Oknum Dinas Pendidikan Pasaman Bantah Pungli, Tuduh Ada Upaya Pencemaran Nama Baik

Redaksi

- Editor

Jumat, 20 September 2024 - 17:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Ilustrasi Sebaran Terkait berita Hoax

i

Keterangan Foto: Ilustrasi Sebaran Terkait berita Hoax

Pasaman, Kompasreal.com – Zulfikar, Koordinator Dinas Pendidikan Wilayah Rao Kabupaten Pasaman, membantah keras dugaan pungutan liar (pungli) yang ditujukan padanya. Ia menegaskan bahwa seluruh kegiatan di OPD (Organisasi Perangkat Daerah) diawasi ketat untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas.

“Kami memastikan bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar dan tidak sesuai dengan kenyataan yang terjadi,” tegas Zulfikar melalui pesan WhatsApp, Rabu (20/9). Ia juga menegaskan bahwa Kepala Dinas selalu menjalankan tugas dan fungsinya sesuai aturan dan prosedur yang berlaku.

Zulfikar menduga adanya upaya pencemaran nama baik yang dilakukan oleh oknum yang tak bertanggung jawab.

“Saya sudah berikan klarifikasi bantahan bahwa saya selaku korwil tidak pernah melakukan hal yang diberitakan. Saya merasa ada dugaan adanya oknum yang ingin mencemarkan nama baik saya.” ujarnya.

Ia pun menghimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya informasi yang belum terverifikasi dan mengajak untuk melaporkan jika mengetahui praktik yang tidak sesuai hukum dan ketentuan.

“Penyebaran informasi yang tidak benar dapat merugikan banyak pihak dan menciptakan keresahan di masyarakat,” jelasnya.

Zulfikar juga menyatakan komitmennya untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme. Ia pun menegaskan bahwa pihak yang membuat berita agar mengkonfirmasi informasi terlebih dahulu untuk menghindari penyebaran informasi yang tidak benar.

Terkait dugaan pencemaran nama baik, Zulfikar masih mempertimbangkan langkah hukum yang akan diambil.

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Padangsidimpuan Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan, Dua Pelaku Diamankan
Kejagung Temukan Ribuan Motor Listrik Diduga Hasil Mark Up Tersimpan di Gudang PT YAT
Dugaan Mega Korupsi di BGN, Kejagung Tetapkan Mantan Pimpinan sebagai Tersangka
Dugaan Suap Izin Tinggal WNA, KPK Bongkar Praktik Korupsi di Lingkungan Imigrasi
KPK Cari Wakil Menteri Imigrasi, Silmy Karim Terkait OTT di Imigrasi Jakarta Barat
Polres Padangsidimpuan Ungkap 13 Kasus Narkotika Selama Ops Antik Toba 2026, Amankan 16 Tersangka
BREAKING NEWS! HITUNGAN JAM SETELAH DICOPOT, EKS KEPALA BGN DITANGKAP KEJAGUNG
Operasi Antik Toba 2026, Polres Tapsel Ungkap 14 Kasus Narkoba dan Amankan 14 Tersangka
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:17 WIB

Polres Padangsidimpuan Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan, Dua Pelaku Diamankan

Rabu, 17 Juni 2026 - 02:29 WIB

Kejagung Temukan Ribuan Motor Listrik Diduga Hasil Mark Up Tersimpan di Gudang PT YAT

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:57 WIB

Dugaan Mega Korupsi di BGN, Kejagung Tetapkan Mantan Pimpinan sebagai Tersangka

Senin, 8 Juni 2026 - 09:01 WIB

Dugaan Suap Izin Tinggal WNA, KPK Bongkar Praktik Korupsi di Lingkungan Imigrasi

Kamis, 4 Juni 2026 - 05:41 WIB

KPK Cari Wakil Menteri Imigrasi, Silmy Karim Terkait OTT di Imigrasi Jakarta Barat

Berita Terbaru