40 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak “Guncang” Padangsidimpuan, Satgas Gabungan Dikerahkan

Redaksi

- Penulis

Kamis, 5 Juni 2025 - 11:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto:  Wakil Wali Kota dan Kapolres Padangsidimpuan dalam rapat koordinasi pembentukan Satgas Perlindungan Anak.

i

Keterangan Foto: Wakil Wali Kota dan Kapolres Padangsidimpuan dalam rapat koordinasi pembentukan Satgas Perlindungan Anak.

Padangsidimpuan, KompasReal.com – Pemerintah Kota Padangsidimpuan dan Polres Padangsidimpuan membentuk Satgas Perlindungan Anak. Langkah ini merespon tingginya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak. Rapat koordinasi lintas sektoral digelar Rabu, 4 Juni 2025, di Aula Baplitbangda.

Data dari Polres dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak menunjukkan 40 kasus kekerasan pada 2024. Wakil Wali Kota Padangsidimpuan, H. Harry Pahlevi Harahap, mengatakan Satgas akan memperkuat layanan terpadu.

“Satgas ini akan memperkuat sistem layanan terpadu melalui pusat layanan terpadu,” ujar H. Harry Pahlevi Harahap. Layanan meliputi pendampingan hukum, psikologis, dan rehabilitasi.

Satgas juga akan fokus pada edukasi di sekolah dasar dan menengah. Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Dr. Wira Prayatna, memaparkan empat strategi: sistem pelaporan digital, pengembangan SDM, pemeliharaan kamtibmas, dan penegakan hukum yang tegas dan humanis.

Sistem pelaporan digital akan mempermudah akses pelaporan. Program lain meliputi edukasi masyarakat lewat kampanye digital, aktivasi Rabu Curhat, pembentukan tim trauma healing, dan pelatihan masyarakat.

Kapolres menekankan penegakan hukum akan dilakukan secara tegas, cepat, dan transparan. Kolaborasi antara pemerintah dan kepolisian diharapkan mampu menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Baca Juga :  Prestasi Membanggakan, 62 Atlet dan Pelatih Padangsidimpuan Dapat Tali Asih
Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sorotan Tajam Mantan Penyidik KPK: Penahanan Rumah Tersangka Korupsi dinilai Janggal
Operator dan Mekanik Jadi Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel–Madina, Pemilik Masih Diburu
Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Jakarta, Kasus Viral dan Tuai Kecaman Publik
Jaksa Penuntut Umum Minta Maaf di Gedung DPR Terkait Kasus Fandi Ramadhan
Kejagung Geledah Kantor Ombudsman RI Terkait Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Minyak Goreng
Kebebasan Fandi: Simbol Kemenangan Keadilan dan Kepedulian Tokoh Besar”
Waspadai Penipuan Online Berkedok Investasi, Jangan Jadi Korban!
Bule Asing di Bali Viral,
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Maret 2026 - 11:56 WIB

Sorotan Tajam Mantan Penyidik KPK: Penahanan Rumah Tersangka Korupsi dinilai Janggal

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:48 WIB

Operator dan Mekanik Jadi Tersangka Kasus Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel–Madina, Pemilik Masih Diburu

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:40 WIB

Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Jakarta, Kasus Viral dan Tuai Kecaman Publik

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:02 WIB

Jaksa Penuntut Umum Minta Maaf di Gedung DPR Terkait Kasus Fandi Ramadhan

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:58 WIB

Kejagung Geledah Kantor Ombudsman RI Terkait Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Minyak Goreng

Berita Terbaru