Penyidik Polres Padangsidimpuan Diharapkan Bijaksana Menyikapi Kasus Wartawan Vs Wartawan

Redaksi

- Editor

Selasa, 8 Juli 2025 - 12:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: ED memenuhi panggilan Penyidik Polres Padangsidimpuan terkait dugaan pencemaran nama baik.

i

Keterangan Foto: ED memenuhi panggilan Penyidik Polres Padangsidimpuan terkait dugaan pencemaran nama baik.

Padangaidimpuan, KompasReal.com -Pemeriksaan yang dilakukan penyidik Polres Padangsidimpuan terhadap salah satu wartawan berinisial ED pada Senin, 7 Juli 2025, terkait dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh seseorang yang diduga juga berprofesi sebagai wartawan, diharapkan dapat disikapi dengan bijaksana.

Hal tersebut disampaikan oleh M. Amin Nasution usai mendampingi pemeriksaan ED di Mako Polres Padangsidimpuan.

“Menyikapi kasus dugaan pencemaran nama baik yang melibatkan rekan sesama wartawan, kita berharap penyidik dapat menjalankan tugasnya dengan penuh kebijaksanaan dan profesionalisme. Penting bagi kita semua agar proses hukum berjalan tanpa adanya intervensi yang dapat mengganggu independensi penyidikan. Kendati demikian, pendekatan yang diambil dapat mengedepankan prinsip restoratif justice, yakni penyelesaian yang menekankan pemulihan hubungan dan keadilan bagi semua pihak tanpa harus menimbulkan konflik berkepanjangan,” terang M. Amin Nasution, SH, yang juga Pimred salah satu media online.

Menurutnya, pendekatan tersebut tidak hanya akan menyelesaikan masalah secara adil, tetapi juga menjaga keharmonisan di antara sesama insan pers.

ED sebagai terlapor, saat diminta tanggapannya usai pemeriksaan, membenarkan kalau dirinya telah diperiksa terkait laporan dugaan pencemaran nama baik.

“Benar saya diperiksa atas laporan Dumas saudara H.N.”.

Lebih lanjut ED menyebutkan sebagai warga negara Indonesia yang baik kita harus taat hukum dalam memenuhi undangan pihak kepolisian, soal kebenaran dari laporan tersebut biarlah para penegak hukum yang menentukan.

Terpisah, pelapor yang sempat dikonfirmasi oleh awak media membenarkan bahwa ia telah membuat laporan dugaan pencemaran nama baik ke Polres Padangsidimpuan.

Ia menjelaskan, “Awalnya saya membuat berita tentang media-media bodong di Kota Padangsidimpuan yang dapat merugikan keuangan negara ratusan juta per tahun. Ada beberapa oknum wartawan yang kurang senang sehingga mereka mengkritik berita tersebut.”

Baca Juga :  Silaturahmi Hangat Kapolres Padangsidimpuan Rayakan HPN ke 79 dengan Insan Pers

Kritikan yang ditujukan kepadanya pribadi tidak dihiraukannya karena menganggap mereka kurang memahami (Kurang Ilmu) bahwa berita yang sudah dikirim ke redaksi menjadi wewenang redaksi. Namun, ada seorang oknum wartawan inisial ED yang menyerang pribadinya dengan mengatakan bahwa saat masih aktif sebagai PNS di Korpri, permainannya sama dengan wartawan, yaitu main kwitansi.

“Saya keberatan karena hal itu tidak ada hubungannya dengan berita. Itulah dasar saya membuat laporan ke Polres Padangsidimpuan agar yang bersangkutan tidak semena-mena terhadap orang lain, dan agar setiap warga negara mendapatkan keadilan dan perlindungan hukum. Saya tidak mengadukan Saudara Erizon, tapi melaporkan seseorang berinisial ED. Terima kasih,” ujarnya menjawab konfirmasi awak media.

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Terakhir BRI KKB Expo, BRI Finance Ajak Masyarakat Lampung Manfaatkan Promo Pembiayaan Kendaraan
Mengapa IDBW 2026 di JICC Jadi Investasi Bisnis Paling Strategis Tahun Ini
Cara Menghitung Kemampuan Membayar Cicilan
Harga Emas Berpeluang Lanjut Menguat, Dupoin Futures Bidik Resistance 4.165
Dokter Muda Ditemukan Meninggal Dunia di Samping RSUD Tengku Rafian Siak, Polisi Selidiki Penyebabnya
Pasar Kripto Masih Stagnan, Data Bittime Ungkap Minat Investor terhadap Tokenisasi Saham AI Terus Meningkat
ZTE dan MoraRepublic Tandatangani Nota Kesepahaman Strategis untuk Memperluas Layanan FWA dan FTTH di Indonesia
Tahukah Kamu? Hati Bekerja Tanpa Henti Menjaga Tubuh, Tapi Saat Bermasalah, Gejalanya Sering Tidak Disadari
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 02:20 WIB

Hari Terakhir BRI KKB Expo, BRI Finance Ajak Masyarakat Lampung Manfaatkan Promo Pembiayaan Kendaraan

Jumat, 17 Juli 2026 - 02:02 WIB

Mengapa IDBW 2026 di JICC Jadi Investasi Bisnis Paling Strategis Tahun Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 01:47 WIB

Cara Menghitung Kemampuan Membayar Cicilan

Kamis, 16 Juli 2026 - 00:20 WIB

Harga Emas Berpeluang Lanjut Menguat, Dupoin Futures Bidik Resistance 4.165

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:57 WIB

Dokter Muda Ditemukan Meninggal Dunia di Samping RSUD Tengku Rafian Siak, Polisi Selidiki Penyebabnya

Berita Terbaru