Israel Setujui Langkah Memperluas Rampasan Kekuasaannya di Tepi Barat yang Diduduki

Redaksi

- Penulis

Senin, 9 Februari 2026 - 23:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Pada 8–9 Februari 2026, kabinet keamanan Israel menyetujui serangkaian keputusan kontroversial yang akan memperluas kekuasaan Israel di wilayah Tepi Barat yang diduduki, termasuk mempermudah pembelian lahan oleh pemukim Yahudi dan memberikan otoritas Israel lebih luas atas warga Palestina.

Al Jazeera
Langkah ini mencakup perubahan pada aturan kepemilikan dan penegakan hukum di Tepi Barat, salah satu wilayah yang sejak 1967 berada di bawah pendudukan Israel dan dianggap sebagai bagian utama dari negara Palestina di masa depan. Keputusan tersebut juga diharapkan membuka jalan bagi perluasan permukiman Israel di wilayah tersebut.
Al Jazeera
Para pejabat Israel yang mendukung kebijakan tersebut mengatakan bahwa perubahan ini akan memperkuat kontrol administratif dan hukum di wilayah itu, termasuk untuk menangani masalah lingkungan dan situs arkeologi, serta membuka pendaftaran lahan yang sebelumnya tertutup.

Namun, keputusan ini menuai kecaman luas. Negara-negara Arab dan negara-negara Muslim lainnya mengecam langkah Israel tersebut, menyebutnya sebagai pelanggaran hukum internasional dan ancaman terhadap prospek solusi dua negara. Mereka khawatir kebijakan itu semakin melegitimasi praktik aneksasi de facto di wilayah pendudukan.

Para ahli hukum dan kelompok HAM juga mengecam keputusan tersebut. Mereka menilai tindakan ini melanggar perjanjian internasional seperti Oslo Accords dan semakin memberangus kekuasaan pemerintahan Palestina di wilayah yang semestinya berada di bawah kendali mereka.

 

Penulis : Edy siregar

Editor : EMAS

Sumber Berita: Al jazeera

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Idul Fitri Dunia 2026 Diwarnai Konflik Timur Tengah, Umat Rayakan Lebaran di Tengah Duka
Pesan Ayatullah Abbasi, Rektor Universitas Internasional Al-Mustafa‌ Iran, kepada Syaikh Al-Azhar Mesir
Dari Bungkam Menjadi Penyesalan: Kisah Pernikahan Putra Pemimpin Tertinggi Iran yang Menggugat Logika Duniawi” —
Kedubes Iran di China: Kami Tak Butuh Sumbangan Uang, Tapi Solidaritas Internasional 
Video Joget di Monumen Perang AS Viral, Picu Kecaman Publik
Integrasi Kurikulum Al-Qur’an ke Sekolah Negeri: Strategi Senegal Memodernisasi
Tren “Tight Men” di Jepang: Kekhawatiran Baru atas Keamanan Publik
Trump Tertekan, Iran Unggul di Perang Politik
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 10:45 WIB

Idul Fitri Dunia 2026 Diwarnai Konflik Timur Tengah, Umat Rayakan Lebaran di Tengah Duka

Sabtu, 21 Maret 2026 - 22:02 WIB

Pesan Ayatullah Abbasi, Rektor Universitas Internasional Al-Mustafa‌ Iran, kepada Syaikh Al-Azhar Mesir

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:27 WIB

Dari Bungkam Menjadi Penyesalan: Kisah Pernikahan Putra Pemimpin Tertinggi Iran yang Menggugat Logika Duniawi” —

Senin, 9 Maret 2026 - 00:52 WIB

Kedubes Iran di China: Kami Tak Butuh Sumbangan Uang, Tapi Solidaritas Internasional 

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:25 WIB

Video Joget di Monumen Perang AS Viral, Picu Kecaman Publik

Berita Terbaru