Aliansi Wartawan Pemantau Polisi dan Jaksa Pantau Ketat Pemeriksaan BPK atas Proyek Dek Rusak di Padangsidimpuan

Redaksi

- Editor

Selasa, 22 Juli 2025 - 19:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto : Erijon Damanik dari Aliansi Wartawan Pemantau Polisi dan Jaksa (bertopi merah) memantau tim BPK saat melakukan pemeriksaan proyek Dek Kelurahan Kantin yang mengalami kerusakan parah.

i

Keterangan Foto : Erijon Damanik dari Aliansi Wartawan Pemantau Polisi dan Jaksa (bertopi merah) memantau tim BPK saat melakukan pemeriksaan proyek Dek Kelurahan Kantin yang mengalami kerusakan parah.

Padangsidimpuan, KompasReal. com — Aliansi Wartawan Pemantau Polisi dan Jaksa (AWP2J) secara aktif memantau proses pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia terhadap proyek pembangunan Dek/Taman Kelurahan Kantin Pemko Padangsidimpuan yang saat ini mengalami kerusakan parah. Pemeriksaan lapangan berlangsung, Senin (22/07/2025).

Pemeriksaan tersebut bertujuan untuk menghitung potensi kerugian negara dari proyek senilai Rp 2,3 miliar yang dikerjakan pada tahun 2022. Proyek ini terletak di bawah jembatan Kantin (Siborang) Sungai Batang Ayumi, Kelurahan Kantin, Kecamatan Padangsidimpuan Utara.

Tim pemeriksa BPK RI turun langsung ke lokasi dan didampingi oleh Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Padangsidimpuan, Imbalo Siregar, Kepala Inspektorat Sulaiman Lubis, serta aparat penegak hukum. Mereka melakukan pemeriksaan bukti-bukti, mengecek progres fisik proyek, dan menelaah laporan keuangan terkait pelaksanaan pembangunan tersebut.

Proyek Dek Kelurahan Kantin Kota Padangsidimpuan

Aliansi Wartawan Pemantau Polisi dan Jaksa hadir langsung untuk memonitor proses pemeriksaan guna memastikan transparansi dan akuntabilitas berjalan sesuai prosedur.

“Kami sudah sejak lama memantau dugaan kasus terkait proyek tersebut. Saat mendapat informasi bahwa BPK bersama pihak kepolisian sedang melakukan pemeriksaan, kami langsung turun ke lapangan untuk mengawasi sejauh mana pemeriksaan terhadap penggunaan dana dan apa saja temuan yang ada,” ujar Sekretaris Jenderal AWP2J, Erijon Damanik, kepada awak media usai dari lokasi proyek.

Erijon menambahkan, proyek ini selain berpotensi menimbulkan kerugian negara, juga diduga melanggar aturan terkait Daerah Aliran Sungai (DAS) karena terjadi penyempitan aliran sungai.

“Kami juga meminta agar pihak kepolisian memanggil konsultan perencanaan proyek tersebut agar kronologi awal pembangunan dapat diketahui secara jelas,” tambah Erijon Damanik.

BPK RI melakukan Pemeriksaan Proyek Pembangunan DeK Kelurahan Kantin Padangsidimpuan

Proyek yang menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2022 ini dikerjakan oleh CV Karya Indah Sumatera dengan pagu anggaran sebesar Rp 2.377.786.797. Perusahaan kontraktor ini dipimpin oleh AL sebagai Direktur yang berdomisili di Medan, dengan AS sebagai Komanditer dan FP sebagai Wakil Direktur, yang masing-masing berdomisili di Medan dan Binjai

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Terakhir BRI KKB Expo, BRI Finance Ajak Masyarakat Lampung Manfaatkan Promo Pembiayaan Kendaraan
Mengapa IDBW 2026 di JICC Jadi Investasi Bisnis Paling Strategis Tahun Ini
Cara Menghitung Kemampuan Membayar Cicilan
Harga Emas Berpeluang Lanjut Menguat, Dupoin Futures Bidik Resistance 4.165
Dokter Muda Ditemukan Meninggal Dunia di Samping RSUD Tengku Rafian Siak, Polisi Selidiki Penyebabnya
Pasar Kripto Masih Stagnan, Data Bittime Ungkap Minat Investor terhadap Tokenisasi Saham AI Terus Meningkat
ZTE dan MoraRepublic Tandatangani Nota Kesepahaman Strategis untuk Memperluas Layanan FWA dan FTTH di Indonesia
Tahukah Kamu? Hati Bekerja Tanpa Henti Menjaga Tubuh, Tapi Saat Bermasalah, Gejalanya Sering Tidak Disadari
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 02:20 WIB

Hari Terakhir BRI KKB Expo, BRI Finance Ajak Masyarakat Lampung Manfaatkan Promo Pembiayaan Kendaraan

Jumat, 17 Juli 2026 - 02:02 WIB

Mengapa IDBW 2026 di JICC Jadi Investasi Bisnis Paling Strategis Tahun Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 01:47 WIB

Cara Menghitung Kemampuan Membayar Cicilan

Kamis, 16 Juli 2026 - 00:20 WIB

Harga Emas Berpeluang Lanjut Menguat, Dupoin Futures Bidik Resistance 4.165

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:57 WIB

Dokter Muda Ditemukan Meninggal Dunia di Samping RSUD Tengku Rafian Siak, Polisi Selidiki Penyebabnya

Berita Terbaru