KompasReal.com, Tapteng– Pembangunan jembatan Bailey di Desa Garoga, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), terus dilaksanakan secara intensif oleh tim Tentara Nasional Indonesia (TNI). Upaya percepatan ini dilakukan untuk memulihkan konektivitas yang terputus akibat bencana banjir besar yang melanda wilayah itu pada bulan lalu.
Sebagai bagian dari operasi tanggap darurat, sebuah crane khusus telah didatangkan dari Kota Padang untuk mendukung proses konstruksi. Alat berat tersebut kini telah tiba dan berada di lokasi (stay), siap digunakan untuk mempercepat pemasangan komponen-komponen jembatan darurat tersebut.
Selain fokus pada jembatan, perbaikan terhadap jalan dan infrastruktur penghubung lainnya yang rusak parah juga terus dikerjakan. Tujuannya jelas, yaitu agar akses transportasi vital antara Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan (Tapsel) dapat dilalui masyarakat seperti kondisi normal secepat mungkin.
Masyarakat setempat menyambut positif langkah cepat ini. Imran Simbolon, salah seorang warga, mengungkapkan kebahagiaannya. “Kami sangat bahagia atas pembangunan jembatan Bailey ini yang ditangani TNI. Prosesnya cepat dan sangat bermamfaat bagi seluruh warga. Kami berharap bisa segera beraktifitas normal pasca bencana ini,” ujarnya.
Keberhasilan penyelesaian jembatan ini dinilai krusial untuk memulihkan roda perekonomian, distribusi logistik, serta aktivitas sosial warga di dua kabupaten tersebut, yang selama beberapa pekan terakhir sangat terhambat akibat rusaknya akses jalan utama.KR03













