Ketua Presidium Kornas: “Edy Rahmayadi Layak Diangkat Presiden Jadi Menhan”

Redaksi

- Penulis

Selasa, 9 September 2025 - 22:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com, Medan – Dalam rangka perombakan Kabinet Merah Putih jilid dua yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto, menandai langkah strategis dalam penguatan sektor pertahanan dan keamanan nasional.

Kebijakan tersebut dinilai merupakan langkah tepat, namun untuk jabatan Menteri Pertahanan RI yang sebelumnya dijabat Sjafrie Samsudin, Presiden diharap menunjuk mantan Pangkostrad Edy Rahmayadi sebagai penggantinya.

Hal itu disampaikan Ketua Presidium Kongres Rakyat Nasional (Kornas), Sutrisno Pangaribuan dikutip dari berbagai media terpercaya, Selasa (9/9/2025).

Dalam berbagai pemberitaan, Sutrisno mengatakan, jabatan yang ditinggalkan oleh Budi Gunawan tersebut sangat tepat jika diserahkan kepada Sjafrie Samsudin yang kini menjabat Menteri Pertahanan. Sebab, Sjafrie memiliki latar belakang sebagai perwira pasukan elit di militer.

“Sebagai penggantinya di posisi Menteri Pertahanan saya kira nama Letjend TNI (Purn) Edy Rahmayadi merupakan sosok yang tepat,” kata Sutrisno, Selasa, 9 September 2025.

Menurut Sutrisno, Edy Rahmayadi yang juga memiliki latar belakang sebagai Pangkostrad sangat tepat untuk menjabat Menteri Pertahanan.

“Pengalaman Edy Rahmayadi sebagai Pangkostrad ke- 38 sangat tepat membantu Presiden Prabowo yang merupakan Pangkostrad ke- 22,” ujarnya.

Selain memiliki kecakapan di bidang pertahanan, Edy Rahmayadi juga memiliki kecakapan di bidang sipil sebab yang bersangkutan juga memiliki pengalaman sebagai Gubernur Sumatera Utara.

Edy Rahmayadi mampu menjaga dan mengendalikan Provinsi Sumut saat menghadapi Pandemi Covid-19. Edy Rahmayadi mampu membangun komunikasi politik dengan 100 orang pimpinan dan anggota DPRD Sumut selama 5 tahun.

“Maka Edy Rahmayadi pasti mampu melakukan komunikasi politik dengan DPR RI,” sebutnya.

Pada sisi lain, Presiden Prabowo butuh pembantu yang loyal, yang hanya mengabdi kepada Presiden Prabowo dalam mewujudkan asta cita Presiden Prabowo. Presiden membutuhkan pembantu yang loyal, dan tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi.

Baca Juga :  Sidang Gugatan Ijazah SMA, Wapres Gibran Tak Lagi Diwakili Jaksa Pengacara Negara

“Edy Rahmayadi adalah sosok prajurit yang patuh dan hormat pada senior. Maka sebagai sesama prajurit, sebagai sesama mantan Pangkostrad, maka Edy Rahmayadi sangat tepat diangkat jadi Menhan,” pungkasnya. (KR)

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Progres Jembatan Bailey Kodam IM Capai 53,4 Persen, 39 Unit Sudah Bermanfaat Bagi Masyarakat Aceh
Bersama Meriahkan Paskah, Satgas Yonif 123/Rajawali Gelar Lomba Tarik Tambang di Mappi
Prabowo Tegaskan Program MBG Tetap Berjalan di Tengah Efisiensi Anggaran
Arus Balik Lebaran 2026 Mulai Meningkat, Puncak Diprediksi Akhir Maret
Brigjen Pol. Jermias Rontini Resmi Jabat Kapolda Papua Tengah, Putra Asli Papua yang Pecahkan Rekor
Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026
Sidang Isbat Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan Lebaran 2026 pada 19 Maret
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 13:25 WIB

Bersama Meriahkan Paskah, Satgas Yonif 123/Rajawali Gelar Lomba Tarik Tambang di Mappi

Senin, 23 Maret 2026 - 10:38 WIB

Prabowo Tegaskan Program MBG Tetap Berjalan di Tengah Efisiensi Anggaran

Senin, 23 Maret 2026 - 10:32 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 Mulai Meningkat, Puncak Diprediksi Akhir Maret

Sabtu, 21 Maret 2026 - 11:09 WIB

Brigjen Pol. Jermias Rontini Resmi Jabat Kapolda Papua Tengah, Putra Asli Papua yang Pecahkan Rekor

Sabtu, 21 Maret 2026 - 00:08 WIB

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Berita Terbaru