Bendera Merah Putih Berkibar Dua Hari Usai Upacara Harkitnas Padangsidimpuan, Pelanggaran Etika atau Kelalaian?

Redaksi

- Editor

Kamis, 22 Mei 2025 - 21:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Bendera Merah Putih masih berkibar di Kota Padangsidimpuan dua hari setelah Upacara Hari Kebangkitan Nasional.

i

Keterangan Foto: Bendera Merah Putih masih berkibar di Kota Padangsidimpuan dua hari setelah Upacara Hari Kebangkitan Nasional.

Padangsidimpuan, KompasReal.com – Sorotan publik tertuju pada bendera Merah Putih yang masih berkibar di Stadion HM Nurdin Kota Padangsidimpuan hingga Kamis (22/5/2025), dua hari setelah Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-117. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan, apakah ini merupakan pelanggaran etika atau sekadar kelalaian? Apalagi, hujan deras mengguyur kota sejak semalam, membuat bendera kebangsaan tersebut terpapar cuaca buruk.

Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan secara jelas mengatur waktu pengibaran bendera hingga pukul 18.00 WIB, kecuali dalam kondisi tertentu yang mengharuskan pengibaran selama 24 jam. Praktik umum dan etika bernegara juga menekankan pentingnya penurunan bendera segera setelah upacara resmi selesai.

“Biasanya bendera diturunkan segera setelah upacara selesai,” ujar Andi, seorang warga Padangsidimpuan yang bertempat tinggal di dekat lokasi upacara di Stadion HM. Nurdin.

Pernyataan senada disampaikan oleh Erijon Damanik, seorang pengamat kebijakan Pemerintah. Ia menilai kejadian ini sebagai pelanggaran etika dan tata krama dalam penghormatan terhadap simbol negara.

Sambungnya, kejadian ini menjadi momentum refleksi bagi Pemko Padangsidimpuan dan seluruh pihak terkait untuk lebih memperhatikan tata cara penghormatan terhadap simbol negara.

Ketegasan dan transparansi dalam memberikan penjelasan kepada publik juga sangat diperlukan untuk menghindari kesalahpahaman dan menjaga citra positif pemerintahan.

Kadis Kominfo Kota Padangsidimpuan Nurcahyo B Susetyo saat diminta tanggapannya lewat pesan whatsapp mengatakan kemungkinan pihak panitia lupa menurunkan benderanya.

” Saya baru tau bang, kalo memang sampai dua hr mungkin mereka lupa menurunkan bendera itu” ujar Kadis Kominfo menanggapi.

Ketidakjelasan ini semakin menambah pertanyaan publik mengenai penyebab bendera tetap berkibar selama dua hari pasca-upacara. Apakah ada kendala teknis, atau memang merupakan bentuk kelalaian dari pihak yang bertanggung jawab?

Baca Juga :  Eks Kajati Sumut Diperiksa KPK: Kasus Korupsi Jalan PUPR Sumut Menggeliat

Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-117 di Padangsidimpuan sendiri berlangsung khidmat pada Selasa (20/5/2025). Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pejabat pemerintahan, tokoh masyarakat, dan elemen masyarakat lainnya.

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Suku Bunga KPR Hanya 2,65%! APLN & BTN Gebrak Bandung Lewat Future Fest 2026
SUPERGIRL Hadir di Grand Galaxy Park Mall, Petualangan Siap Dimulai
Vendor CRM No.1 Indonesia Versi Pelanggan: Barantum Raih 4,9/5 di Google
Ray Rangkuti Soroti Pengakuan Demonstran Bayaran dan Eks Ketua BEM UBK, Sebut Demokrasi Terancam Rusak
Pabrik Komponen Otomotif Jepang Terancam Relokasi ke Vietnam, Ribuan Pekerja Berpotensi Terdampak
KPK Periksa Saksi Kunci, Usut Tuntas Dugaan Korupsi Kuota Haji
BRI Jatinegara Meriahkan CFD Lewat Booth Rekening dan Kartu Debit FC Barcelona
TINGKATKAN KUALITAS PERKERASAN JALAN, PT JASAMARGA TOLLROAD MAINTENANCE LAKSANAKAN PEKERJAAN PEMELIHARAAN DI RUAS TOL SEMARANG
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 04:14 WIB

Suku Bunga KPR Hanya 2,65%! APLN & BTN Gebrak Bandung Lewat Future Fest 2026

Jumat, 26 Juni 2026 - 03:57 WIB

SUPERGIRL Hadir di Grand Galaxy Park Mall, Petualangan Siap Dimulai

Jumat, 26 Juni 2026 - 03:32 WIB

Vendor CRM No.1 Indonesia Versi Pelanggan: Barantum Raih 4,9/5 di Google

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:25 WIB

Ray Rangkuti Soroti Pengakuan Demonstran Bayaran dan Eks Ketua BEM UBK, Sebut Demokrasi Terancam Rusak

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:52 WIB

Pabrik Komponen Otomotif Jepang Terancam Relokasi ke Vietnam, Ribuan Pekerja Berpotensi Terdampak

Berita Terbaru

Mandailing natal

Pemkab Madina Rayakan Assyura dengan Pengajian dan Penyantunan Anak Yatim

Kamis, 25 Jun 2026 - 21:27 WIB