Daging Ini Halal untuk Kami, Haram untuk Tuan – Kisah Haru Tukang Sol Sepatu yang Hajinya Diterima Allah

Redaksi

- Penulis

Selasa, 2 Desember 2025 - 11:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KomasReal.com, Inspirasi Islami – Sebuah kisah menggetarkan kembali mengingatkan umat Muslim bahwa kemuliaan ibadah tidak selalu ditentukan oleh jauhnya perjalanan dan besarnya biaya, tetapi oleh ketulusan hati dan kepedulian kepada sesama. Riwayat masyhur yang disampaikan oleh ulama besar Abu Abdurrahman Abdullah bin al-Mubarak al-Hanzhali al-Marwazi menceritakan peristiwa menakjubkan tentang seorang tukang sol sepatu sederhana dari Damaskus, Sa’id bin Muhafah, yang mendapatkan anugerah haji mabrur tanpa pernah berangkat ke Tanah Suci pada tahun itu.

Kisah dimulai ketika Abdullah bin Mubarak bermimpi melihat dua malaikat berbicara mengenai jamaah haji tahun tersebut. Dalam mimpinya, malaikat mengatakan bahwa meski 700.000 jamaah telah menunaikan ibadah haji, tidak satu pun hajinya diterima, kecuali seorang lelaki sederhana yang bahkan tidak hadir di Mekkah: Sa’id bin Muhafah. Berkat amalnya, seluruh jamaah haji lainnya turut mendapatkan penerimaan dari Allah SWT.

Tersentak dan penasaran, Abdullah bin Mubarak kemudian melakukan perjalanan menuju Damaskus setelah pulang dari haji. Di sana ia menemukan Sa’id, seorang tukang sol sepatu yang hidup dalam kesederhanaan. Sa’id kemudian menceritakan bagaimana selama bertahun-tahun ia menabung dari hasil kerjanya, berharap suatu hari dapat memenuhi panggilan Allah untuk berhaji. Tahun itu, tabungannya telah mencapai 350 dirham, cukup untuk berangkat ke Tanah Suci.

Namun takdir berkata lain. Istrinya yang sedang hamil mengidam makanan dari sebuah rumah janda miskin. Sa’id mendatangi rumah itu dan meminta sedikit makanan untuk istrinya. Sang janda menangis dan berkata, “Daging ini halal bagi kami, tetapi haram bagi tuan.” Rupanya, makanan itu berasal dari bangkai yang terpaksa mereka makan karena sudah tiga hari tak menjamah makanan sama sekali.

Baca Juga :  Potensi Herbal dalam Pendekatan Komplementer Pengobatan Tumor Payudara

Terharu dan sedih, Sa’id segera pulang dan mengambil seluruh uang tabungan haji yang ia kumpulkan selama bertahun-tahun. Ia menyerahkannya kepada sang janda untuk menyelamatkan kehidupannya dan anak-anaknya. Dengan itu, ia membatalkan niat berhaji demi menolong sesama.

Ketika mendengar cerita itu, Abdullah bin Mubarak menangis tersedu-sedu. Ia berkata:
“Inilah haji mabrurmu, wahai Sa’id. Engkau memberi kehidupan bagi yang kelaparan. Engkau memilih ridha Allah daripada kebanggaan manusia.”

Kisah ini menjadi teladan abadi bagi umat Islam: bahwa nilai ibadah tidak hanya terletak pada ritual, tetapi pada kemurnian hati dan kepedulian terhadap manusia lain. Haji mabrur bukan hanya perjalanan menuju Ka’bah, tetapi perjalanan menuju keikhlasan dan kasih sayang.

Sumber: Riwayat kisah Abdullah bin al-Mubarak tentang Sa’id bin Muhafah.KR03

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perahu Kecil, Harimau Besar, dan Keberanian Seorang Dokter di Tengah Sungai
Keluarga Sehat Bukan Hanya Soal Makanan: Studi Buktikan Aktivitas Outdoor 2 Jam Seminggu Kunci Hubungan Harmonis”
Potensi Herbal dalam Pendekatan Komplementer Pengobatan Tumor Payudara
Ketika Alam Ikut Bergoyang Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri MURI
Dari Juara Bumi ke Darurat Kemanusiaan: Sumatera, Lingkungan, dan Hilangnya Keteladanan
Ketika Lapar Menjadi Terapi: Rahasia Perbaikan Tubuh dari Dalam Sel
Hari HAM Sedunia: 400 Warga Menggantung Tanpa Kepastian Hukum
Ketika Alam Membalas: Bencana Sumatera dan Luka yang Tidak Lagi Bisa Ditutup
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 19:26 WIB

Perahu Kecil, Harimau Besar, dan Keberanian Seorang Dokter di Tengah Sungai

Sabtu, 17 Januari 2026 - 19:32 WIB

Keluarga Sehat Bukan Hanya Soal Makanan: Studi Buktikan Aktivitas Outdoor 2 Jam Seminggu Kunci Hubungan Harmonis”

Jumat, 16 Januari 2026 - 21:07 WIB

Potensi Herbal dalam Pendekatan Komplementer Pengobatan Tumor Payudara

Sabtu, 3 Januari 2026 - 21:37 WIB

Ketika Alam Ikut Bergoyang Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri MURI

Minggu, 28 Desember 2025 - 16:27 WIB

Dari Juara Bumi ke Darurat Kemanusiaan: Sumatera, Lingkungan, dan Hilangnya Keteladanan

Berita Terbaru