Dugaan Tambang Ilegal di Angkola Selatan: Koperasi Diduga Jadi Wadah Penerima Upeti

KompasReal.id

- Editor

Minggu, 8 Maret 2026 - 12:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Tapanuli Selatan – Praktik penambangan ilegal yang diperkirakan telah beroperasi leluasa di Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), diduga menggunakan nama koperasi sebagai sarana untuk menyamar seolah-olah memiliki izin yang sah untuk beraktivitas.

Dugaan kolusi antara pelaku tambang ilegal dengan pihak yang menggunakan nama koperasi sebagai kedok menjadi sorotan serius, setelah ditemukan indikasi pemberian upeti atau “pengamanan” agar operasional dapat berjalan tanpa hambatan.

Hal ini diungkapkan Ketua Gabungan Pergerakan Tapanuli (GAPERTA) Stevenson Ompu Sunggu pada Sabtu (7/3/2026), setelah melakukan investigasi dan mengumpulkan data dari berbagai sumber.

“Kami sangat menyesalkan jika informasi tersebut benar adanya,” ujar Steven, yang baru-baru ini telah mengajukan pengaduan terkait kasus tersebut ke Polres Tapsel.

Selain isu dugaan adanya keterlibatan oknum aparat sebagai “beking”, salah satu koperasi juga disebut-sebut sebagai pihak yang menerima upeti untuk memastikan kelancaran aktivitas penambangan ilegal tersebut.

“Kami menduga hal ini merupakan modus berkedok izin resmi, yang juga difungsikan untuk mendapatkan kepercayaan para pelaku tambang ilegal,” jelasnya.

Isu ini menunjukkan tantangan besar dalam penegakan hukum terkait tambang ilegal, yang diperkirakan melibatkan berbagai pihak yang turut mendukung praktik tersebut.

Menurutnya, kerusakan lingkungan dan kerugian negara yang ditimbulkan atas praktik tambang ilegal ini menjadi alasan utama perlunya penanganan serius.

“Dalam hal ini, kami meminta aparat penegak hukum secara aktif melakukan penyidikan dan penindakan terhadap seluruh pelaku terkait, serta menjamin bahwa hukum berdiri tegak tanpa pandang bulu,” pungkas Steven.

Selain itu, ia juga mengimbau agar semua bentuk praktik tambang ilegal di wilayah Angkola Selatan, baik yang berkedok koperasi maupun dengan modus lain, segera diberantas.

Baca Juga :  Polres Tapsel Tangani Kemacetan 10 Km Akibat Antrean Minyak, Kompasreal.id Beri Ucapan Terima Kasih

Ketika dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Tapsel IPTU Bontor Desmonth Sitorus, SH, MH menyampaikan bahwa pengaduan dari GAPERTA telah diterima pada hari sebelumnya.

“Pengaduannya sudah kami terima kemarin bang. Nanti kami berkoordinasi dengan pelapor terkait lokasi pertambangannya,” ucapnya. (KR02)

Editor : Paruhum

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres dan Bupati Tapsel Turdes Bareng, Dorong Hilirisasi Kopi untuk Kesejahteraan Petani
Kapolres Tapsel Turun ke Polsek Saipar Dolok Hole, Tekankan Pelayanan Humanis
Polres Tapsel Ungkap Peredaran Sabu di Sipirok, Sita Barang Bukti 10 Gram dari Rumah Pelaku
Polisi Ungkap Dugaan Jaringan Sabu di Tapsel, Dua Pria Diamankan dari Dua Lokasi
Viral Isu ‘Beking’ Perambahan Hutan, Polres Tapsel: Itu Tidak Benar
HUT Kejaksaan ke-81, Polres Tapsel Beri Kejutan Manis untuk Kejari Tapsel
Bupati Gus Irawan Pasaribu Ikuti Rakor DBH Pajak, Tapsel Dapat Pagu PBBKB 2026 Rp11,174 Miliar
Ketua Tim Pembina Posyandu Tapsel Ny. Murni Gus Irawan Sosialisasikan Transformasi Posyandu 6 SPM
Berita ini 84 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 22:00 WIB

Kapolres dan Bupati Tapsel Turdes Bareng, Dorong Hilirisasi Kopi untuk Kesejahteraan Petani

Senin, 7 September 2026 - 18:29 WIB

Kapolres Tapsel Turun ke Polsek Saipar Dolok Hole, Tekankan Pelayanan Humanis

Senin, 7 September 2026 - 15:08 WIB

Polres Tapsel Ungkap Peredaran Sabu di Sipirok, Sita Barang Bukti 10 Gram dari Rumah Pelaku

Jumat, 4 September 2026 - 12:31 WIB

Polisi Ungkap Dugaan Jaringan Sabu di Tapsel, Dua Pria Diamankan dari Dua Lokasi

Jumat, 4 September 2026 - 12:08 WIB

Viral Isu ‘Beking’ Perambahan Hutan, Polres Tapsel: Itu Tidak Benar

Berita Terbaru