Ibu Baron, Ular Piton Raksasa Pencipta Rekor Dunia dari Hutan Sulawesi

KompasReal.id

- Editor

Minggu, 8 Februari 2026 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Para ahli resmi mencatat sejarah baru dalam dunia fauna ketika seekor ular piton raksasa (Reticulated Python) dari Maros, Sulawesi Selatan, diakui Guinness World Records sebagai ular liar terpanjang yang pernah diukur secara ilmiah. Ular betina yang dijuluki Ibu Baron itu memiliki panjang 7,22 meter saat diukur secara resmi pada 18 Januari 2026, mengalahkan catatan-catatan sebelumnya untuk ular liar.

Pengukuran dilakukan oleh tim Guinness World Records menggunakan pita ukur survei profesional dari ujung kepala hingga ekor. Meskipun dalam kondisi aktif, diperkirakan jika benar-benar rileks panjangnya bisa mendekati 7,9 meter. Selain panjangnya yang luar biasa, ular ini juga memiliki bobot sekitar 96,5 kilogram, setara dengan berat seekor panda raksasa dewasa.

Penemuan Ibu Baron berawal dari desas-desus tentang ular raksasa di hutan Sulawesi. Ekspedisi untuk membuktikannya dilakukan oleh pawang ular berlisensi, Diaz Nugraha, bersama fotografer sejarah alam Radu Frentiu. Mereka berhasil menemukan dan mendokumentasikan ular tersebut, yang kini berada dalam perawatan konservasionis lokal, Budi Purwanto, di sebuah suaka.

Konflik antara manusia dan ular besar seperti Ibu Baron bukan hal baru di Sulawesi. Ular piton sering dianggap ancaman karena kadang memangsa ternak dan hewan peliharaan, sehingga tidak jarang dibunuh oleh warga yang merasa terancam keselamatannya.

Para konservasionis menyoroti bahwa penurunan habitat alami dan berkurangnya mangsa mendorong ular-ular besar ini semakin mendekati pemukiman. Pengakuan rekor dunia untuk Ibu Baron diharapkan dapat meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya upaya pelestarian dan mitigasi konflik yang berkelanjutan.

Secara keseluruhan, penemuan Ibu Baron merupakan momen langka yang memperkaya catatan keanekaragaman hayati Indonesia. Keberadaannya tidak hanya menunjukkan keunikan alam Nusantara, tetapi juga menjadi pengingat akan tanggung jawab bersama untuk hidup harmonis dengan satwa liar dan menjaga keseimbangan ekosistem mereka.

Penulis : Edy siregar

Editor : EMAS

Sumber Berita: Ig,

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujud Kepedulian TNI, Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 147/KGJ Bantu Pemakaman Masyarakat Kampung Ururu di Distrik Yamor
Dari Rival Jadi Sekutu, Begini Strategi Politik “Othello” Prabowo
Menkomdigi Terbitkan Aturan Baru: Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Hak Konsumen Dilindungi
Wujudkan Perbatasan Aman, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Terima Penyerahan Senjata Rakitan dari Warga Perbatasan
Yonif 123/Rajawali Serahkan Tugas Pamtas RI-PNG, Yonif 516/Caraka Yodha Resmi Bertugas
Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Terima Sukarela Dua Senjata Rakitan dan Sisik Trenggiling dari Warga Perbatasan
Semarak HUT RI Ke-81 Di Batas Ujung Timur, Satgas Swasembada Yonif 643/Wns Koops TNI Habema Turut Gelar Upacara dan Layanan Kesehatan Gratis
Di Garis Depan NKRI, Satgas Yonif 643/Wns Gelar Perlombaan Rakyat Semarakkan HUT ke-81 RI
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 17:32 WIB

Wujud Kepedulian TNI, Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 147/KGJ Bantu Pemakaman Masyarakat Kampung Ururu di Distrik Yamor

Kamis, 3 September 2026 - 10:51 WIB

Dari Rival Jadi Sekutu, Begini Strategi Politik “Othello” Prabowo

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Menkomdigi Terbitkan Aturan Baru: Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Hak Konsumen Dilindungi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:28 WIB

Wujudkan Perbatasan Aman, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Terima Penyerahan Senjata Rakitan dari Warga Perbatasan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:20 WIB

Yonif 123/Rajawali Serahkan Tugas Pamtas RI-PNG, Yonif 516/Caraka Yodha Resmi Bertugas

Berita Terbaru