Hardiknas 2026: Wakil Bupati Madina Tegaskan Urgensi Kualitas Pendidikan dan Kesejahteraan Guru

KompasReal.id

- Editor

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, ​PANYABUNGAN – Di bawah naungan langit Desa Parbangunan, suasana khidmat menyelimuti Pelataran Masjid Agung Nur Alannur pada Sabtu (02/05/2026). Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina), Atika Azmi Utammi Nasution, bertindak langsung sebagai Pembina Upacara dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Kabupaten Mandailing Natal.

 

​Upacara ini dihadiri oleh jajaran petinggi daerah, di antaranya Sekretaris Daerah (Sekda), Plt. Kadis Pendidikan, dr.Muhamad Faisal situmorang sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Waka Polres Madina, serta Kepala BNN Madina. Dan para guru dan undangan

 

Kehadiran para tokoh lintas instansi ini menegaskan komitmen kolektif dalam memajukan sektor pendidikan di Bumi Gordang Sambilan.

 

​Dua Pilar Utama, Kualitas dan Kesejahteraan

​Dalam amanatnya yang visioner, Wakil Bupati Atika Azmi Utammi menekankan bahwa transformasi pendidikan berdasarkan kurikulum saat ini harus bermuara pada dua pilar esensial: peningkatan kualitas pendidikan dan jaminan kesejahteraan guru.

 

​”Kualitas pendidikan adalah fondasi masa depan, namun hal itu tidak akan tercapai tanpa memperhatikan kesejahteraan para pendidik yang menjadi ujung tombaknya.

 

Ini adalah prioritas utama Pemerintah Daerah,” tegas Wakil Bupati.

​Kearifan Lokal dan Tantangan Era Digital

​Lebih lanjut,

 

Beliau menyampaikan bahwa Pemda Madina akan terus menyelaraskan kebijakan pendidikan dengan merujuk pada keadilan lokal. Hal ini dimaksudkan agar nilai-nilai luhur daerah tetap terjaga di tengah arus modernisasi.

 

​Menyikapi tantangan teknologi, Wakil Bupati juga memberikan pesan krusial bagi para orang tua dan tenaga pendidik terkait penggunaan gawai (HP) pada anak-anak. Beliau menekankan perlunya pembatasan dan pengawasan yang ketat agar penggunaan teknologi hanya difokuskan pada hal-hal yang bersifat edukatif.

 

​”Pemerintah dan orang tua harus bersinergi membatasi penggunaan HP pada anak. Kita harus memastikan teknologi digunakan hanya untuk kepentingan yang mendidik demi mencetak generasi emas masa depan,” pungkasnya.

Penulis : Kr03

Editor : Emas

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puluhan Ikan Mera Mati di Lubuk Larangan Tambangan Jae, Kades Imbau Aktivitas Dompeng Dihentikan
Konfirmasi Belum Ditanggapi, Dugaan PETI di Sipogu Masih Menunggu Klarifikasi
Dinas PUPR Madina dan Insan Pers Perkuat Sinergi Dorong Siabu Jadi Lumbung Pangan Tabagsel
SMA Negeri 1 Sinunukan Bersholawat, Tanamkan Keteladanan Rasulullah kepada Generasi Muda
Akun TikTok Ucok Botol Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Sipogu, APH Dipertanyakan
Pesta Pembangunan Gereja HKBP Aek Nauli Digelar, Semangat Gotong Royong Masyarakat Menguat
Pesta Pembangunan Gereja HKBP Aek Nauli Digelar, Pemkab Madina Dorong Semangat Kebersamaan
Camat Linggabayu Turun Tangan Bersihkan Batang Kayu yang Tutup Jalan Desa Sikumbu
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 15:12 WIB

Puluhan Ikan Mera Mati di Lubuk Larangan Tambangan Jae, Kades Imbau Aktivitas Dompeng Dihentikan

Rabu, 16 September 2026 - 13:47 WIB

Konfirmasi Belum Ditanggapi, Dugaan PETI di Sipogu Masih Menunggu Klarifikasi

Senin, 14 September 2026 - 20:06 WIB

Dinas PUPR Madina dan Insan Pers Perkuat Sinergi Dorong Siabu Jadi Lumbung Pangan Tabagsel

Minggu, 13 September 2026 - 23:47 WIB

SMA Negeri 1 Sinunukan Bersholawat, Tanamkan Keteladanan Rasulullah kepada Generasi Muda

Minggu, 13 September 2026 - 21:44 WIB

Akun TikTok Ucok Botol Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Sipogu, APH Dipertanyakan

Berita Terbaru