Satpol PP Mengaku Sudah Beri Peringatan, Kafe Remang-Remang Panti–Duo Koto Masih Buka

Redaksi

- Editor

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

i

Ilustrasi

KompasReal.id, Pasaman | Kompasreal.com – Keberadaan sejumlah kafe dan warung remang-remang di perbatasan Panti–Duo Koto, Kabupaten Pasaman, kembali menjadi sorotan publik. Meski telah menuai keluhan masyarakat, aktivitas tempat tersebut disebut masih beroperasi bahkan di bulan suci Ramadan.

 

Ketua DPRD Kabupaten Pasaman, Nelfri Asfandi S.Pt, mengecam keras keberadaan warung remang-remang tersebut dan meminta aparat pemerintah setempat tidak menutup mata terhadap praktik yang dinilai meresahkan masyarakat.

 

“Kita mengecam keras aktivitas sejumlah warung remang-remang di perbatasan Panti–Duo Koto yang masih beroperasi saat bulan Ramadan. Camat setempat dan OPD terkait tidak boleh membiarkan aktivitas yang jelas meresahkan masyarakat,” tegas Nelfri.

 

Ia juga menegaskan bahwa DPRD akan segera memanggil pihak terkait guna meminta penjelasan serta memastikan adanya langkah konkret dari pemerintah daerah.

 

“Dalam waktu dekat kita akan panggil camat dan OPD terkait untuk menindaklanjuti persoalan ini,” tambahnya.

 

Sementara itu, ketika dikonfirmasi awak media mengenai persoalan tersebut, Bupati Pasaman menyampaikan bahwa dirinya telah menginformasikan hal itu kepada OPD terkait.

 

“Sudah saya informasikan kepada OPD terkait, silakan dikonfirmasi kepada OPD,” ujar Bupati singkat.

 

Di sisi lain, Kasatpol PP Kabupaten Pasaman, Yusrizal, saat dikonfirmasi awak media menyatakan pihaknya telah beberapa kali memberikan peringatan kepada pemilik usaha tersebut.

 

“Kalau dijelaskan lewat WhatsApp panjang juga. Intinya sudah sering juga kita berikan peringatannya,” kata Yusrizal melalui pesan singkat kepada awak media, Selasa malam (11/3).

 

Ia juga mempersilakan awak media untuk datang langsung agar penjelasan lebih lengkap dapat disampaikan.

 

“Datanglah Jumat, biar kita jelaskan,” tambahnya.

 

Meski demikian, masyarakat menilai penjelasan dan peringatan saja tidak cukup. Warga berharap pemerintah daerah melalui Satpol PP dan aparat terkait tidak hanya berhenti pada teguran, tetapi segera mengambil langkah tegas untuk menertibkan aktivitas yang diduga melanggar Peraturan Daerah tentang Ketertiban Umum, terutama di wilayah perbatasan yang selama ini kerap menjadi sorotan publik.

Baca Juga :  MK Tegaskan BPK Satu-satunya Lembaga Penentu Kerugian Negara dalam Kasus Korupsi

 

Kini publik menunggu langkah nyata pemerintah daerah dalam menegakkan aturan dan menjaga ketertiban di wilayah tersebut. Warga berharap persoalan ini tidak berhenti pada sebatas peringatan, tetapi diikuti dengan tindakan tegas demi menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat.

 

Edriadi Lubis

Penulis : Edriadi lubis

Editor : EMAS

Sumber Berita: KompasReal.id

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tangis Ibu-Ibu Tambang Rakyat: Harapan Hidup Ribuan Keluarga Menanti Solusi Pemerintah
Jalan Sempit dan Rusak, Truk Miring Hambat Perjalanan di Panti–Simpang Empat
Momen Kebanggaan: Tiga Siswi Terbaik Kelas VII-3 Dapat Apresiasi Sekolah
Puncak Panaroma Dua Koto: Pesona Senja Emas yang Jadi Andalan Wisata Pasaman
Saat Bupati Harus Mengurus Stok Obat, Publik Pertanyakan Pengawasan Kesehatan di Pasaman
Keluhan Obat Kosong Mencuat, Dinkes Pasaman: Pengadaan Obat RSUD Sudah Menjadi Kewenangan BLUD
Sumatera Gelap, P2NAPAS Surati Dirut PLN, Desak Kompensasi bagi 1,96 Juta Pelanggan PLN Sumatera Barat
Wali Nagari Panti Selatan Sebut Pembentukan BUMNag Bersama Panti Saiyo Dikoordinasikan Kecamatan
Berita ini 15 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 18:53 WIB

Tangis Ibu-Ibu Tambang Rakyat: Harapan Hidup Ribuan Keluarga Menanti Solusi Pemerintah

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:06 WIB

Jalan Sempit dan Rusak, Truk Miring Hambat Perjalanan di Panti–Simpang Empat

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:54 WIB

Momen Kebanggaan: Tiga Siswi Terbaik Kelas VII-3 Dapat Apresiasi Sekolah

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:17 WIB

Puncak Panaroma Dua Koto: Pesona Senja Emas yang Jadi Andalan Wisata Pasaman

Sabtu, 13 Juni 2026 - 02:05 WIB

Saat Bupati Harus Mengurus Stok Obat, Publik Pertanyakan Pengawasan Kesehatan di Pasaman

Berita Terbaru