Ketum Forum Pemred Kecam Keras Perusakan Kantor PWI Babel

Redaksi

- Editor

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, AKARTA(Rilis): Ketua Umum Forum Pemred Media Siber Indonesia, Dar Edi Yoga, melontarkan pernyataan keras atas perusakan kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepulauan Bangka Belitung oleh orang tak dikenal.

 

Dar Edi Yoga menilai aksi tersebut bukan sekadar tindak kriminal biasa, melainkan bentuk intimidasi serius terhadap kebebasan pers di Indonesia.

 

“Ini tidak bisa dianggap peristiwa biasa. Ada indikasi kuat upaya teror terhadap kerja-kerja jurnalistik. Jika dibiarkan, ini menjadi ancaman nyata bagi demokrasi,” tegasnya, Senin (30/3/2026).

 

Minta Aparat Ungkap Dalang

 

Ia mendesak aparat penegak hukum, khususnya Polresta Pangkalpinang, untuk segera mengusut tuntas pelaku hingga aktor intelektual di balik peristiwa tersebut.

 

Menurutnya, perusakan fasilitas kantor, pencurian, hingga adanya tulisan bernada ancaman merupakan sinyal kuat bahwa ada motif lebih besar dari sekadar kejahatan konvensional.

 

“Harus diungkap siapa dalangnya. Negara tidak boleh kalah oleh aksi-aksi premanisme yang membungkam pers,” ujarnya.

 

Serangan terhadap Demokrasi

 

Dar Edi Yoga menegaskan, serangan terhadap kantor organisasi wartawan merupakan serangan langsung terhadap kebebasan pers dan hak publik untuk memperoleh informasi.

 

Ia juga mengingatkan bahwa pers memiliki peran vital sebagai pilar demokrasi yang harus dijaga dan dilindungi, bukan justru diintimidasi.

 

“Kalau kantor wartawan saja bisa dirusak dan diteror, bagaimana jaminan keamanan bagi jurnalis di lapangan? Ini serius,” katanya.

 

Seruan Solidaritas

 

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh insan pers di Indonesia untuk bersolidaritas dan tidak gentar menghadapi tekanan.

 

“Pers tidak boleh takut. Justru kita harus semakin kuat dan solid menghadapi segala bentuk intimidasi,” pungkasnya.(rel).

 

Pengirim : Iskandar Hasibuan.SE.

Penulis : Kr03

Editor : EMAS

Sumber Berita: KompasReal.id

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasdam XVIII/Kasuari Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 : Perkokoh Persatuan dan Semangat Kebangsaan
Kasad Beri Penghormatan Terakhir kepada Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu
Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu Wafat, Indonesia Kehilangan Tokoh Militer Senior
Pemerintah Perketat Akses Medsos untuk Anak, Akun di Bawah Usia 16 zMulai di Batasi
Satgas Yonif 643/Wns Gelar Penyuluhan Kesehatan di Perbatasan
Menhan RI Kunjungi Papua Barat : Kobarkan Semangat Prajurit dan Perkuat Pengabdian untuk NKRI di Tanah Papua
Buronan Curanmor Menyerahkan Diri, Takut Ditembak Polisi
Sapi Kurban Lepas Saat Idul Adha, Warga Panik Kejar hingga Viral di Media Sosial
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:57 WIB

Kasdam XVIII/Kasuari Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 : Perkokoh Persatuan dan Semangat Kebangsaan

Senin, 1 Juni 2026 - 22:05 WIB

Kasad Beri Penghormatan Terakhir kepada Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:04 WIB

Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu Wafat, Indonesia Kehilangan Tokoh Militer Senior

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:17 WIB

Pemerintah Perketat Akses Medsos untuk Anak, Akun di Bawah Usia 16 zMulai di Batasi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:34 WIB

Satgas Yonif 643/Wns Gelar Penyuluhan Kesehatan di Perbatasan

Berita Terbaru