Usai Tinjau Lokasi Bencana, Bupati Tapsel Sebut APBD 2025 Lebih Terdampak

Redaksi

- Penulis

Senin, 17 Maret 2025 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu menyapa warga di sela menghadiri Safari Ramadhan.

i

Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu menyapa warga di sela menghadiri Safari Ramadhan.

KompasReal.com, Tapsel – Hari keenam belas Syafari Ramadhan Pemkab Tapsel, langsung dipimpin Bupati Tapsel dan diikuti Wakil Bupati Tapsel, Forkopimda seperti Kapolres Tapsel dan pejàbàt Tapsel beserta tokoh agama dan tokoh masyarakat di Batu Horpak Kecamatan Tantom Angkola, Minggu, 16 Maret 2025.

Sambutan mewakili Forkopimda yakni Kapolres Tapsel AKBP Yasir Ahmadi, mengatakan Pemkab Tapsel saat ini sedang mengalami kesulitan keuangan daerah tahun ini. Antara lain karena adanya pemotongan anggaran dari pemerintah pusat ke Pemkab Tapsel.

Karena itu, perwira Polri berpangkat melati dua ini mengajak segenap elemen masyarakat untuk selalu kompak dan bersatu mendukung pemerintah Tapsel dipimpin Bupati Gus Irawan Pasaribu dan Wakil Bupati Jafar Syahbuddin Ritonga.

Selain itu, Kapolres Tapsel mengajak segenap masyarakat untuk tertib berlalulintas. Lengkapi perlengkapan berkendara seperti helm, kaca spion, jangan ugal-ugalan dan tidak memakai kenalpot blong.

Selanjutnya, Wakil Ketua DPRD Tapsel Abdul Basith Dalimunthe menjelaskan tentang anggaran tahun 2025 sekitar Rp200 miliar yang seharusnya dapat dipakai untuk pembangunan di tengah rakyat, namun terpaksa dipakai untuk menutupi Belanja Pegawai.

“Kenapa anggaran Belanja Pegawai Tapsel tahun ini membengkak ? Karena pengangkatan ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK dari tahun 2021 sampai 2024 oleh pemerintahan Bupati sebelum ini tidak selektif” jelas Basith.

Anggaran sekitar Rp200 miliar yang semestinya dipakai untuk biaya pembangunan di tengah masyarakat inilah, yang terpaksa dipakai untuk menutupi Belanja Pegawai (PNS dan PPPK) yang bertambah ribuan orang tersebut. Terhadap kondisi bencana alam banjir longsor yang dialami Tapsel saat ini, Basith menghimbau masyarakat agar mewaspadai banjir susulan.

APBD 2025 terdampak bencana

Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu merespon atau menanggapi pernyataan Kapolres dan wakil Ketua DPRD Tapsel itu, menyebut Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 dengan struktur yang sangat tidak ideal atau boleh juga disebut dilanda bencana yang dahsyat.

Baca Juga :  PTAR Sampaikan Duka Cita dan Kerahkan Tim Tanggap Darurat untuk Bencana Banjir–Longsor di Tabagsel

Dahsyat dimaksudkan Gus Irawan adalah, ketika membandingkan jumlah kerugian akbat banjir di Kecamatan Angkola Muaratais, Batang Angkola dan Sayurmatinggi dengan ‘membengkaknya Belanja Pegawai’ pada APBD Tapsel tahun 2025 ini.

Gus menyampaikan itu usai meninjau dan meyerahkan bantuan di beberapa titik lokasi bencana banjir di tiga kecamatan, dan dilanjutkan dengan Safari Ramadhan di Desa Batu Horpak, Kecamatan Tano Tombangan (Tantom) Angkola.

Dijelaskan, struktur APBD 2025 merupakan yang terparah di kurun waktu 10 tahun terakhir. Hal ini dapat dilihat, kalau ditahun 2015 belanja daerah sebesar Rp1,1 triliun lebih, untuk Belanja Modal atau belanja pembangunan sebesar Rp303 miliar lebih atau 27,16 % serta tahun 2020 diera pandemi covid setelah dilakukan pemotongan dana transfer sekitar Rp190 miliar, belanja daerah menjadi sebesar Rp1,3 triliyun lebih dengan Belanja Modal atau belanja pembangunan Rp315 miliar lebih atau 23,39 %.

Sedangkan di tahun 2025 belanja daerah sebesar Rp1,5 trilun lebih dengan “Belanja Modal atau belanja pembangunan untuk rakyat hanya sebesar Rp89 miliar lebih atau 5,8 %, disebabkan banyaknya anggaran daerah diserap untuk Belanja Pegawai” ungkap Gus mantan anggota DPR itu.

Adapun peningkatan Belanja Pegawai di tahun 2025 sehingga menjadi sebesar Rp739 miliar, tidak diimbangi pertambahan pendapatan daerah, sehingga terpaksa diambil Rp200 miliar dari belanja yang semestinya dipakai untuk pembangunan sarana prasarana fisik seperti jalan dan jembatan yang dinikmati masyarakat.

Kemudian, sebagai akibat kebijakan efisiensi keuangan negara, tahun ini pemerintah pusat memotong jatah anggaran Tapsel sekitar Rp113 miliar. Akibatnya, program pembangunan yang telah ditampung di APBD tahun 2025 ini terpaksa dibatalkan.

“Bapak dan ibu sekalian, dampak banjir di tiga kecamatan yang kami tinjau tadi, ternyata bencana yang melanda APBD kita di tahun anggaran 2025 ini jauh lebih dahsyat lagi,” terang Bupati Tapsel Gus Irawan.

Baca Juga :  Gus Irawan: Sentuhan Kemanusiaan di Balik Janji "Tapsel Bangkit"

Di akhir acara, Bupati Gus Irawan bersama Wakil Bupati Jafar Syahbuddin, Sekretaris Daerah Sofian Adil dan Kapolres AKBP Yasir Ahmadi menyerahkan zakat pegawai Pemkab tapsel kepada mustahik, bantuan untuk korban bencana kebakaran dan seperangkat alat pengeras suara.

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MACAN ASIA INDONESIA KOTA PADANGSIDIMPUAN MONITORING PERKEMBANGAN PROGRAM MBG DI LEMBAGA PENDIDIKAN KEMENAG KOTA PADANGSIDIMPUAN
Kejati Jambi Periksa Sekretariat DPRD Merangin Terkait Dugaan Korupsi Anggaran
Rekaman VCS Tak Senonoh Beredar, Diduga Mirip Tokoh Publik di Padang Lawas
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin usaha Perumda BPR Bank Cirebon
Kapolres Batang Sidak Pos Pelayanan SIM, Tegaskan Larangan Pungli dan Penguatan Integritas
Mimbar Jumat Masjid Jami’ Ahlussunnah Wal Jamaah Bincar, Padangsidimpuan Jumat, 6 Februari 2026
Dari Cik Cik Bum Bum ke Jalan Alus: Kisah Fadia Arafiq Membuktikan Diri di Kursi Bupati
Gempa Hari Ini Guncang Binjai Sumut, Cek Kekuatan Magnitudonya! 
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 20:38 WIB

MACAN ASIA INDONESIA KOTA PADANGSIDIMPUAN MONITORING PERKEMBANGAN PROGRAM MBG DI LEMBAGA PENDIDIKAN KEMENAG KOTA PADANGSIDIMPUAN

Minggu, 15 Februari 2026 - 06:10 WIB

Kejati Jambi Periksa Sekretariat DPRD Merangin Terkait Dugaan Korupsi Anggaran

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:33 WIB

Rekaman VCS Tak Senonoh Beredar, Diduga Mirip Tokoh Publik di Padang Lawas

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:07 WIB

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin usaha Perumda BPR Bank Cirebon

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:16 WIB

Kapolres Batang Sidak Pos Pelayanan SIM, Tegaskan Larangan Pungli dan Penguatan Integritas

Berita Terbaru

Nasional

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 00:08 WIB

Mimbar jumat

Menjaga “Lentera” Ramadhan: Dari Musim ke Gaya Hidup

Jumat, 20 Mar 2026 - 13:38 WIB