Dewi Sukarno Telah Restui Teuku Rezasyah

KompasReal.id

- Penulis

Minggu, 12 Oktober 2025 - 01:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com, Pyongyang — Pemikiran Juche yang dikembangkan pendiri Republik Rakyat Demokratik Korea, Kim Il Sung, memiliki kesamaan dengan ajaran Tri Sakti Bung Karno.

Demikian disampaikan pendiri dan pemimpin Yayasan Earth Aid Society, Ratna Sari Dewi Sukarno dalam perbincangan dengan Ketua Perhimpunan Persahabatan Indonesia-RRD Korea, Teguh Santosa, dan Direktur Juche Study Group Indonesia, Teuku Rezasyah, di Hotel Koryo, Pyongyang, Jumat (10/10/2025).

Dewi Sukarno, Teguh Santosa, dan Teuku Rezasyah berada di Pyongyang dalam rangka menghadiri peringatan ulang tahun ke-80 Partai Pekerja Korea.

“Tri Sakti seperti Juche mengajarkan kemandirian bangsa,” ujar Dewi Sukarno yang adalah istri presiden pertama Indonesia, Sukarno.

Juche yang dikembangkan Kim Il Sung mengajarkan bahwa manusia adalah faktor utama yang menentukan perjalanan suatu bangsa. Karena itu sejak merdeka dari penjajahan Jepang, menghadapi berbagai tekanan dari lawan-lawannya, pemerintah Korea Utara memberikan perhatian khusus pada pembangunan bangsa yang berkarakter.

“Manusia adalah tuan bagi masa depannya” menjadi kredo penting dalam ajaran Juche.

Sementara Tri Sakti yang diajarkan Bung Karno berisi tiga inti utama yakni berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan.

Kedua pemimpin ini, Presiden Sukarno dan Presiden Kim Il Sung, saling menginspirasi satu sama lain. Demikian dikatakan Dewi Sukarno dan diamini Teguh Santosa.

Dalam kesempatan itu, Teguh Santosa memperkenalkan Teuku Rezasyah sebagai Direktur Juche Study Group Indonesia kepada Dewi Sukarno.

Teuku Rezasyah diangkat Teguh Santosa sebagai Direktur Juche Study Group tahun lalu. Pelantikannya dilakukan di Mansudae, di bawah patung Kim Il Sung dan Kim Jong Il. Hadir dalam pelantikan itu Wakil Dirjen Institut Internasional Ide Juche (IIJI) Matteo Carbonelli dari Italia dan Sekretaris Komite Asia Pasifik untuk Persahabatan dan Solidaritas dengan Rakyat Korea (APRCFSKP) Javed Ansari dari Pakistan.

Baca Juga :  Pidato Prabowo di PBB Disebut Setara dengan Bung Karno: Sebuah Kesan yang Kuat*

Kepada Teuku Rezasyah, Dewi Sukarno memberikan restu agar pikiran-pikiran pendiri kedua bangsa terus disosialisasikan dan diwariskan kepada generasi muda.

Teuku Rezasyah melaporkan bahwa dirinya baru saja menghadiri Konferensi Internasional Juche yang diselenggarakan tanggal 8 dan 9 Oktober.

Dosen hubungan internasional di Universitas Padjadjaran dan President University ini menjadi salah seorang peserta aktif dalam konferensi yang dihadiri lebih dari 100 peserta dari 25 negara itu. Konferensi Internasional Juche diselenggarakan Korea Association for Social Scientists (KASS).

Pada Kamis malam, 9 Oktober 2025, semua peserta Konferensi Internasional Juche menghadiri perayaan HUT ke-80 Partai Pekerja Korea di Stadion May Day Pyongyang bersama Presiden Korea Utara Kim Jong Un. [r]

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Bungkam Menjadi Penyesalan: Kisah Pernikahan Putra Pemimpin Tertinggi Iran yang Menggugat Logika Duniawi” —
Kedubes Iran di China: Kami Tak Butuh Sumbangan Uang, Tapi Solidaritas Internasional 
Video Joget di Monumen Perang AS Viral, Picu Kecaman Publik
Integrasi Kurikulum Al-Qur’an ke Sekolah Negeri: Strategi Senegal Memodernisasi
Tren “Tight Men” di Jepang: Kekhawatiran Baru atas Keamanan Publik
Trump Tertekan, Iran Unggul di Perang Politik
Mehdi Taremi Siap Tinggalkan Olympiacos, Kembali ke Iran Demi Membela Negara
Inggris Izinkan AS Gunakan Pangkalan Militer untuk Serangan Terhadap Rudal Iran
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:27 WIB

Dari Bungkam Menjadi Penyesalan: Kisah Pernikahan Putra Pemimpin Tertinggi Iran yang Menggugat Logika Duniawi” —

Senin, 9 Maret 2026 - 00:52 WIB

Kedubes Iran di China: Kami Tak Butuh Sumbangan Uang, Tapi Solidaritas Internasional 

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:25 WIB

Video Joget di Monumen Perang AS Viral, Picu Kecaman Publik

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:29 WIB

Integrasi Kurikulum Al-Qur’an ke Sekolah Negeri: Strategi Senegal Memodernisasi

Selasa, 3 Maret 2026 - 22:00 WIB

Tren “Tight Men” di Jepang: Kekhawatiran Baru atas Keamanan Publik

Berita Terbaru

Nasional

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 00:08 WIB

Mimbar jumat

Menjaga “Lentera” Ramadhan: Dari Musim ke Gaya Hidup

Jumat, 20 Mar 2026 - 13:38 WIB