Alhamdulillah, pada hari Jumat yang mulia ini, bertepatan dengan Jumat akhir bulan Rajab, shalat Jumat di Masjid Agung Al-Abror Padangsidimpuan berlangsung dengan khidmat dan penuh keberkahan.
Berikut adalah susunan petugas ibadah hari ini:
Khatib (semula direncanakan): KH. Amsir Shaleh
(Beliau berhalangan hadir dan digantikan oleh)
Khatib pengganti: Ustadz Dr. Muhammad Azhar, M.A.
Imam: H. Asrul Anwar Dalimunthe, SPd.I
Muadzin: Faisal Harahap
Tema khotbah Jumat kali ini sangat relevan dengan momen bulan Rajab, yaitu “Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW dalam Ayat Al-Qur’an – Surat Al-Isra Menegaskan Bahwa Kejadian Itu Nyata”.
Berikut adalah beberapa cuplikan visual Masjid Agung Al-Abror yang megah dan baru saja direnovasi, menjadi salah satu ikon keindahan arsitektur Islam di Padangsidimpuan:
Inti Tema Khotbah: Penegasan Kebenaran Isra Mi’raj dalam Al-Qur’an
Allah SWT menegaskan peristiwa agung Isra Mi’raj secara langsung dalam firman-Nya pada Surat Al-Isra ayat 1:
سُبْحَانَ الَّذِيْٓ أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِۦ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَا الَّذِي بَٰرَكْنَا حَوْلَهُۥ لِنُرِيَهُۥ مِنْ ءَايَٰتِنَآ ۚ إِنَّهُۥ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ
Artinya: “Maha Suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya, agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (QS. Al-Isra: 1)
Ayat ini menjadi bukti nyata dalam Al-Qur’an bahwa peristiwa Isra (perjalanan malam dari Mekkah ke Yerusalem) dan Mi’raj (kenaikan ke langit hingga Sidratul Muntaha) adalah kejadian haqiqi (benar-benar terjadi secara fisik dan ruhani), bukan mimpi atau khayalan. Allah memulai ayat dengan “Subhanallah” untuk menunjukkan keagungan-Nya yang melampaui batas ruang dan waktu, serta sebagai pengingat bahwa mukjizat ini adalah tanda kekuasaan-Nya.
Berikut adalah ilustrasi perjalanan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang menggambarkan tahapan agung tersebut:
Hikmah Utama dari Isra Mi’raj
Menegaskan keimanan bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Turunnya perintah shalat lima waktu sebagai tiang agama dan penghibur hati Nabi di tengah ujian berat.
Mengajarkan kita untuk tetap istiqamah dalam ibadah, terutama shalat, sebagai jembatan langsung antara hamba dan Rabb-nya.
Semoga shalat Jumat hari ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah, memperbaiki kualitas shalat, dan mengambil pelajaran dari perjalanan mulia Rasulullah SAW. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
Jazakumullah khairan katsiran atas partisipasi jamaah dalam menjaga kebersihan dan kekhidmatan ibadah di Masjid Agung Al-Abror. Semoga Allah menerima amal ibadah kita semua.













