KompasReal.id, Mandailing Natal – Kondisi pekarangan Kantor Camat Siabu di Kabupaten Mandailing Natal menuai sorotan warga. Halaman kantor pemerintahan tersebut tampak dipenuhi semak belukar dan rumput liar yang tumbuh tinggi tanpa perawatan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, semak belukar terlihat cukup tinggi dan dinilai mengurangi kerapian serta kenyamanan lingkungan kantor pelayanan publik. Sejumlah warga juga mengungkapkan kekhawatiran terkait kebersihan dan potensi munculnya hewan liar di sekitar area kantor.
Salah seorang tokoh pemuda setempat menyayangkan kondisi tersebut. Ia menilai kantor pemerintahan seharusnya menjadi contoh dalam hal kebersihan dan kerapian lingkungan.
“Ini kantor pelayanan publik, seharusnya jadi contoh kebersihan dan kerapian. Kalau seperti ini, kesannya kurang diperhatikan,” ujarnya yang enggan disebutkan namanya.
Dari hasil konfirmasi wartawan Kompasreal, Camat Siabu, Sudrajad Putra Batubara, saat ini tengah menjalankan ibadah umroh dan untuk sementara waktu tidak berada di tempat.
“Maaf, saya sedang cuti umroh,” tulisnya melalui pesan singkat. Minggu 1 Maret 2026.
Ia juga mengarahkan wartawan untuk melakukan konfirmasi lebih lanjut kepada bendahara kecamatan. “Coba konfirmasi dulu ke bendahara, Siandi,” tulisnya sembari mengirimkan nomor kontak yang bersangkutan.
Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi kepada pihak kecamatan, termasuk bendahara, masih terus dilakukan guna memperoleh penjelasan resmi terkait kondisi tersebut serta langkah penanganan yang akan diambil.
Situasi ini memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai siapa yang bertanggung jawab atas pemeliharaan lingkungan kantor selama pimpinan sedang cuti. Dalam tata kelola pemerintahan, ketika seorang pimpinan menjalani cuti, tugas dan tanggung jawab harian umumnya dilimpahkan kepada Sekretaris Kecamatan atau pejabat yang ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt).
Sejumlah warga berharap pihak kecamatan segera mengambil langkah cepat untuk membersihkan area kantor demi menjaga kenyamanan dan citra pelayanan publik.
“Tidak perlu menunggu pimpinan kembali. Siapa pun yang diberi kewenangan sementara harus sigap,” tambah warga lainnya. KR11.
Penulis : Kr11
Editor : EMAS
Sumber Berita: KompasReal.id













