Tanggul Aek Muara Sada Jebol, 800 Hektare Sawah di Siabu Terendam; Korwasis Desak Pemda Madina Tanggap Darurat

Redaksi

- Penulis

Minggu, 1 Maret 2026 - 01:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Mandailing Natal – Jebolnya tanggul Aek Muara Sada di wilayah Simangambat, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal, memicu dampak ekonomi besar bagi masyarakat. Sedikitnya 830 hektare lahan persawahan dilaporkan terendam dan terancam gagal panen (puso).

 

Peristiwa tersebut menjadi sorotan setelah tim lapangan menghimpun data kerusakan yang dinilai sangat signifikan. Luapan air dari tanggul yang jebol merendam area pertanian di Desa Huraba serta sejumlah desa lain di Kecamatan Siabu, membuat ratusan kepala keluarga terancam kehilangan mata pencaharian.

 

Koordinator Wartawan Siabu (Korwasis) Mandailing Natal menyatakan keprihatinan mendalam atas kejadian tersebut. Ketua Korwasis Madina, Ringgo Siregar, menegaskan bahwa dampak yang ditimbulkan bukan sekadar angka statistik, melainkan ancaman nyata terhadap ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.

 

“Kami tidak hanya melaporkan fakta, tetapi juga mengawal jeritan petani. 830 hektare itu sangat signifikan. Jika tidak segera ditangani secara permanen, dampak sosialnya akan panjang,” ujar Ringgo Siregar didampingi sejumlah pengurus Korwasis serta tokoh masyarakat Ahmad Pontas Hasibuan saat meninjau lokasi di Desa Huraba, Sabtu (28/02/2026).

 

 

Korwasis mendesak Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal melalui dinas terkait, khususnya PUPR dan Dinas Pertanian, serta Balai Wilayah Sungai (BWS), untuk segera mengambil langkah tanggap darurat dengan menutup tanggul yang jebol dan mengendalikan debit air.

 

Selain itu, Korwasis juga menyoroti perlunya transparansi dan audit terhadap pemeliharaan infrastruktur irigasi di kawasan tersebut guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

 

 

Ahmad Pontas selaku Tokoh Masyarakat mengaskan situasi saat ini para petani di Desa Huraba, Bonan Dolok, dan wilayah Siabu lainnya hanya bisa pasrah melihat tanaman padi yang mulai membusuk akibat terendam air. Upaya swadaya telah dilakukan masyarakat, namun keterbatasan alat berat membuat perbaikan tanggul tidak optimal.

Baca Juga :  Pujakesuma Bersatu Tegaskan Dukungan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran hingga 2029*

 

“Kami berharap pemerintah segera mengerahkan alat berat, termasuk ekskavator amfibi, untuk melakukan pengerukan dan penanganan darurat di aliran Aek Muara Sada,” ucap Pontas.

 

Korwasis Madina menyatakan komitmennya untuk terus mengawal persoalan ini hingga ada tindakan konkret dari pemerintah daerah maupun pusat, termasuk pemberian kompensasi, bantuan bibit bagi petani terdampak, serta perbaikan infrastruktur irigasi secara permanen.KR11.

Penulis : Kr11

Editor : EMAS

Sumber Berita: KompasReal.id

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Atika Azmi Tinjau Langsung Kebakaran Lumban Pinasa, Pastikan Bantuan Pemkab Madina Tersalurkan Cepat
Saipullah Lantik Pengurus IKANAS Sumut Periode 2025-2030, Gubsu Sampaikan Pesan Penting
Hardiknas 2026 di Sinunukan Jadi Momentum Evaluasi Mutu Pendidikan Menuju Indonesia Emas
SIJAGO MERAH LALAP TIGA RUMAH DI LUMBAN PINASA
Lagu Viral Guncang Dunia, Musik Lokal Tembus Panggung Internasional
Hardiknas 2026: Wakil Bupati Madina Tegaskan Urgensi Kualitas Pendidikan dan Kesejahteraan Guru
Peringati Hari Buruh 2026, Polres Madina dan Serikat Pekerja Satukan Langkah Untuk Buruh
10 Hari Sungai Rantopuran Tak Pernah Jernih, Warga Curiga Pembalakan Liar dan Nilai Pemerintah Minim Respons
Berita ini 24 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:40 WIB

Wabup Atika Azmi Tinjau Langsung Kebakaran Lumban Pinasa, Pastikan Bantuan Pemkab Madina Tersalurkan Cepat

Senin, 4 Mei 2026 - 09:36 WIB

Saipullah Lantik Pengurus IKANAS Sumut Periode 2025-2030, Gubsu Sampaikan Pesan Penting

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:13 WIB

Hardiknas 2026 di Sinunukan Jadi Momentum Evaluasi Mutu Pendidikan Menuju Indonesia Emas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:56 WIB

SIJAGO MERAH LALAP TIGA RUMAH DI LUMBAN PINASA

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:10 WIB

Lagu Viral Guncang Dunia, Musik Lokal Tembus Panggung Internasional

Berita Terbaru