Pemkab Madina Wacanakan Bangun Bendung untuk Selamatkan Ikan di Lubuk Larangan Tambangan Jae

KompasReal.id

- Editor

Senin, 21 September 2026 - 01:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Mandailing Natal – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) merencanakan pembangunan bendung untuk memastikan pasokan air terpenuhi di Lubuk Larangan Anak Yatim, Desa Tambangan Jae, Kecamatan Tambangan, demi menyelamatkan ikan-ikan yang ada.

Hal tersebut disampaikan Bupati H. Saipullah Nasution saat meninjau lubuk larangan tersebut sebagai respons atas matinya ratusan ikan sejak Rabu pekan lalu. Sampai hari ini, tak kurang dari 700 ekor ikan jurung mati yang salah satu penyebabnya ditengarai akibat berkurangnya debit air.

“Ke depan, Pemkab Madina berencana melakukan upaya penanganan jangka menengah dengan membuat bronjong atau bendung agar debit air di lokasi lubuk larangan lebih banyak dan ekosistem kembali normal,” kata Saipullah di Tambangan Jae pada Minggu, 20 September 2026.

Sebagai langkah lanjutan dari peninjauan ini, lanjut Bupati Saipullah, Dinas Perikanan akan mengambil sampel air dan ikan guna pengecekan lebih lanjut di laboratorium untuk mengetahui penyebab pasti matinya ratusan ikan di lokasi yang menjadi salah satu wisata itu.

Saipullah menerangkan, berdasarkan hasil pemantauan di lokasi, asumsi sementara penyebab kematian ratusan ikan itu ada beberapa faktor. Antara lain, debit air yang semakin kecil. “Kondisi sungai yang dangkal dikhawatirkan mengganggu kehidupan ikan dan pertumbuhan lumut yang tidak normal, lumut merupakan salah satu pakan alamiah ikan,” sebut dia.

Faktor berikutnya adalah beberapa saluran pembuangan limbah keluarga dan musala yang langsung mengalir ke sungai. “Faktor ini juga akan kami dalami,” ujar Saipullah.

Sebagai penanganan sementara, Dinas Perikanan telah mengambil langkah teknis berupa pemberian obat guna mencegah bertambahnya ikan yang mati.

Di sisi lain, bupati mengungkapkan kedatangannya ke lokasi sebagai respons atas berita yang disampaikan sejumlah pewarta kepada dirinya. Mendapatkan informasi itu, Saipullah langsung bertolak ke lokasi usai kembali dari dinas luar daerah.

Baca Juga :  Camat Siabu Hadiri Penyembelihan Kurban Korwasis Madina, PT SMM Salurkan Bantuan 1 Ekor Sapi

“Begitu dapat laporan dari wartawan, saya langsung ke sini bersama OPD, camat, kepala desa, dan tokoh masyarakat. Kami ingin mengetahui penyebab pasti kematian ikan-ikan ini,” tambah dia.

Mengingat pendapatan dari lubuk larangan ini diserahkan kepada anak yatim setempat, Bupati Saipullah memastikan Pemkab Madina melalui Dinas Sosial dan Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab akan memberikan bantuan apabila kondisi tersebut menyebabkan jumlah yang diterima anak yatim berkurang.

Bupati berharap penyebab kematian ratusan ikan jurung ini bisa segera diketahui agar pencegahan bisa dilakukan secepatnya. “Lubuk larangan ini adalah kekayaan budaya Mandailing di kawasan Tambangan yang telah menjadi tempat wisata. Kami harap kondisi ini bisa teratasi dan lubuk larangan bisa kembali normal,” tutup Saipullah. (r)

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lantunan Selawat Bergema di Sinonoan, Jamaah Membludak Hadiri Pengajian Bersama Ustaz Salman
Kapolsek Siabu Hadiri Sejuta Salawat Bersama Buya Salman, Personil Diterjunkan Amankan Jalur
Puluhan Ikan Mera Mati di Lubuk Larangan Tambangan Jae, Kades Imbau Aktivitas Dompeng Dihentikan
Konfirmasi Belum Ditanggapi, Dugaan PETI di Sipogu Masih Menunggu Klarifikasi
Dinas PUPR Madina dan Insan Pers Perkuat Sinergi Dorong Siabu Jadi Lumbung Pangan Tabagsel
SMA Negeri 1 Sinunukan Bersholawat, Tanamkan Keteladanan Rasulullah kepada Generasi Muda
Akun TikTok Ucok Botol Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Sipogu, APH Dipertanyakan
Pesta Pembangunan Gereja HKBP Aek Nauli Digelar, Semangat Gotong Royong Masyarakat Menguat
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 01:09 WIB

Pemkab Madina Wacanakan Bangun Bendung untuk Selamatkan Ikan di Lubuk Larangan Tambangan Jae

Sabtu, 19 September 2026 - 12:53 WIB

Lantunan Selawat Bergema di Sinonoan, Jamaah Membludak Hadiri Pengajian Bersama Ustaz Salman

Sabtu, 19 September 2026 - 12:46 WIB

Kapolsek Siabu Hadiri Sejuta Salawat Bersama Buya Salman, Personil Diterjunkan Amankan Jalur

Jumat, 18 September 2026 - 15:12 WIB

Puluhan Ikan Mera Mati di Lubuk Larangan Tambangan Jae, Kades Imbau Aktivitas Dompeng Dihentikan

Rabu, 16 September 2026 - 13:47 WIB

Konfirmasi Belum Ditanggapi, Dugaan PETI di Sipogu Masih Menunggu Klarifikasi

Berita Terbaru