Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Jakarta, Kasus Viral dan Tuai Kecaman Publik

Redaksi

- Editor

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Kasus penyiraman air keras terhadap seorang aktivis hak asasi manusia menjadi perhatian luas publik setelah videonya viral di media sosial. Korban diketahui bernama Andrie Yunus yang merupakan Wakil Koordinator dari organisasi Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Salemba, Jakarta Pusat, dan kini tengah ditangani aparat kepolisian.

Informasi yang beredar menyebutkan, korban diserang oleh dua orang tak dikenal yang berboncengan sepeda motor. Saat korban sedang melintas di jalan pada malam hari, pelaku mendekat lalu menyiramkan cairan yang diduga air keras ke arah tubuh korban sebelum melarikan diri dari lokasi kejadian.

Akibat serangan tersebut, Andrie Yunus mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Rekan-rekan korban dari KontraS menyatakan bahwa kondisi korban sempat mendapatkan penanganan intensif karena luka yang dialami cukup serius.

Kasus ini mendapat perhatian dari berbagai kalangan, termasuk pegiat HAM dan masyarakat sipil. Aparat dari Polda Metro Jaya saat ini tengah melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian untuk mengungkap pelaku dan motif penyerangan.

Peristiwa ini memicu keprihatinan publik karena dinilai sebagai ancaman terhadap keselamatan aktivis dan kebebasan sipil. Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat segera mengungkap pelaku dan memastikan proses hukum berjalan secara transparan agar kasus serupa tidak terulang kembali.

 

Penulis : Kr03

Editor : EMAS

Sumber Berita: Kompas.com

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Padangsidimpuan Limpahkan Kasus Rokok Ilegal 128 Ribu Batang ke Bea Cukai Sibolga
Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan Ringkus Pengedar Sabu, Sita 23,84 Gram Narkotika di Pijarkoling PADANGSIDIMPUAN – Satuan Reserse
Residivis Narkotika Kembali Ditangkap, Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan Amankan Sabu di Jalan Penghulu Rambin
Dokter Muda Ditemukan Meninggal Dunia di Samping RSUD Tengku Rafian Siak, Polisi Selidiki Penyebabnya
Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Investasi Bodong, Seorang Perempuan Jadi Tersangka, Kerugian Korban Capai Rp400 Juta
Kasus Anggaran Rp56,7 Miliar Sekwan Tapsel: LIPPSU Minta Proses Adil & Profesional
Kurir Sabu Ditangkap, Polisi Sempat Lepaskan Tembakan Peringatan Usai Dihadang Massa di Lokasi
Polri Geledah Kafe yang Dikaitkan dengan Jaksa Febrie Adriansyah, Sejumlah Barang Bukti Disita
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:16 WIB

Polres Padangsidimpuan Limpahkan Kasus Rokok Ilegal 128 Ribu Batang ke Bea Cukai Sibolga

Senin, 20 Juli 2026 - 18:58 WIB

Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan Ringkus Pengedar Sabu, Sita 23,84 Gram Narkotika di Pijarkoling PADANGSIDIMPUAN – Satuan Reserse

Minggu, 19 Juli 2026 - 09:48 WIB

Residivis Narkotika Kembali Ditangkap, Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan Amankan Sabu di Jalan Penghulu Rambin

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:57 WIB

Dokter Muda Ditemukan Meninggal Dunia di Samping RSUD Tengku Rafian Siak, Polisi Selidiki Penyebabnya

Minggu, 12 Juli 2026 - 06:06 WIB

Polres Padangsidimpuan Ungkap Dugaan Investasi Bodong, Seorang Perempuan Jadi Tersangka, Kerugian Korban Capai Rp400 Juta

Berita Terbaru

Mandailing natal

Pemkab Madina Bidik Gedung Lama RSUD Panyabungan Jadi Sumber PAD Baru

Rabu, 22 Jul 2026 - 22:07 WIB