Kepala Desa Banjar Aur Utara Dicari Warga Saat Banjir, Diduga Menghilang di Tengah Situasi Darurat

Redaksi

- Penulis

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com,Banjir besar yang melanda Desa Banjar Aur Utara, Kecamatan Sinunukan, Mandailing Natal, Sumut, sejak 25 hingga 28 November 2025 membuat ratusan warga terpaksa mengungsi setelah rumah mereka terendam air setinggi pinggang orang dewasa. Namun di tengah kepanikan itu, warga justru mengaku ditinggalkan oleh Kepala Desa Raja Oloan yang disebut tidak pernah muncul saat kondisi darurat berlangsung.

Sholahuddin, salah satu warga terdampak, mengungkapkan kekecewaannya kepada awak media. Ia mengatakan warga panik dan tidak mengetahui harus berbuat apa karena tidak mendapatkan arahan dari kepala desa. “Kami mencari kepala desa untuk minta petunjuk, tapi tidak ketemu. Entah di mana beliau, tidak perduli dengan nasib kami,” ujarnya.

Sementara itu, Abdul Hakim Hasibuan menambahkan bahwa kepala desa diduga sengaja bersembunyi di rumah seorang pemilik Toko Serasi Jaya yang masih memiliki hubungan keluarga dengannya. “Kades kami itu raja tega, kejam. Saat kami butuh, dia malah bersembunyi dan bersantai. Mana hati nuraninya?” ungkap Abdul Hakim dengan nada kecewa.

Kekecewaan serupa turut disampaikan Damean Siregar dan sejumlah warga lainnya. Mereka bahkan menyebut kepala desa tidak memiliki empati terhadap penderitaan warganya. Beberapa warga mengaku marah karena bantuan tanggap bencana yang seharusnya diterima warga dikabarkan telah habis, sementara mereka menuding kepala desa baru saja membeli mobil baru. “Kami kelaparan pak, listrik mati, rumah terendam, gelap-gelapan. Warga seperti anak ayam kehilangan induk,” ujar mereka kepada jurnalis di lokasi.

Mahmud Ritonga, Babinsa yang bertugas di desa tersebut, juga merasa heran karena tidak pernah melihat kehadiran Raja Oloan selama situasi genting itu. Menurutnya, seharusnya kepala desa menjadi pihak yang paling dibutuhkan untuk memberikan arahan dalam penanganan darurat. “Saya bingung, tidak terlihat sama sekali beliau. Padahal peran kades sangat penting saat seperti ini,” katanya.

Baca Juga :  Aksi Protes Warga Tak Digubris, Truk Bermuatan Pasir Terperosok di Jalan Negeri Lama

Awak media yang mencoba menelusuri keberadaan kepala desa pun tidak berhasil menemukannya. Dugaan warga kemudian diperkuat oleh keterangan Sutan Siregar yang juga menyatakan bingung terhadap sikap kepala desa mereka. Hingga berita ini diturunkan, banjir di Desa Banjar Aur Utara masih berlanjut, dengan ketinggian air yang meningkat akibat hujan yang belum berhenti, sementara warga berharap adanya kehadiran pemimpin mereka untuk memastikan keselamatan dan membantu proses penanganan bencana.KR06

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MACAN ASIA INDONESIA KOTA PADANGSIDIMPUAN MONITORING PERKEMBANGAN PROGRAM MBG DI LEMBAGA PENDIDIKAN KEMENAG KOTA PADANGSIDIMPUAN
Kejati Jambi Periksa Sekretariat DPRD Merangin Terkait Dugaan Korupsi Anggaran
Rekaman VCS Tak Senonoh Beredar, Diduga Mirip Tokoh Publik di Padang Lawas
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin usaha Perumda BPR Bank Cirebon
Kapolres Batang Sidak Pos Pelayanan SIM, Tegaskan Larangan Pungli dan Penguatan Integritas
Mimbar Jumat Masjid Jami’ Ahlussunnah Wal Jamaah Bincar, Padangsidimpuan Jumat, 6 Februari 2026
Dari Cik Cik Bum Bum ke Jalan Alus: Kisah Fadia Arafiq Membuktikan Diri di Kursi Bupati
Gempa Hari Ini Guncang Binjai Sumut, Cek Kekuatan Magnitudonya! 
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 20:38 WIB

MACAN ASIA INDONESIA KOTA PADANGSIDIMPUAN MONITORING PERKEMBANGAN PROGRAM MBG DI LEMBAGA PENDIDIKAN KEMENAG KOTA PADANGSIDIMPUAN

Minggu, 15 Februari 2026 - 06:10 WIB

Kejati Jambi Periksa Sekretariat DPRD Merangin Terkait Dugaan Korupsi Anggaran

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:33 WIB

Rekaman VCS Tak Senonoh Beredar, Diduga Mirip Tokoh Publik di Padang Lawas

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:07 WIB

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin usaha Perumda BPR Bank Cirebon

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:16 WIB

Kapolres Batang Sidak Pos Pelayanan SIM, Tegaskan Larangan Pungli dan Penguatan Integritas

Berita Terbaru