Jurnalis Ditemukan Tewas dengan Luka di Sekujur Tubuh, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan

Redaksi

- Penulis

Sabtu, 6 September 2025 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com, Medan – Dunia pers Sumatera Utara kembali berduka. Seorang jurnalis media online, Nico Saragih (38), ditemukan meninggal dunia di kamar mandi kosnya di Jalan PWS, Medan Petisah, pada Jumat (5/9/2025).

Korban ditemukan dengan luka-luka di sekujur tubuh, termasuk di bagian kepala, dagu, dan tangan. Hal ini menimbulkan dugaan kuat bahwa Nico menjadi korban kekerasan atau penyiksaan sebelum meninggal dunia.

“Saat ditemukan, tubuh korban penuh luka. Kami menduga ada unsur kekerasan,” ujar seorang sumber dari kepolisian yang enggan disebutkan namanya.

Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Advent Medan, namun nyawanya tidak tertolong. Saat ini, jenazah Nico Saragih berada di Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk keperluan otopsi.

Kapolsek Medan Baru, Kompol Hendrik Aritonang, menyatakan bahwa kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. “Kami masih mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan saksi untuk mengungkap penyebab kematian korban,” ujarnya.

Kasus ini menambah daftar panjang kekerasan terhadap jurnalis di Indonesia. Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Medan mengutuk keras tindakan kekerasan yang menyebabkan hilangnya nyawa Nico Saragih.

“Kami mendesak kepolisian untuk segera mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku pembunuhan. Kekerasan terhadap jurnalis adalah ancaman terhadap kebebasan pers dan demokrasi,” tegas Ketua AJI Medan, Agus Salim Ujung.

AJI Medan juga mengimbau kepada seluruh jurnalis untuk tetap berhati-hati dan waspada dalam menjalankan tugas jurnalistik. “Keamanan jurnalis adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.

Kasus ini masih terus dalam pengembangan pihak kepolisian. Masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus ini diharapkan dapat menghubungi Polsek Medan Baru untuk membantu proses penyelidikan. (Gr/KR)

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Misteri Berulang di Hutan Nabundong: Mayat Ditemukan Kembali dalam Dua Pekan
BLT Dana Desa Tahap Akhir 2025 Disalurkan di Sidojadi, Kades Ingatkan Penggunaan yang Tepat
Tanpa Izin, Tanpa Takut: Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Batang Sinabuan Kembali Beroperasi
PMI Paluta Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Kebakaran Pasar Gunungtua
Pengakuan ASN Dinas Pendidikan Bogor Gegerkan Publik, Klaim Kagum karena “Kesolehan” Terbantahkan Isi Chat
DPC GCI Padangsidimpuan Peduli Bencana Banjir di Padangsidimpuan dan Tapanuli Selatan.
Partai Golkar Padangsidimpuan Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir, Bukti Nyata Kepedulian dan Empati
Jaringan Narkoba di Madina Terjaring: Kodim 0212/Tapsel Sikat Pengedar Sabu di Batahan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:54 WIB

Misteri Berulang di Hutan Nabundong: Mayat Ditemukan Kembali dalam Dua Pekan

Sabtu, 20 Desember 2025 - 17:29 WIB

BLT Dana Desa Tahap Akhir 2025 Disalurkan di Sidojadi, Kades Ingatkan Penggunaan yang Tepat

Kamis, 18 Desember 2025 - 16:46 WIB

Tanpa Izin, Tanpa Takut: Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Batang Sinabuan Kembali Beroperasi

Selasa, 16 Desember 2025 - 16:33 WIB

PMI Paluta Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Kebakaran Pasar Gunungtua

Minggu, 14 Desember 2025 - 06:27 WIB

Pengakuan ASN Dinas Pendidikan Bogor Gegerkan Publik, Klaim Kagum karena “Kesolehan” Terbantahkan Isi Chat

Berita Terbaru

Nasional

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 00:08 WIB

Mimbar jumat

Menjaga “Lentera” Ramadhan: Dari Musim ke Gaya Hidup

Jumat, 20 Mar 2026 - 13:38 WIB