KompasReal.id, Mandailing Natal – Kondisi jalan rusak di Desa Hutaraja, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), semakin memprihatinkan dan menjadi ancaman serius bagi keselamatan pengendara.
Lubang yang menganga, aspal yang terkelupas, dan genangan air yang menutupi permukaan jalan meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor.
Pantauan wartawan, di ruas jalan utama itu menunjukkan kerusakan yang cukup parah, terutama setelah curah hujan tinggi dalam beberapa pekan terakhir.
Lubang-lubang yang tertutup air seringkali tidak terlihat oleh pengendara, sehingga banyak yang terperosok dan kehilangan kendali.
Salah satu korban adalah seorang mahasiswi asal Kota Padang Sidempuan yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Kecamatan Panyabungan. Ia terpaksa dilarikan ke bidan terdekat setelah terjatuh akibat jalan berlubang.
“Saat itu saya ingin berangkat ke Sidempuan dari Panyabungan pada malam hari. Tepatnya di wilayah itu, saya tidak melihat lubang di tengah jalan. Karena tidak lagi bisa dikendalikan, akhirnya saya terjungkal hingga mengalami sejumlah luka di kepala, tangan, dan kaki,” ungkap mahasiswi tersebut.
Suleman (42), seorang pengemudi, juga mengaku hampir terjatuh saat melintas di jalan berlubang pada malam hari.
“Kalau siang masih bisa lihat dan menghindar, tapi kalau malam atau hujan deras, sangat berbahaya, terutama bagi pengendara yang belum hafal jalan di wilayah itu,” ujarnya, Kamis (19/2/2026).
Masyarakat setempat berharap pemerintah segera melakukan perbaikan secara merata dan berkelanjutan. Infrastruktur jalan yang layak tidak hanya menunjang kelancaran mobilitas, tetapi juga menjadi faktor penting dalam menjamin keselamatan pengguna jalan.
“Jika tidak segera ditangani, jalan rusak dikhawatirkan akan terus memakan korban dan memperparah angka kecelakaan lalu lintas di berbagai daerah,” harap salah seorang warga. (KR11)
Editor : Paruhum













