Pesan Bupati Madina Usai Pantau Aktivitas Gunung Sorikmarapi

KompasReal.id

- Editor

Minggu, 5 April 2026 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution memantau langsung aktivitas Gunung Sorikmarapi di pos pemantauan, Desa Sibanggor Tonga, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, pada Sabtu, 4 April 2026.

 

Pemantauan ini menyusul terjadinya gempa vulkanik dalam sampai ratusan kali dalam beberapa hari terakhir ini. Status Gunung Sorikmarapi pun telah dinaikkan ke tingkat Waspada. Saat pemantauan berlangsung, gunung api setinggi 2.145 meter dari permukaan laut (mdpl) itu pun masih beraktivitas.

 

Dengan penetapan status Siaga II itu, masyarakat telah diperingatkan untuk tidak beraktivitas di lereng gunung pada jarak 1,5 kilometer.

 

“Masyarakat diminta untuk tidak beraktivitas dengan jarak 1,5 Km dari gunung kemudian pendakian untuk sementara waktu ditutup,” kata Saipullah.

 

Meskipun aktivitas gunung terus berlangsung, bupati meminta masyarakat sekitar agar tidak panik. Sebab, BMKG dan kementrian ESDM tetap memantau situasi ini selama 24 jam.

 

“Jangan panik karena BMKG dan Kementerian ESDM akan memberikan informasi secara cepat dan berjenjang,” ungkap Saipullah.

 

Di sisi lain, Pemkab Madina juga terus berkoordinasi dengan PT Sorikmarapi Geothermal Power (SMGP). Untuk saat ini, tidak ada aktivitas pengeboran yang dilakukan perusahaan yang bergerak di bidang panas bumi itu.

 

“Tidak ada kegiatan pengeboran yang dilakukan oleh perusahaan, dan ini alam yang sedang beraktivitas,” sebut Bupati.

 

Saipullah juga menerangkan terkait munculnya hawa panas di Masjid Al-Muhajirin, Desa Parbangunan. Meskipun belum diketahui penyebab pastinya, dia mengutarakan BPBD sudah meminta Badan Geologi untuk turun mengecek langsung.

 

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun dari Pos Pengamatan Gunung Sorikmarapi, pada 2 April terjadi gempa vulkanik dalam sebanyak 115 kali, gempa terasa 4 kali, dan gempa tektonik jauh 11 kali.

Baca Juga :  Polres Madina Gelar Wisuda Purna Bakti dan Sertijab, Perkuat Soliditas Internal

 

Pada 3 April, gempa vulkanik dalam 56 kali, gempa terasa saru kali, tektonik jauh empat kali, dan gempa lokal lima kali. Sementara pada 4 April, gempa vulkanik dalam terhitung terjadi 20 kali hingga pagi hari.

Penulis : Kr03

Editor : EMAS

Sumber Berita: KompasReal.id

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puluhan Ikan Mera Mati di Lubuk Larangan Tambangan Jae, Kades Imbau Aktivitas Dompeng Dihentikan
Konfirmasi Belum Ditanggapi, Dugaan PETI di Sipogu Masih Menunggu Klarifikasi
Dinas PUPR Madina dan Insan Pers Perkuat Sinergi Dorong Siabu Jadi Lumbung Pangan Tabagsel
SMA Negeri 1 Sinunukan Bersholawat, Tanamkan Keteladanan Rasulullah kepada Generasi Muda
Akun TikTok Ucok Botol Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Sipogu, APH Dipertanyakan
Pesta Pembangunan Gereja HKBP Aek Nauli Digelar, Semangat Gotong Royong Masyarakat Menguat
Pesta Pembangunan Gereja HKBP Aek Nauli Digelar, Pemkab Madina Dorong Semangat Kebersamaan
Camat Linggabayu Turun Tangan Bersihkan Batang Kayu yang Tutup Jalan Desa Sikumbu
Berita ini 22 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 15:12 WIB

Puluhan Ikan Mera Mati di Lubuk Larangan Tambangan Jae, Kades Imbau Aktivitas Dompeng Dihentikan

Rabu, 16 September 2026 - 13:47 WIB

Konfirmasi Belum Ditanggapi, Dugaan PETI di Sipogu Masih Menunggu Klarifikasi

Senin, 14 September 2026 - 20:06 WIB

Dinas PUPR Madina dan Insan Pers Perkuat Sinergi Dorong Siabu Jadi Lumbung Pangan Tabagsel

Minggu, 13 September 2026 - 23:47 WIB

SMA Negeri 1 Sinunukan Bersholawat, Tanamkan Keteladanan Rasulullah kepada Generasi Muda

Minggu, 13 September 2026 - 21:44 WIB

Akun TikTok Ucok Botol Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Sipogu, APH Dipertanyakan

Berita Terbaru