KompasReal.id, Kasus penyiraman air keras terhadap seorang aktivis hak asasi manusia menjadi perhatian luas publik setelah videonya viral di media sosial. Korban diketahui bernama Andrie Yunus yang merupakan Wakil Koordinator dari organisasi Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Salemba, Jakarta Pusat, dan kini tengah ditangani aparat kepolisian.
Informasi yang beredar menyebutkan, korban diserang oleh dua orang tak dikenal yang berboncengan sepeda motor. Saat korban sedang melintas di jalan pada malam hari, pelaku mendekat lalu menyiramkan cairan yang diduga air keras ke arah tubuh korban sebelum melarikan diri dari lokasi kejadian.
Akibat serangan tersebut, Andrie Yunus mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Rekan-rekan korban dari KontraS menyatakan bahwa kondisi korban sempat mendapatkan penanganan intensif karena luka yang dialami cukup serius.
Kasus ini mendapat perhatian dari berbagai kalangan, termasuk pegiat HAM dan masyarakat sipil. Aparat dari Polda Metro Jaya saat ini tengah melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian untuk mengungkap pelaku dan motif penyerangan.
Peristiwa ini memicu keprihatinan publik karena dinilai sebagai ancaman terhadap keselamatan aktivis dan kebebasan sipil. Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat segera mengungkap pelaku dan memastikan proses hukum berjalan secara transparan agar kasus serupa tidak terulang kembali.
Penulis : Kr03
Editor : EMAS
Sumber Berita: Kompas.com












