PETI di Sinuruik Masih Beroperasi, Publik Menunggu Langkah Nyata Gubernur Sumbar

Redaksi

- Penulis

Senin, 2 Maret 2026 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Sinuruik, Pasaman Barat – Kompasreal.com, – Puluhan alat berat milik PETI di Sinuruik, Kecamatan Talamau, Pasaman Barat, masih beroperasi meski aktivitas penambangan ilegal ini merusak lingkungan dan menimbulkan keresahan masyarakat. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius: apakah Instruksi Gubernur Sumatera Barat Nomor 2/INST-2025 tentang pencegahan dan penegakan hukum PETI benar-benar akan diterapkan?

Instruksi Gubernur Mahyeldi, yang ditetapkan pada 19 September 2025, menekankan langkah sistematis bagi Bupati/Walikota, termasuk koordinasi dengan FORKOPIMDA, identifikasi lokasi ilegal, edukasi masyarakat, dan pelaporan perkembangan setiap triwulan.

Dokumen ini menargetkan pengurangan aktivitas PETI yang berpotensi merugikan negara hingga Rp 300 triliun.
Namun di lapangan, janji koordinasi dan penegakan hukum tampak belum nyata.

Di Sinuruik, puluhan unit alat berat tetap beroperasi, sementara dugaan penyalahgunaan BBM subsidi memperkuat kesan bahwa hukum seolah tak berdaya menghadapi praktik ilegal ini.

Masyarakat menuntut aksi nyata, bukan sekadar instruksi formal: penghentian operasi alat berat ilegal, penindakan terhadap penyalahgunaan BBM subsidi, dan koordinasi efektif antar-aparat daerah.

Tanpa langkah konkret, instruksi gubernur berisiko hanya menjadi dokumen formal yang belum memberi dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat.

Edriadi

Baca Juga :  Revitalisasi Teluk Bayur: Transformasi Menuju Hub Maritim Andalan Sumatra Barat

Penulis : Edriadi lubis

Editor : EMAS

Sumber Berita: KompasReal.id

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Nagari Cubadak Tengah Minta Pertanyaan Soal KDMP Disampaikan di Kantor Nagari
P2NAPAS: Proyek Ketahanan Pangan Rp350 Miliar Diduga Bermasalah
Proyek Rp350 Miliar Disorot, PT Palma Pertiwi Makmur Pastikan Belum Berjalan
Ninik Mamak dan Pemilik Lahan Segel Pembangunan Koperasi Merah Putih di Cubadak Tengah
Pintar Bicara Itu Biasa, Pintar Menjaga Rahasia Itu Luar Biasa
Tegas! Disdik Pasaman Terbitkan Aturan Ketat Keselamatan Berkendara Siswa
Warga Talu Terpukau, Atraksi Tari Piring dan Dabuih Api Sabana Gadih Mencuri Hati
Spektakuler! Tari Piring & Dabuih Api Sanggar Sabana Gadih Curi Perhatian di Pesta Tono & Lisna
Berita ini 40 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 02:38 WIB

Wali Nagari Cubadak Tengah Minta Pertanyaan Soal KDMP Disampaikan di Kantor Nagari

Kamis, 30 April 2026 - 02:25 WIB

P2NAPAS: Proyek Ketahanan Pangan Rp350 Miliar Diduga Bermasalah

Rabu, 29 April 2026 - 23:55 WIB

Proyek Rp350 Miliar Disorot, PT Palma Pertiwi Makmur Pastikan Belum Berjalan

Rabu, 29 April 2026 - 20:13 WIB

Ninik Mamak dan Pemilik Lahan Segel Pembangunan Koperasi Merah Putih di Cubadak Tengah

Rabu, 29 April 2026 - 10:32 WIB

Pintar Bicara Itu Biasa, Pintar Menjaga Rahasia Itu Luar Biasa

Berita Terbaru