KompasReal.id, Mandailing Natal- Semangat menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah terlihat dari kreativitas sekelompok anak-anak di Desa Hutabargot Lombang, Kecamatan Hutabargot Kahupaten Mandailing Natal (Madina), pada Rabu (18/3/2026).
Dengan penuh keceriaan, mereka membuat balit tubuh dari dedaunan sebagai bentuk hiburan sekaligus tradisi menjelang hari raya.
Kegiatan ini digagas oleh Juanda, siswa kelas 6 sekolah dasar yang mengajak teman-temannya untuk ikut meramaikan suasana desa. Dengan mengenakan balit tubuh yang dirangkai dari dedaunan, mereka berjalan menyusuri jalan yang menghubungkan Hutabargot Lombang dengan Hutabargot Dolok.
Sambil menari dan menggerakkan kaleng yang dijadikan sebagai tempat sumbangan, anak-anak tersebut menghibur masyarakat yang melintas. Bunyi kaleng yang ditabuh dan gerakan joget sederhana menambah suasana meriah di sepanjang jalan desa.
Dari interaksi dengan masyarakat, mereka menerima sumbangan sukarela yang dimasukkan ke dalam kaleng. Uang yang terkumpul nantinya akan digunakan sebagai uang lebaran untuk mereka rayakan bersama saat Idul Fitri tiba.
Kegiatan sederhana ini tidak hanya menjadi hiburan bagi warga sekitar, tetapi juga menunjukkan kreativitas dan kebersamaan anak-anak desa dalam menyambut datangnya hari kemenangan.
Sementara itu, Ketua Korwasis Madina, Ringgo Siregar, mengapresiasi inisiatif anak-anak Desa Hutabargot Lombang yang mampu menghadirkan suasana ceria menjelang Idul Fitri melalui kegiatan sederhana namun penuh makna.
Menurutnya, kreativitas anak-anak yang memanfaatkan dedaunan sebagai balit tubuh merupakan bentuk ekspresi positif yang patut didukung karena mencerminkan kebersamaan serta semangat gotong royong di tengah masyarakat desa.
“Ini hal yang positif. Anak-anak mampu memanfaatkan bahan sederhana dari alam untuk menciptakan hiburan yang meriah. Selain menghibur masyarakat, kegiatan seperti ini juga menumbuhkan rasa kebersamaan dan kekompakan di antara mereka,” ujar Ringgo Siregar.
Ia berharap tradisi-tradisi kreatif seperti ini tetap dijaga dan diarahkan secara positif oleh orang tua serta masyarakat agar menjadi bagian dari pendidikan karakter bagi anak-anak di desa.
“Semangat menyambut Idul Fitri seperti ini sangat baik. Kita berharap anak-anak tetap menjaga nilai kebersamaan, kegembiraan, dan saling berbagi dalam menyambut hari kemenangan,” tambahnya. (KR11).
Penulis : Kr03
Editor : EMAS
Sumber Berita: KompasReal.id













