Pulang dari KTT Mesir, Presiden Prabowo: Indonesia Siap Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

Redaksi

- Penulis

Rabu, 15 Oktober 2025 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com, JAKARTA  Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyatakan kesiapan Indonesia untuk mengerahkan pasukan perdamaian ke Gaza, Palestina. Pernyataan tersebut disampaikan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Selasa (14/10/2025), seusai menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian di Sharm El-Sheikh, Mesir.

​Kesiapan atas Permintaan Mediator Kunci

​Presiden Prabowo menegaskan bahwa kesiapan ini merupakan respons atas pertanyaan dari sejumlah negosiator kunci yang terlibat dalam perjanjian perdamaian di Gaza.

​”Kalau diminta pasukan penjaga perdamaian, pasukan peacekeeping, Indonesia siap,” ujar Presiden Prabowo.

​Beliau menyebutkan bahwa pertanyaan mengenai kesiapan Indonesia datang dari negara-negara yang berperan sebagai mediator utama dan yang terlibat langsung dalam isu Palestina. Negara-negara tersebut antara lain:

  1. Amerika Serikat (diwakili Presiden Donald Trump)
  2. Mesir (diwakili Presiden El-Sisi)
  3. Republik Turkiye (diwakili Presiden Recep Tayyip Erdogan)
  4. Qatar (diwakili Emir Syekh Tamim bin Hamad Al Thani)

​”Saya ditanya oleh pihak-pihak yang merupakan pihak katakanlah mediator kunci, Amerika Serikat, dengan Turki, Qatar, Mesir, negara-negara yang langsung berurusan dengan Palestina. Mereka bertanya, bagaimana kesiapan Indonesia, kami katakan kami siap,” jelas Prabowo.

​Tahap Selanjutnya: Pembahasan Teknis

​Meskipun kesiapan telah ditegaskan, Presiden Prabowo menyatakan bahwa implementasi teknis pengiriman pasukan perdamaian akan menjadi pembahasan berikutnya, mengingat kompleksitas situasi di lapangan.

​”Itu sudah saya tegaskan. Kita sekarang akan bicara detailnya lah, ini masih rumit, tidak gampang. Tapi, ya kita mulai kerja,” pungkas Presiden.

​KTT Perdamaian Sharm El-Sheikh sendiri diadakan pada Senin (13/10/2025) untuk menyaksikan penandatanganan perjanjian perdamaian dan penghentian perang di Gaza. Forum tingkat tinggi ini diharapkan menjadi langkah penting menuju stabilitas dan perdamaian di kawasan Timur Tengah. (KR/kc)

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Bungkam Menjadi Penyesalan: Kisah Pernikahan Putra Pemimpin Tertinggi Iran yang Menggugat Logika Duniawi” —
Kedubes Iran di China: Kami Tak Butuh Sumbangan Uang, Tapi Solidaritas Internasional 
Video Joget di Monumen Perang AS Viral, Picu Kecaman Publik
Integrasi Kurikulum Al-Qur’an ke Sekolah Negeri: Strategi Senegal Memodernisasi
Tren “Tight Men” di Jepang: Kekhawatiran Baru atas Keamanan Publik
Trump Tertekan, Iran Unggul di Perang Politik
Mehdi Taremi Siap Tinggalkan Olympiacos, Kembali ke Iran Demi Membela Negara
Inggris Izinkan AS Gunakan Pangkalan Militer untuk Serangan Terhadap Rudal Iran
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:27 WIB

Dari Bungkam Menjadi Penyesalan: Kisah Pernikahan Putra Pemimpin Tertinggi Iran yang Menggugat Logika Duniawi” —

Senin, 9 Maret 2026 - 00:52 WIB

Kedubes Iran di China: Kami Tak Butuh Sumbangan Uang, Tapi Solidaritas Internasional 

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:25 WIB

Video Joget di Monumen Perang AS Viral, Picu Kecaman Publik

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:29 WIB

Integrasi Kurikulum Al-Qur’an ke Sekolah Negeri: Strategi Senegal Memodernisasi

Selasa, 3 Maret 2026 - 22:00 WIB

Tren “Tight Men” di Jepang: Kekhawatiran Baru atas Keamanan Publik

Berita Terbaru

Nasional

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 00:08 WIB

Mimbar jumat

Menjaga “Lentera” Ramadhan: Dari Musim ke Gaya Hidup

Jumat, 20 Mar 2026 - 13:38 WIB