35 Tahun, Mantan PNS Menang Pilgub di Jepang – Gubernur Termuda Disambut Meriah Publik”

Redaksi

- Penulis

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Seorang kandidat independen berusia 35 tahun, Takato Ishida, memenangkan pemilihan gubernur Prefektur Fukui, Jepang pada 25 Januari 2026, dalam sebuah kontes yang berjalan ketat melawan calon-calon berpengalaman yang lebih tua. Pengumuman kemenangannya langsung memicu perbincangan luas di media sosial dan kalangan publik lokal.

Ishida dikenal sebelumnya sebagai pegawai negeri (PNS) di Kementerian Luar Negeri Jepang, bekerja sebagai diplomat termasuk sebagai wakil konsul di Melbourne sebelum memutuskan mundur pada akhir 2025 untuk maju dalam pemilihan gubernur.

Kemenangan Ishida disebut menarik karena ia menjadi gubernur termuda yang pernah terpilih di Jepang, menggantikan gubernur pendahulu yang mundur setelah menghadapi isu skandal di pemerintahan prefektur.

Berita kemenangan Ishida mendapat sambutan hangat di berbagai kalangan masyarakat Jepang, dengan netizen di “X” dan platform lain menyebut pilihannya sebagai simbol perubahan generasi dalam politik Jepang dan sinyal bahwa pemilih muda mencari wajah politik baru.

Beberapa komentar dalam media sosial bahkan berbicara tentang popularitas pribadinya di kalangan publik, termasuk menarik perhatian netizen karena gaya dan penampilannya — meskipun hal semacam ini juga memicu perdebatan soal fokus wacana politik yang lebih pada citra daripada substansi kebijakan.

 

 

 

 

Baca Juga :  Integrasi Kurikulum Al-Qur'an ke Sekolah Negeri: Strategi Senegal Memodernisasi

Penulis : Edy siregar

Editor : EMAS

Sumber Berita: Qozinform

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Bungkam Menjadi Penyesalan: Kisah Pernikahan Putra Pemimpin Tertinggi Iran yang Menggugat Logika Duniawi” —
Kedubes Iran di China: Kami Tak Butuh Sumbangan Uang, Tapi Solidaritas Internasional 
Video Joget di Monumen Perang AS Viral, Picu Kecaman Publik
Integrasi Kurikulum Al-Qur’an ke Sekolah Negeri: Strategi Senegal Memodernisasi
Tren “Tight Men” di Jepang: Kekhawatiran Baru atas Keamanan Publik
Trump Tertekan, Iran Unggul di Perang Politik
Mehdi Taremi Siap Tinggalkan Olympiacos, Kembali ke Iran Demi Membela Negara
Inggris Izinkan AS Gunakan Pangkalan Militer untuk Serangan Terhadap Rudal Iran
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:27 WIB

Dari Bungkam Menjadi Penyesalan: Kisah Pernikahan Putra Pemimpin Tertinggi Iran yang Menggugat Logika Duniawi” —

Senin, 9 Maret 2026 - 00:52 WIB

Kedubes Iran di China: Kami Tak Butuh Sumbangan Uang, Tapi Solidaritas Internasional 

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:25 WIB

Video Joget di Monumen Perang AS Viral, Picu Kecaman Publik

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:29 WIB

Integrasi Kurikulum Al-Qur’an ke Sekolah Negeri: Strategi Senegal Memodernisasi

Selasa, 3 Maret 2026 - 22:00 WIB

Tren “Tight Men” di Jepang: Kekhawatiran Baru atas Keamanan Publik

Berita Terbaru

Mimbar jumat

Menjaga “Lentera” Ramadhan: Dari Musim ke Gaya Hidup

Jumat, 20 Mar 2026 - 13:38 WIB

Mandailing natal

Kapolres Madina dan Bupati Tinjau Pos PAM II Natal hingga Pantai Kavling

Kamis, 19 Mar 2026 - 19:31 WIB