PWI Pusat Turun Tangan, Evaluasi Penguji UKW yang “Kaku dan Otoriter”

Redaksi

- Editor

Kamis, 18 Desember 2025 - 09:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com,Ketua Umum PWI Pusat, Ahmad Munir, akan mengevaluasi seluruh penguji Uji Kompetensi Wartawan (UKW) menyusul keluhan tentang prosedur penilaian yang dianggap kaku dan tidak mempertimbangkan aspek nonteknis. Evaluasi ini dilakukan untuk memastikan penguji berperan sebagai pembimbing, bukan sekadar “kiler” yang otoriter.

Munir menegaskan perlunya konsolidasi agar para penguji memiliki persepsi dan standar yang sama, dengan memperhatikan faktor subjektivitas dan kondisi psikologis peserta uji. “Penguji harus mampu menetralisir situasi,” ujarnya, merujuk pada ketegangan yang sering menghambat peserta.

Janji evaluasi ini merupakan respons langsung atas keluhan Ketua PWI Sumut, Farianda Putra Sinik, yang menyoroti tingginya angka ketidaklulusan karena persoalan nonteknis. Farianda mencontohkan peserta dari daerah bencana yang gigih mengikuti uji jenjang Utama, namun justru gagal karena penilaian yang dinilai tidak menggunakan “hati nurani”.

Dalam dialog di Konkerda PWI Sumut, Farianda menyayangkan hasil UKW di sejumlah daerah yang dinilai tidak wajar, menekankan bahwa prinsip jurnalisme sejatinya menjunjung tinggi hati nurani di atas segalanya. Ia mempertanyakan empati penguji dalam menilai peserta yang menghadapi situasi sulit.

Menanggapi hal tersebut, Ahmad Munir atau yang akrab disapa Cak Munir, menegaskan tanggung jawabnya untuk menyelesaikan masalah ini. “Soal penguji, saya yang akan bertanggung jawab untuk menyelesaikannya,” tegasnya, berkomitmen menciptakan keseimbangan antara aspek teknis dan nonteknis dalam pelaksanaan UKW ke depan.KR03

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Padangsidimpuan Ringkus Pelaku Curat, Motor dan Handphone Korban Berhasil Diamankan
Kapolda Sumut Tekankan Humas Harus Adaptif di Era Digital, Perkuat Viralisasi Kinerja Polri hingga Bangun Kepercayaan Publik
PETI di Perbatasan Tapsel–Madina: Tokoh Adat Siapkan Laporan Resmi Lengkap
EVOS GOPAY Watch Party Berlanjut di Solo, Dorong Tren Esports Berbasis Komunitas di Kota-Kota Non-Metropolitan
Tiga Dosen dari Pematangsiantar Masuk Daftar 5% Ilmuwan Terbaik Dunia 2025
BRI Region 6 Gelar Onboarding Pekerja Tahap 3 untuk Perkuat Profesionalisme Kerja
DPP IKM Laporkan Abu Janda ke Bareskrim Polri
Bersama Meutya Hafid, Gerakan ‘GASS POL Tolak Judol’ Menggema di Medan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:40 WIB

Polres Padangsidimpuan Ringkus Pelaku Curat, Motor dan Handphone Korban Berhasil Diamankan

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:33 WIB

Kapolda Sumut Tekankan Humas Harus Adaptif di Era Digital, Perkuat Viralisasi Kinerja Polri hingga Bangun Kepercayaan Publik

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:25 WIB

PETI di Perbatasan Tapsel–Madina: Tokoh Adat Siapkan Laporan Resmi Lengkap

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:55 WIB

EVOS GOPAY Watch Party Berlanjut di Solo, Dorong Tren Esports Berbasis Komunitas di Kota-Kota Non-Metropolitan

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:35 WIB

Tiga Dosen dari Pematangsiantar Masuk Daftar 5% Ilmuwan Terbaik Dunia 2025

Berita Terbaru