jumlah peserta terbanyak juga akan menerima bingkisan khusus dari panitia sebagai bentuk apresiasi atas dukungan terhadap kegiatan pendidikan kreatif tersebut.
Adapun kategori lomba yang dipertandingkan meliputi:
PAUD/TK
SD Kelas I, II, III
SD Kelas IV, V, VI
Kegiatan ini berada di bawah pembinaan.
Dinas Pendidikan dengan susunan panitia yang melibatkan unsur kecamatan dan dunia pendidikan. Ketua panitia dijabat oleh Ali Syahbana Harahap, Sekretaris Suhartono, Bendahara Dedi Mulia, serta Koordinator Pelaksana Ali Indra, S.Sos bersama anggota lainnya. (KR11).
Penulis : Kr11
Editor : Emas












