Banjir dan Longsor Masih Berdampak Signifikan di Tapteng–Sibolga, Sejumlah Wilayah Terisolasi

Redaksi

- Penulis

Senin, 5 Januari 2026 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com, Banjir dan tanah longsor hingga kini masih memberikan dampak signifikan di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Kota Sibolga, Sumatera Utara. Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan luapan sungai, longsoran tebing, serta kerusakan infrastruktur di sejumlah titik permukiman warga.

Di Tapanuli Tengah, longsor dilaporkan menutup akses jalan penghubung antarkecamatan, sehingga menyulitkan mobilitas warga dan distribusi bantuan logistik. Beberapa desa di wilayah perbukitan masih terisolasi akibat badan jalan tertimbun material tanah dan bebatuan, sementara upaya pembersihan terus dilakukan secara bertahap.

Sementara itu di Kota Sibolga, banjir masih menggenangi sejumlah kawasan padat penduduk, terutama yang berada di bantaran sungai dan daerah dataran rendah. Air yang belum sepenuhnya surut menyebabkan aktivitas warga terganggu dan memaksa sebagian keluarga bertahan di lokasi pengungsian sementara.

Tim gabungan dari BPBD, Basarnas, TNI, Polri, dan relawan terus melakukan evakuasi, pendataan korban terdampak, serta pencarian di lokasi-lokasi rawan longsor. Pemerintah daerah juga telah mendirikan posko tanggap darurat untuk memastikan pelayanan kesehatan dan kebutuhan dasar warga terdampak tetap terpenuhi.

Selain merusak rumah warga, banjir dan longsor juga berdampak pada fasilitas umum seperti jaringan listrik, air bersih, dan komunikasi. Di beberapa titik, aliran listrik sempat terputus dan baru mulai dipulihkan secara bertahap, seiring membaiknya kondisi cuaca dan akses menuju lokasi terdampak.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat curah hujan masih tinggi di wilayah pantai barat Sumatera Utara. Warga yang tinggal di daerah rawan longsor dan bantaran sungai diminta mengikuti arahan petugas serta segera mengungsi apabila kondisi dinilai membahayakan.KR03

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MACAN ASIA INDONESIA KOTA PADANGSIDIMPUAN MONITORING PERKEMBANGAN PROGRAM MBG DI LEMBAGA PENDIDIKAN KEMENAG KOTA PADANGSIDIMPUAN
Kejati Jambi Periksa Sekretariat DPRD Merangin Terkait Dugaan Korupsi Anggaran
Rekaman VCS Tak Senonoh Beredar, Diduga Mirip Tokoh Publik di Padang Lawas
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin usaha Perumda BPR Bank Cirebon
Kapolres Batang Sidak Pos Pelayanan SIM, Tegaskan Larangan Pungli dan Penguatan Integritas
Mimbar Jumat Masjid Jami’ Ahlussunnah Wal Jamaah Bincar, Padangsidimpuan Jumat, 6 Februari 2026
Dari Cik Cik Bum Bum ke Jalan Alus: Kisah Fadia Arafiq Membuktikan Diri di Kursi Bupati
Gempa Hari Ini Guncang Binjai Sumut, Cek Kekuatan Magnitudonya! 
Berita ini 2 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 20:38 WIB

MACAN ASIA INDONESIA KOTA PADANGSIDIMPUAN MONITORING PERKEMBANGAN PROGRAM MBG DI LEMBAGA PENDIDIKAN KEMENAG KOTA PADANGSIDIMPUAN

Minggu, 15 Februari 2026 - 06:10 WIB

Kejati Jambi Periksa Sekretariat DPRD Merangin Terkait Dugaan Korupsi Anggaran

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:33 WIB

Rekaman VCS Tak Senonoh Beredar, Diduga Mirip Tokoh Publik di Padang Lawas

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:07 WIB

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin usaha Perumda BPR Bank Cirebon

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:16 WIB

Kapolres Batang Sidak Pos Pelayanan SIM, Tegaskan Larangan Pungli dan Penguatan Integritas

Berita Terbaru

Nasional

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 00:08 WIB

Mimbar jumat

Menjaga “Lentera” Ramadhan: Dari Musim ke Gaya Hidup

Jumat, 20 Mar 2026 - 13:38 WIB