Pemerintah Lancarkan Agenda Nasional 2026 untuk Perkuat Sinergi dan Produktivitas Bangsa

Redaksi

- Penulis

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Pemerintah Indonesia melanjutkan agenda nasional strategis di awal tahun 2026 dengan membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah yang digelar di Bogor, Jawa Barat pada 2 Februari 2026. Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menguatkan sinergi antara pemerintahan pusat dan daerah guna mempercepat implementasi program pembangunan nasional.

Sekretariat Kabinet Republik Indonesia

Rakornas memberi fokus utama pada percepatan realisasi agenda pembangunan yang sudah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2024–2029, termasuk penguatan layanan publik, pemerataan ekonomi, dan penguatan infrastruktur di daerah tertinggal. Pemerintah menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor dan level pemerintahan untuk memastikan target-target nasional dapat dicapai secara efektif.

Sekretariat Kabinet Republik Indonesia

Selain itu, pemerintah telah meluncurkan National Productivity Master Plan (MPPN) 2025–2029 sebagai blueprint nasional untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lewat peningkatan produktivitas dan inovasi. Master plan ini mengintegrasikan kebijakan pusat dan daerah dengan sektor swasta serta pendidikan, guna mempercepat transisi menuju ekonomi berdaya saing tinggi.

Dalam ranah pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, pemerintah juga telah memperkenalkan program digitalisasi pembelajaran yang menjangkau 38 provinsi, bertujuan mendorong akses pendidikan berkualitas bagi generasi muda di seluruh wilayah Indonesia. Program ini sejalan dengan target nasional untuk menyiapkan tenaga kerja yang kompetitif di era digital.
Kementerian PAN dan RB

Agenda nasional lainnya adalah penetapan kalender libur dan cuti bersama tahun 2026 sesuai keputusan pemerintah yang mencakup 17 hari libur nasional dan delapan hari cuti bersama, sebagai bagian dari upaya menciptakan keseimbangan kerja dan perayaan budaya serta momen kebangsaan yang penting bagi masyarakat Indonesia.

 

Penulis : Edy siregar

Editor : EMAS

Sumber Berita: Sekretariat,kabinet,ri

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sidang Isbat Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan Lebaran 2026 pada 19 Maret
Pemerintah Siapkan Skema Komprehensif Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026
PERTAMA KALI! TNI AL Kirim Pemudik Roda Dua Lintas Pulau Jakarta-Babel dengan KRI Semarang-594
Pangdam XXIV/MT Mayjen TNI Lucky Avianto Tinjau Langsung Pos Kotis Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 123/Rajawali di Papua Selatan  
252 SPPG DI SUMUT DI TUTUP, 6 SPPG DIANTARANYA DI TAPSEL DAN PADANGSIDIMPUAN
Kasad Hadiri Peringatan HUT ke-65 Kostrad di Cilodong
Prabowo Kumpulkan Para Mantas, Bahas Dampak Konflik Iran-AS bagi Kedaulatan Ekonomi dan Energi RI
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:57 WIB

Sidang Isbat Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:22 WIB

Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan Lebaran 2026 pada 19 Maret

Selasa, 17 Maret 2026 - 03:16 WIB

Pemerintah Siapkan Skema Komprehensif Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026

Senin, 16 Maret 2026 - 12:14 WIB

PERTAMA KALI! TNI AL Kirim Pemudik Roda Dua Lintas Pulau Jakarta-Babel dengan KRI Semarang-594

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:26 WIB

Pangdam XXIV/MT Mayjen TNI Lucky Avianto Tinjau Langsung Pos Kotis Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 123/Rajawali di Papua Selatan  

Berita Terbaru

Mimbar jumat

Menjaga “Lentera” Ramadhan: Dari Musim ke Gaya Hidup

Jumat, 20 Mar 2026 - 13:38 WIB

Mandailing natal

Kapolres Madina dan Bupati Tinjau Pos PAM II Natal hingga Pantai Kavling

Kamis, 19 Mar 2026 - 19:31 WIB