Lima Profesor Bersaing Jadi Rektor UIN Syahada Padangsidimpuan Periode 2026-2030

KompasReal.id

- Penulis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com, Padangsidimpuan – Proses penjaringan bakal calon Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan untuk periode 2026–2030 telah resmi ditutup. Pendaftaran yang berakhir pada Selasa (21/10/2025) pukul 16.30 WIB, mencatat lima nama profesor yang resmi mendaftar.

Ketua Panitia Penjaringan, Ali Murni, S.Ag., M.A.P., mengumumkan bahwa kelima bakal calon tersebut telah menyerahkan berkas pendaftaran dan dinyatakan lengkap oleh panitia. Mereka adalah:

  • Prof. Dr. H. Fatahuddin Azis Siregar, M.Ag.
  • ​Prof. Dr. H. Arbanur Rasyid, M.A
  • ​Prof. Dr. H. Sumper Mulia Harahap, M.Ag.
  • ​Prof. Dr. Darwis Harahap, S.H.I., M.Si.
  • ​Prof. Dr. Ansari, M.A.

Ali Murni menjelaskan bahwa proses penjaringan ini merupakan tahapan penting dalam mekanisme pemilihan rektor, sesuai dengan Peraturan Menteri Agama Nomor 68 Tahun 2015.

“Alhamdulillah, seluruh proses pendaftaran berjalan tertib dan transparan. Kami telah menerima berkas dari lima bakal calon hingga waktu penutupan. Selanjutnya, panitia akan melakukan verifikasi administrasi sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Ali Murni, Rabu (22/10/2025).

Panitia berkomitmen untuk menjalankan seluruh tahapan penjaringan dengan objektivitas, transparansi, dan akuntabilitas, guna memastikan terpilihnya rektor terbaik yang mampu melanjutkan pengembangan UIN Syahada menuju kampus unggul dan berdaya saing global.

Setelah penutupan pendaftaran, tahapan selanjutnya adalah verifikasi administrasi dan penetapan calon yang memenuhi syarat, sebelum memasuki tahap penyaringan dan pemilihan oleh Senat Universitas serta proses finalisasi di Kementerian Agama RI.

Menariknya, rektor petahana tidak termasuk dalam daftar pendaftar. Ali Murni menjelaskan bahwa hal ini disebabkan oleh batasan usia yang tidak lagi memenuhi syarat untuk mencalonkan diri.

“Rektor lama tidak mencalonkan kembali karena terkendala ketentuan usia sebagaimana diatur dalam regulasi,” jelasnya.

Baca Juga :  KETUA FRAKSI PARTAI GOLKAR SUMUT ASWIN PARINDURI DAMPINGI AHMAD DOLI KURNIA SALURKAN BANTUAN UNTUK KORBAN BENCANA TAPSEL

Dengan berakhirnya tahap penjaringan, dinamika pemilihan rektor UIN Syahada Padangsidimpuan dipastikan akan semakin menarik, mengingat seluruh calon merupakan akademisi berpengalaman dengan latar belakang keilmuan dan kepemimpinan yang kuat. (KR/r)

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bangun Jembatan Gantung Parapat, Koramil 09/Sosa Wujudkan Akses Ekonomi yang Lebih Layak
Anggota DPRD Sumut Derliana Siregar Sosialisasikan Ranperda Pertanian Organik di Hutapuli, Petani Didorong Siap Beralih Sistem
Mutasi Besar Kejagung: Kajati Sumut Berganti, Sejumlah Kajari Ikut Dirotasi
Kapolda Sumut Lepas Kontingen Kemala Run 2026 ke Bali, Tekankan Sportivitas dan Soliditas Keluarga Besar Polri
Vonis UU ITE Tuai Kontroversi, Terdakwa Dihukum 7 Bulan Penjara
Camat Bukit Malintang Tinjau Rumah Warga yang Memilukan, Siap Upayakan Bantuan RTLH
Petani Bawang Sumut Akan Demo Besar, Desak Pemerintah Hentikan Impor Ilegal yang Hancurkan Harga Lokal
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 11:06 WIB

Senin, 27 April 2026 - 23:34 WIB

Bangun Jembatan Gantung Parapat, Koramil 09/Sosa Wujudkan Akses Ekonomi yang Lebih Layak

Senin, 20 April 2026 - 19:28 WIB

Anggota DPRD Sumut Derliana Siregar Sosialisasikan Ranperda Pertanian Organik di Hutapuli, Petani Didorong Siap Beralih Sistem

Rabu, 15 April 2026 - 21:23 WIB

Mutasi Besar Kejagung: Kajati Sumut Berganti, Sejumlah Kajari Ikut Dirotasi

Rabu, 15 April 2026 - 17:59 WIB

Kapolda Sumut Lepas Kontingen Kemala Run 2026 ke Bali, Tekankan Sportivitas dan Soliditas Keluarga Besar Polri

Berita Terbaru