DPR RI Soroti Tambang Emas Ilegal di Sumbar, Mulyadi Minta TNI Bertindak Tegas

Redaksi

- Editor

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Padang, Anggota Komisi I DPR RI, Mulyadi, menyoroti maraknya aktivitas tambang emas ilegal di Sumatera Barat yang diduga mendapat dukungan dari pihak tertentu. Ia meminta aparat, khususnya TNI, mengambil langkah tegas untuk menertibkan aktivitas tambang tanpa izin yang dinilai semakin merusak lingkungan dan membahayakan masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Mulyadi dalam rapat kerja Komisi I DPR RI bersama Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Agus Subiyanto, Selasa (19/5/2026).

Dalam rapat tersebut, Mulyadi menegaskan bahwa praktik tambang emas ilegal di Sumatera Barat telah berlangsung selama bertahun-tahun dengan menggunakan ratusan alat berat jenis ekskavator. Aktivitas itu bahkan dilakukan secara terang-terangan dengan dalih kepentingan masyarakat.

“Tambang ilegal ini sudah sangat masif. Beroperasi bertahun-tahun dengan alat berat, namun seolah tidak tersentuh,” ujar Mulyadi.

Ia juga mempertanyakan lemahnya pengawasan aparat di daerah terhadap aktivitas pertambangan ilegal yang berlangsung secara terbuka. Menurutnya, kondisi tersebut sulit dipercaya jika tidak diketahui oleh pihak terkait.

Mulyadi menilai dampak tambang ilegal sangat luas, mulai dari kerusakan hutan, pencemaran sungai, hingga memakan korban jiwa. Ia menyinggung kasus meninggalnya sembilan warga akibat aktivitas tambang ilegal di Kabupaten Sijunjung beberapa waktu lalu.

Berdasarkan data dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia, terdapat sedikitnya 116 titik tambang emas ilegal di Kabupaten Sijunjung. Bahkan, beberapa titik lokasi tambang disebut berada hanya puluhan meter dari kantor Bupati Sijunjung.

Mulyadi meminta pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta TNI untuk bersinergi dalam memberantas aktivitas pertambangan ilegal demi mencegah kerusakan lingkungan yang lebih parah dan melindungi keselamatan masyarakat.

Edriadi Lubis

Penulis : Edriadi lubis

Editor : Emas

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Idul Adha di Sumbar, Sapi Kurban Raksasa hingga Tradisi Makan Basamo Jadi Sorotan
LSM P2NAPAS Desak PLN Transparan Usai Pemadaman Massal di Sumatera: Pelayanan Publik Dinilai Gagal Jaga Keandalan Sistem
DPR RI Soroti Tambang Emas Ilegal di Sumbar, Mulyadi Minta TNI Bertindak Tegas
Balita 2 Tahun di Padang Diduga Disiksa Ayah Kandung, Tubuh Korban Penuh Luka
Mobil Rombongan Wagub Sumbar Vasco Ruseimy Dikabarkan Alami Kecelakaan di Jalur Solok Selatan
Sembilan Penambang Tewas, LSM P2NAPAS Minta Aparat Usut Aktor di Balik PETI Sijunjung
LSM P2NAPAS Surati Kejati Sumbar, Pertanyakan Berkas P21A PETI Pasaman Barat
Kecelakaan Beruntun di Padang Besi Tewaskan Empat Orang
Berita ini 11 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:30 WIB

Idul Adha di Sumbar, Sapi Kurban Raksasa hingga Tradisi Makan Basamo Jadi Sorotan

Senin, 25 Mei 2026 - 12:44 WIB

LSM P2NAPAS Desak PLN Transparan Usai Pemadaman Massal di Sumatera: Pelayanan Publik Dinilai Gagal Jaga Keandalan Sistem

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:50 WIB

DPR RI Soroti Tambang Emas Ilegal di Sumbar, Mulyadi Minta TNI Bertindak Tegas

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:18 WIB

DPR RI Soroti Tambang Emas Ilegal di Sumbar, Mulyadi Minta TNI Bertindak Tegas

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:05 WIB

Balita 2 Tahun di Padang Diduga Disiksa Ayah Kandung, Tubuh Korban Penuh Luka

Berita Terbaru