KompasReal.id, Pemerintah menegaskan bahwa harga kebutuhan pokok secara nasional dalam kondisi relatif stabil menjelang bulan suci Ramadan 1447 H. Penegasan ini disampaikan dalam berbagai keterangan resmi pemerintah pusat menyusul meningkatnya kekhawatiran masyarakat terkait potensi lonjakan harga sembako di sejumlah daerah.
Presiden RI, Prabowo Subianto, sebelumnya menginstruksikan seluruh jajaran terkait untuk memastikan ketersediaan stok dan kelancaran distribusi bahan pangan menjelang Ramadan dan Idul Fitri.
Pemerintah meminta agar tidak ada spekulasi maupun penimbunan yang dapat memicu kenaikan harga tidak wajar di pasar tradisional maupun ritel modern.
Sementara itu, Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemantauan di sejumlah pasar,
pasokan beras, minyak goreng, gula, daging ayam, dan telur masih dalam kategori aman. Pernyataan ini juga diperkuat oleh laporan media nasional seperti Antara yang menyebutkan distribusi pangan berjalan lancar meski terdapat kenaikan harga terbatas pada komoditas tertentu seperti cabai akibat faktor cuaca.
Di sisi lain, Badan Pangan Nasional (Bapanas) terus menggencarkan program Gerakan Pangan Murah di ratusan kabupaten/kota untuk menjaga daya beli masyarakat. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk intervensi pasar guna menstabilkan harga apabila terjadi gejolak di tingkat pedagang.
Pengawasan juga diperketat oleh Satgas Pangan Polri yang turun langsung ke lapangan untuk mencegah praktik penimbunan dan permainan harga. Pemerintah menegaskan akan menindak tegas pihak-pihak yang mencoba mengambil keuntungan berlebihan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan.
Penulis : Kr03
Editor : EMAS
Sumber Berita: Observasi go.id












