Diduga Ada Pembiaran, Rutan Kelas I Medan Disorot Publik dan Aktivis HAM

Redaksi

- Editor

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com, Medan — Rutan Kelas I Medan kembali menjadi sorotan publik menyusul munculnya kritik keras terkait dugaan pembiaran sejumlah persoalan internal yang dinilai berpotensi melanggar hak-hak warga binaan. Isu ini mencuat setelah beredar keluhan masyarakat dan keluarga tahanan yang menilai pengelolaan rutan tidak berjalan optimal. Pembiaran di Rutan Kelas I Medan pun menjadi perhatian serius berbagai pihak.

Sejumlah aktivis hak asasi manusia (HAM) di Kota Medan menilai lemahnya pengawasan menjadi faktor utama munculnya berbagai persoalan di dalam rutan, mulai dari dugaan pelanggaran disiplin hingga ketimpangan perlakuan terhadap warga binaan. Mereka menegaskan bahwa pembiaran oleh pihak berwenang tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena dapat mencederai prinsip keadilan dan kemanusiaan.

Kritik juga diarahkan kepada aparat pengawas internal yang dinilai belum maksimal menjalankan fungsi kontrol. Menurut pengamat hukum, jika dugaan pembiaran ini benar, maka hal tersebut dapat berdampak serius terhadap citra lembaga pemasyarakatan, khususnya Rutan Kelas I Medan, yang seharusnya menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas.

Di sisi lain, masyarakat mendesak Kementerian Hukum dan HAM melalui Kantor Wilayah Sumatera Utara untuk segera turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh. Langkah ini dinilai penting guna memastikan tidak ada praktik yang menyimpang serta untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap sistem pemasyarakatan di Sumut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Rutan Kelas I Medan belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan pembiaran tersebut. Publik berharap adanya klarifikasi terbuka dan langkah tegas dari instansi terkait agar persoalan ini tidak menimbulkan keresahan berkepanjangan serta menjadi momentum perbaikan tata kelola rutan ke depan.KR03

 

Penulis : Edy siregar

Editor : EMAS

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemuda 23 Tahun Ditangkap Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan, Diduga Miliki Ganja
Polres Padangsidimpuan Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan, Dua Pelaku Diamankan
Kejagung Temukan Ribuan Motor Listrik Diduga Hasil Mark Up Tersimpan di Gudang PT YAT
Dugaan Mega Korupsi di BGN, Kejagung Tetapkan Mantan Pimpinan sebagai Tersangka
Dugaan Suap Izin Tinggal WNA, KPK Bongkar Praktik Korupsi di Lingkungan Imigrasi
KPK Cari Wakil Menteri Imigrasi, Silmy Karim Terkait OTT di Imigrasi Jakarta Barat
Polres Padangsidimpuan Ungkap 13 Kasus Narkotika Selama Ops Antik Toba 2026, Amankan 16 Tersangka
BREAKING NEWS! HITUNGAN JAM SETELAH DICOPOT, EKS KEPALA BGN DITANGKAP KEJAGUNG
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:18 WIB

Pemuda 23 Tahun Ditangkap Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan, Diduga Miliki Ganja

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:17 WIB

Polres Padangsidimpuan Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan, Dua Pelaku Diamankan

Rabu, 17 Juni 2026 - 02:29 WIB

Kejagung Temukan Ribuan Motor Listrik Diduga Hasil Mark Up Tersimpan di Gudang PT YAT

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:57 WIB

Dugaan Mega Korupsi di BGN, Kejagung Tetapkan Mantan Pimpinan sebagai Tersangka

Senin, 8 Juni 2026 - 09:01 WIB

Dugaan Suap Izin Tinggal WNA, KPK Bongkar Praktik Korupsi di Lingkungan Imigrasi

Berita Terbaru

Sumatera Barat

Penyiapan Lahan Selesai, Inisiatif MDA Bawa Wajah Baru Lanai Hilir

Selasa, 23 Jun 2026 - 19:38 WIB