KompasReal.id. Pemerintah melalui arahan Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmen memperkuat ketahanan pangan dan energi sebagai prioritas nasional tahun 2026. Dalam rapat kabinet terbatas di Jakarta, Presiden meminta kementerian terkait memastikan stabilitas harga bahan pokok dan ketersediaan pasokan menjelang pertengahan Ramadan.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menyebutkan bahwa pemerintah akan memperluas cadangan beras pemerintah serta mempercepat distribusi pupuk bersubsidi ke sejumlah daerah sentra produksi. Selain itu, penguatan sektor energi terbarukan juga menjadi perhatian, terutama untuk mengurangi ketergantungan impor.
Di sektor ekonomi, nilai tukar rupiah dilaporkan masih dalam rentang stabil meski terjadi dinamika global. Pemerintah dan Bank Indonesia disebut terus melakukan koordinasi untuk menjaga inflasi tetap terkendali di kisaran target nasional.
Sementara itu, di bidang infrastruktur, sejumlah proyek strategis nasional dilaporkan memasuki tahap akhir penyelesaian. Pemerintah berharap proyek-proyek tersebut dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta membuka lapangan kerja baru.
Pengamat ekonomi menilai langkah konsolidasi kebijakan fiskal dan moneter menjadi kunci menghadapi tantangan global tahun ini. Pemerintah pun diminta menjaga transparansi dan komunikasi publik agar stabilitas nasional tetap terjaga.
Catatan: Informasi ini bersifat ringkasan umum. Untuk publikasi resmi, pastikan verifikasi ke sumber primer seperti keterangan pers pemerintah, data BPS, atau pernyataan resmi kementerian terkait guna menghindari kekeliruan data.
Penulis : Kr03
Editor : EMAS
Sumber Berita: KompasReal.id













