Sinergi Pemkab Madina dan Pemprov Sumut: Rp 36,5 Milar Dialokasikan untuk restorasi jalur jembatan Merah – Simpanggambir

KompasReal.id

- Editor

Sabtu, 25 April 2026 - 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id,  Madina – Bupati Mandailing Natal H Saipullah Nasution mengumumkan rencana perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan yang mengalami kerusakan parah di beberapa titik wilayah Madina.

 

Langkah ini merupakan hasil koordinasi intensif antara Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

 

Dalam konferensi pers ini Bupati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Gubernur Sumatera Utara atas respons cepat terhadap kondisi jalan di Madina. Pertemuan yang dihadiri oleh jajaran OPD, termasuk Dinas PU, Wakil Bupati, dan Satpol PP di tingkat provinsi tersebut menyepakati pengalokasian anggaran besar untuk pemulihan akses transportasi.

 

Pemerintah Provinsi akan mengucurkan dana sebesar Rp36,5 miliar untuk memperbaiki kerusakan jalan mulai dari Jembatan Merah hingga Simpang Gambir, serta beberapa titik di Ulu Pungkut. Fokus utama perbaikan meliputi penanganan longsor, pengaspalan disejumlah titik yang rawan dan perbaikan drainase.

 

Adapun rincian penanganan jalan yang menjadi kewenangan provinsi adalah sebagai berikut:

 

Penanganan Jembatan Aek Inumon 1: Rp4,5 Miliar.

Penanganan Jembatan Aek Inumon 2: Rp4 Miliar.

Penanganan Longsoran Ruas Muara Soma – Simpang Gambir: Rp12 Miliar.

Penanganan Longsoran Ruas Jembatan Merah – Muara Soma: Rp10 Miliar.

Penanganan Longsoran Ruas Muara Pungkut – Simpang Banyak: Rp3 Miliar.

Pemeliharaan Berkala Jalan Muara Soma – Simpang Gambir: Rp6 Miliar.

Target Pelaksanaan dan Dampak Ekonomi

 

Pekerjaan ini direncanakan mulai berjalan pada awal Juni atau Juli tahun ini. Pemerintah menargetkan seluruh proyek ini rampung dalam tahun anggaran 2026 agar mobilitas masyarakat kembali normal.

 

” Perbaikan ini sangat krusial. Jika selama ini waktu tempuh menuju Natal mencapai 4 hingga 5 jam karena kerusakan jalan, nantinya diharapkan bisa dipangkas menjadi 2 sampai 3 jam saja,” ungkap Bupati.

Baca Juga :  Harga BBM Nonsubsidi Naik Tajam April 2026, Masyarakat Mulai Terdampak

 

Dengan akses yang kembali lancar, pemerintah optimis pemanfaatan fasilitas sosial, pendidikan, dan roda perekonomian masyarakat di wilayah Mandailing Natal dan pantai barat akan kembali maksimal.

Penulis : Kr03

Editor : Emas

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konfirmasi Belum Ditanggapi, Dugaan PETI di Sipogu Masih Menunggu Klarifikasi
Dinas PUPR Madina dan Insan Pers Perkuat Sinergi Dorong Siabu Jadi Lumbung Pangan Tabagsel
SMA Negeri 1 Sinunukan Bersholawat, Tanamkan Keteladanan Rasulullah kepada Generasi Muda
Akun TikTok Ucok Botol Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Sipogu, APH Dipertanyakan
Pesta Pembangunan Gereja HKBP Aek Nauli Digelar, Semangat Gotong Royong Masyarakat Menguat
Pesta Pembangunan Gereja HKBP Aek Nauli Digelar, Pemkab Madina Dorong Semangat Kebersamaan
Camat Linggabayu Turun Tangan Bersihkan Batang Kayu yang Tutup Jalan Desa Sikumbu
Proyek Parit Jalan Provinsi di Lembah Sorik Marapi Disorot Warga, Material Dinilai Ganggu Pengguna Jalan
Berita ini 20 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:47 WIB

Konfirmasi Belum Ditanggapi, Dugaan PETI di Sipogu Masih Menunggu Klarifikasi

Senin, 14 September 2026 - 20:06 WIB

Dinas PUPR Madina dan Insan Pers Perkuat Sinergi Dorong Siabu Jadi Lumbung Pangan Tabagsel

Minggu, 13 September 2026 - 23:47 WIB

SMA Negeri 1 Sinunukan Bersholawat, Tanamkan Keteladanan Rasulullah kepada Generasi Muda

Minggu, 13 September 2026 - 21:44 WIB

Akun TikTok Ucok Botol Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Sipogu, APH Dipertanyakan

Minggu, 13 September 2026 - 16:54 WIB

Pesta Pembangunan Gereja HKBP Aek Nauli Digelar, Semangat Gotong Royong Masyarakat Menguat

Berita Terbaru