Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Redaksi

- Penulis

Sabtu, 21 Maret 2026 - 00:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Pukul 02.00 WIB, Jalan Lintas Timur Sumatera di ruas Jambi-Palembang tampak seperti lautan lampu rem yang berkedip-kedip. Ribuan kendaraan terjebak macet parah hingga puluhan kilometer, membuat perjalanan pulang kampung yang seharusnya ditempuh dalam 6 jam berubah menjadi pengalaman bertahan hidup selama lebih dari 15 jam. Wajah-wajah lelah terlihat dari balik kaca mobil, sementara anak-anak menangis kehausan di dalam kendaraan yang terpaksa dimatikan mesinnya untuk menghemat bahan bakar.

Budi Santoso (42), pemudik asal Pekanbaru yang menuju Palembang, bercerita bahwa ia terjebak dalam kemacetan sejak pukul 16.00 WIB sore hingga dini hari tanpa bisa bergerak signifikan. “Kami kehabisan makanan dan air minum. Anak saya yang berusia 5 tahun demam karena kepanasan di dalam mobil. Ini bukan mudik, ini ujian,” ujarnya dengan suara serak. Banyak pemudik lainnya terpaksa tidur di pinggir jalan atau di dalam mobil dengan kondisi yang tidak nyaman, sementara truk-truk besar mengandangkan diri di bahu jalan karena tidak kuat menanjak.

Di Jalintim Banyuasin-Muara Enim, pemandangan serupa terulang. Data Dinas Perhubungan Sumatera Selatan mencatat ada 22 titik jalan nasional yang rawan kemacetan selama masa mudik. Polda Sumsel bahkan harus mengandangkan 113 truk besar untuk mengurai kemacetan yang semakin parah. Jalur alternatif yang seharusnya menjadi solusi justru ikut padat karena volume kendaraan yang melonjak drastis, mencapai titik puncak pada H-3 Lebaran dengan antrean di beberapa titik mencapai 3-5 jam.

Kondisi di Tol Trans Sumatera tak kalah mencekam. Antrean kendaraan di Gerbang Tol Kalikangkung dan sepanjang koridor tol mengular hingga 10 kilometer pada puncak arus mudik 19 Maret 2026. Banyak pemudik yang terjebak dalam kondisi cuaca ekstrem, hujan deras disertai kabut tebal di daerah perbukitan, menambah risiko kecelakaan. Beberapa kendaraan mengalami mogok karena overheat, sementara bengkel darurat tidak bisa menjangkau karena jalan yang terlalu padat.

Baca Juga :  Teguh Santosa Kembali Dipercaya Nakhodai JMSI

Kisah pilu juga datang dari para pemudik yang menggunakan bus ekonomi. Selain harus bertarung dengan kemacetan, mereka juga menghadapi kondisi kendaraan yang tidak layak, kelelahan akibat perjalanan yang berkepanjangan, dan risiko kesehatan seperti “flu bus” yang menular di ruangan tertutup dengan ventilasi buruk. Di penyeberangan Merak-Bakauheni, antrean mengular panjang sejak dini hari, membuat pemudik harus menunggu berjam-jam hanya untuk bisa menyeberang ke Pulau Sumatera. Derita ini mengingatkan kembali bahwa tradisi mudik yang penuh makna, tetap menjadi ujian fisik dan mental bagi jutaan orang yang rindu bertemu keluarga di kampung halaman.

 

![Kemacetan panjang pemudik di Jalur Lintas Timur Sumatera](https://kimi-web-img.moonshot.cn/img/static.promediateknologi.id/17a984cf9a5b0ae73f9573fb3957644380f84151.jpg)

![Kemacetan malam hari di jalur lintas Sumatera](https://kimi-web-img.moonshot.cn/img/assetd.kompas.id/e41338dfa33fb5b27acdba42741d89a3623ef62b.jpeg)

![Antrean panjang kendaraan di gerbang tol](https://kimi-web-img.moonshot.cn/img/www.oto24.id/143e55a02acf37407975bdf97a1a2defbf6625ee.jpg)

Penulis : Kr03

Editor : EMAS

Sumber Berita: Ifakta.com

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sidang Isbat Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan Lebaran 2026 pada 19 Maret
Pemerintah Siapkan Skema Komprehensif Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026
PERTAMA KALI! TNI AL Kirim Pemudik Roda Dua Lintas Pulau Jakarta-Babel dengan KRI Semarang-594
Pangdam XXIV/MT Mayjen TNI Lucky Avianto Tinjau Langsung Pos Kotis Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 123/Rajawali di Papua Selatan  
252 SPPG DI SUMUT DI TUTUP, 6 SPPG DIANTARANYA DI TAPSEL DAN PADANGSIDIMPUAN
Kasad Hadiri Peringatan HUT ke-65 Kostrad di Cilodong
Prabowo Kumpulkan Para Mantas, Bahas Dampak Konflik Iran-AS bagi Kedaulatan Ekonomi dan Energi RI
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 00:08 WIB

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:22 WIB

Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan Lebaran 2026 pada 19 Maret

Selasa, 17 Maret 2026 - 03:16 WIB

Pemerintah Siapkan Skema Komprehensif Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026

Senin, 16 Maret 2026 - 12:14 WIB

PERTAMA KALI! TNI AL Kirim Pemudik Roda Dua Lintas Pulau Jakarta-Babel dengan KRI Semarang-594

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:26 WIB

Pangdam XXIV/MT Mayjen TNI Lucky Avianto Tinjau Langsung Pos Kotis Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 123/Rajawali di Papua Selatan  

Berita Terbaru

Nasional

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 00:08 WIB

Mimbar jumat

Menjaga “Lentera” Ramadhan: Dari Musim ke Gaya Hidup

Jumat, 20 Mar 2026 - 13:38 WIB