KompasReal.id, IPTU Nadya Ayu Nurlia, putri asal Bengkulu, telah mencatat sejarah sebagai Kapolsek perempuan pertama di Polsek Panyabungan Selatan, Polres Mandailing Natal, Sumatera Utara. Penunjukannya ini menjadi simbol kemajuan dalam tubuh Polri, membuktikan bahwa kepemimpinan ditentukan oleh integritas dan kemampuan, bukan gender.
Lahir dari keluarga sederhana pada 1998, Nadya tumbuh dengan nilai kedisiplinan dan kepedulian sosial yang kuat. Tekadnya untuk melayani masyarakat membawanya hingga lulus dari Akademi Kepolisian pada 2020, mengawali karier yang penuh prestasi.
Sebelumnya, di usia 23 tahun, ia sudah mencatatkan diri sebagai Kapolsek termuda di Indonesia saat memimpin Polsek Batang Gansal. Di sana, berbagai kasus berat seperti narkoba dan pembunuhan berhasil diungkap di bawah kepemimpinannya.
Selain tegas, IPTU Nadya dikenal dengan pendekatan humanis dan dekat dengan warga. Ia aktif turun langsung, mengunjungi sekolah, puskesmas, hingga pemukiman Suku Talang Mamak, menjadikan “penegakan hukum beriringan empati” sebagai prinsip utamanya.
Kini, di Mandailing Natal, ia kembali mengemban amanah besar dengan komitmen profesional dan pendekatan persuasif. Kehadirannya bukan hanya sebagai pemimpin, tetapi juga teladan bagi generasi muda, khususnya perempuan, bahwa kerja keras dan keberanian dapat mewujudkan mimpi besar.KR03
Penulis : Edy siregar
Editor : EMAS













