PB IMSU Ajukan Hari Ulos Nasional dan Dukungan Pengajuan Warisan UNESCO ke Wapres Gibran

KompasReal.id

- Penulis

Kamis, 5 Februari 2026 - 23:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Jakarta — Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming menerima audiensi Pengurus Besar Ikatan Mahasiswa Sumatera Utara (PB IMSU) di Istana Wakil Presiden pada Kamis (5/2/2026).

Pertemuan ini membahas upaya pelestarian Ulos sebagai warisan budaya bangsa, yang tidak hanya dilakukan melalui cara tradisional tetapi juga digenjot untuk masuk ke ekosistem teknologi dengan memanfaatkan Kecerdasan Buatan (AI) sebagai strategi pelestarian di era digital.

Wapres Gibran mengapresiasi inisiatif PB IMSU dalam mengangkat nilai filosofis dan budaya Ulos sebagai identitas Sumatera Utara sekaligus bagian dari kekayaan budaya Indonesia.

Menurutnya, langkah ini selaras dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga dan mengembangkan kebudayaan nasional agar tetap lestari dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang.

Selain itu, Wapres menyampaikan dukungan terhadap pengajuan Ulos sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO. Saat ini, Ulos telah masuk dalam daftar tunggu pengajuan organisasi internasional tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat legitimasi budaya Indonesia di kancah global.

PB IMSU juga mengusulkan penetapan tanggal 17 Oktober sebagai Hari Ulos Nasional, mengacu pada tanggal penetapan Ulos sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2014.

Usulan ini diharapkan menjadi momentum nasional tahunan, seperti peringatan Hari Batik Nasional, untuk memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian Ulos.

Ketua Umum PB IMSU, Lingga Pangayumi Nasution, menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai jembatan antara tradisi dan teknologi.

“Merawat warisan budaya tidak cukup hanya dengan menjaganya, tetapi juga dengan memodernisasi cara menjaganya. Ulos harus hidup tidak hanya di tenunan tangan, tetapi juga di ruang digital,” ucapnya.

Audiensi ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi yang lebih erat antara generasi muda dan pemerintah untuk memastikan warisan budaya Indonesia tetap relevan seiring perkembangan zaman. (r)

Editor : Paruhum

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Padukan Tenun dan Modern, Almira ADS di Booth 18 Curi Perhatian di PERSIT BISA Vol. II
Hadir Sebagai Guru Pengganti, Satgas Yonif 410/ALG Semangati Generasi Muda di Aroba
Jelang HUT ke-80 Persit, Kasad Terima Ketum dan Kader Berprestasi di Mabesad
Komisi Reformasi Polri Serahkan 10 Buku Laporan ke Presiden, Ini Poin Pentingnya
TNI Hadir Memberikan Rasa Aman Terhadap Saudara Diujunh Timur Indonesia
Jaringan Ekstremisme Digital Libatkan Remaja, Ancaman Baru Keamanan Nasional
Satgas TMMD ke 128 Kodim 1801/Manokwari Berikan Pengecatan Akhir untuk MCK yang Lebih Indah.  ‎
Reshuffle Kabinet April 2026, Prabowo Subianto Rombak Sejumlah Pos Strategis
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 02:25 WIB

Padukan Tenun dan Modern, Almira ADS di Booth 18 Curi Perhatian di PERSIT BISA Vol. II

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:18 WIB

Hadir Sebagai Guru Pengganti, Satgas Yonif 410/ALG Semangati Generasi Muda di Aroba

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:56 WIB

Jelang HUT ke-80 Persit, Kasad Terima Ketum dan Kader Berprestasi di Mabesad

Rabu, 6 Mei 2026 - 01:18 WIB

Komisi Reformasi Polri Serahkan 10 Buku Laporan ke Presiden, Ini Poin Pentingnya

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:30 WIB

TNI Hadir Memberikan Rasa Aman Terhadap Saudara Diujunh Timur Indonesia

Berita Terbaru